Surat Cinta dan Uang Tip: Aksi Lucu Siswa SD Nunukan untuk Petugas Makan Bergizi Gratis

Selasa, 23 Desember 2025

makan bergizi gratis [dok. web]
makan bergizi gratis [dok. web]

Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang digagas pemerintah ternyata nggak cuma bikin perut kenyang, tapi juga melahirkan momen estetik yang mengharukan di perbatasan.

Pada hari pertama distribusinya di Nunukan, Senin (15/12/2025), petugas Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Bukit Arung Sejahtera dibuat kaget bukan kepalang.

Saat sedang membersihkan wadah makanan atau ompreng milik siswa SD Negeri 004 Nunukan, mereka menemukan “harta karun” berupa tumpukan surat cinta dari para pelajar.

Total ada 31 lembar surat tulisan tangan di atas potongan kertas buku tulis yang ditemukan terselip rapi. Menariknya, aksi para bocil ini nggak cuma lewat kata-kata saja.

Beberapa siswa bahkan menyelipkan uang saku mereka, mulai dari pecahan Rp1.000 hingga Rp2.000, sebagai bentuk “tip” atau ucapan terima kasih untuk para petugas yang sudah memasak.

Hal ini tentu jadi fenomena unik yang menunjukkan betapa tulusnya apresiasi anak-anak terhadap program nasional ini.

Testimoni Jujur Ala Bocil: Dari Puji Chef Sampai Request Anggur

Isi surat-surat tersebut sangat beragam dan jujur banget khas anak-anak. Ada yang memuji rasa masakannya sangat enak, tapi ada juga yang memberi kritik pedas namun kocak.

Salah satu siswi bernama Ika Imam menulis bahwa tahu yang diterimanya agak keasinan dan potongan wortelnya terlalu tebal.

Ia bahkan sempat-sempatnya meminta agar buah semangka diganti dengan anggur khusus untuk dirinya saja, sambil berpesan agar namanya ditulis di atas wadah makanannya.

Selain Ika, ada juga Syamran dari kelas 6B yang terang-terangan memberikan apresiasi kepada sang chef. Ia mengaku sangat menikmati menu hari itu dan langsung melakukan “request” menu ayam kecap untuk hari berikutnya.

Tidak sedikit juga surat tanpa nama yang menyemangati para petugas cuci piring serta menyampaikan pesan terima kasih yang ditujukan langsung kepada Presiden RI, Prabowo Subianto, karena sudah membuat mereka makin semangat belajar.

Respons Positif Pengelola Terhadap Aspirasi Siswa

Pengelola SPPG Bukit Arung Sejahtera, Sumari, menanggapi fenomena ini dengan senyuman lebar. Baginya, uang total Rp16.000 yang terkumpul dari selipan surat tersebut adalah simbol ketulusan yang luar biasa dari dunia anak-anak.

Sumari menduga aksi tersebut dilakukan secara spontan oleh para siswa sebagai ungkapan rasa syukur karena telah mendapatkan asupan makanan bergizi yang enak di sekolah mereka.

Meski terlihat receh, Sumari menegaskan bahwa seluruh masukan dari para siswa tersebut akan dijadikan bahan evaluasi serius.

Keluhan soal rasa asin atau permintaan menu tertentu seperti ayam geprek dan susu akan didiskusikan dengan Kepala SPPG serta tenaga ahli gizi.

Hal ini penting dilakukan agar standar pemenuhan gizi tetap terjaga namun tetap sesuai dengan selera para penerima manfaat, sehingga program MBG ini benar-benar efektif dan disukai.

Energi Positif Dari Perbatasan Untuk Indonesia Maju

Momen di Nunukan ini membuktikan bahwa program pemerintah jika dieksekusi dengan hati bakal sampai ke hati masyarakat juga, bahkan hingga ke level anak sekolah dasar.

Surat-surat tersebut menjadi bukti literasi sederhana sekaligus bentuk interaksi sosial yang sehat antara penyedia layanan dan masyarakat.

Semangat para petugas cuci piring dan tim masak pun otomatis meningkat setelah tahu bahwa kerja keras mereka sangat dihargai oleh anak-anak di wilayah perbatasan.

Harapannya, kolaborasi manis antara sekolah, orang tua, dan SPPG bisa terus berlanjut demi menciptakan generasi emas yang sehat dan cerdas.

Kejadian unik ini juga diharapkan bisa menginspirasi satuan pelayanan di daerah lain untuk selalu terbuka terhadap kritik dan saran dari para siswa.

Karena pada akhirnya, suara kecil dari potongan kertas buku tulis itulah yang menjadi indikator paling jujur atas keberhasilan sebuah program besar di lapangan.

Statement:

Sumari, Pengelola SPPG Bukit Arung Sejahtera Nunukan

“Saat pekerja kami akan mencuci, beberapa ompreng terlihat ada lipatan kertas yang terselip rapi. Isinya macam-macam, ada yang memuji enak, ada yang usul menu, sampai kasih uang pecahan Rp1.000 dan Rp2.000. Pesan anak-anak tersebut akan tetap kami jadikan perhatian positif dan akan saya diskusikan dengan tenaga ahli gizi.”

3 Poin Penting:

  1. Siswa SD Negeri 004 Nunukan mengirimkan 31 surat apresiasi dan uang tip total Rp16.000 melalui wadah makan program Makan Bergizi Gratis (MBG).

  2. Surat tersebut berisi beragam ekspresi, mulai dari pujian untuk chef, kritik masakan yang keasinan, hingga permintaan menu favorit seperti ayam geprek dan susu.

  3. Pengelola SPPG Bukit Arung Sejahtera menjadikan surat-surat tersebut sebagai bahan evaluasi bersama ahli gizi untuk meningkatkan kualitas layanan makanan di sekolah.

Bagikan :

ARTIKEL TERKAIT

ARTIKEL POPULER

24 Jam Terakhir

Sepekan Terakhir