Search

Drama Eiger vs Influencer: Ketika Etika Komunikasi Jadi Taruhan di Media Sosial

Kamis, 12 Februari 2026

Ilustrasi produk Eiger (ist)

Dunia media sosial kembali dihebohkan oleh perseteruan panas antara kreator konten dan brand besar. Kali ini, sorotan tajam tertuju pada brand outdoor legendaris, Eiger, setelah seorang micro influencer dengan akun TikTok @Dibanyasibi membagikan pengalaman pahitnya saat bekerja sama.

Kasus ini mencuat hingga viral di platform X, memicu diskusi hangat mengenai bagaimana seharusnya sebuah brand besar menjalin hubungan profesional dengan para kreator, tanpa memandang jumlah pengikut.

Kejadian ini berawal saat Dibanyasibi melakukan review produk sandal Eiger secara organik yang kemudian menarik perhatian pihak brand. Ia pun ditawari produk tas untuk diulas dengan skema barter promosi, alias tanpa bayaran uang tunai.

Namun, kerja sama yang awalnya terlihat saling menguntungkan ini berubah menjadi konflik ketika oknum PIC KOL (Person In Charge Key Opinion Leader) menuntut revisi konten secara berlebihan yang dirasa tidak relevan untuk status kerja sama non-berbayar.

Kronologi Ketegangan dan Ucapan Merendahkan Oknum PIC

Ketegangan memuncak saat permintaan revisi tersebut ditolak oleh Dibanyasibi. Melalui unggahan yang viral pada Selasa, 10 Februari 2026, terungkap bahwa penolakan tersebut dibalas dengan kalimat yang dinilai sangat merendahkan martabat sang kreator.

Bukannya menjalin dialog yang sehat, oknum manajer KOL tersebut justru membawa-bawa jumlah pengikut sebagai tolok ukur profesionalitas, sebuah tindakan yang dianggap netizen sebagai bentuk arogansi korporasi terhadap talenta kecil.

Pesan bernada intimidasi yang menyebutkan bahwa pengikut kecil tidak berhak sombong langsung memancing amarah publik. Sentimen negatif segera membanjiri lini masa karena masyarakat menilai tindakan tersebut sangat tidak etis.

Di era digital saat ini, kekuatan suara seorang micro influencer tidak bisa diremehkan, karena mereka sering kali memiliki ikatan emosional yang lebih kuat dan jujur dengan audiens mereka dibandingkan akun-akun besar.

Utasan kasus KOL X Eiger (X.com)

Reaksi Fiersa Besari dan Gelombang Dukungan Netizen

Isu ini semakin meledak ketika musisi sekaligus pegiat alam, Fiersa Besari, ikut memberikan suaranya di platform X. Fiersa, yang dikenal memiliki sejarah panjang dengan brand Eiger, secara mengejutkan memberikan dukungan moril kepada Dibanyasibi.

Langkah ini dianggap sebagai tamparan keras bagi brand tersebut, mengingat Fiersa adalah salah satu tokoh ikonik dalam komunitas pencinta alam yang menjadi target pasar utama produk-produk outdoor.

Dukungan dari figur publik sebesar Fiersa Besari seolah memberikan validasi bagi para kreator kecil lainnya yang mungkin pernah mengalami perlakuan serupa namun tidak berani bersuara.

Netizen pun berbondong-bondong memberikan semangat kepada Dibanyasibi, sekaligus menuntut pertanggungjawaban dari pihak manajemen Eiger atas perilaku bawahannya yang dianggap mencoreng citra ramah dan profesional yang selama ini dibangun.

ostingan Fires Besari di akun X (X.com)

Langkah Tegas Eiger dan Permohonan Maaf Terbuka

Sadar bahwa bola salju kemarahan publik terus membesar, pihak Eigerindo MPI selaku distributor resmi segera mengambil langkah preventif.

Melalui pernyataan resmi di akun Instagram @eigeradventurestore.id, manajemen menyampaikan permohonan maaf yang tulus atas ketidaknyamanan yang terjadi.

Mereka mengakui adanya kesalahan komunikasi dan perilaku yang tidak mencerminkan nilai-nilai perusahaan dalam menangani mitra kolaborasi.

Sebagai bentuk nyata dari pertanggungjawaban, pihak Eiger juga mengonfirmasi telah mengambil tindakan tegas dengan memutus hubungan kerja dengan oknum PIC KOL yang bersangkutan.

Kasus ini menjadi pelajaran berharga bagi seluruh brand di Indonesia bahwa transparansi, etika komunikasi, dan penghargaan terhadap hak-hak kreator adalah fondasi utama dalam menjaga reputasi di tengah ketatnya persaingan industri kreatif masa kini.

Postingan permintaan maaf di akun Instagram-@eigeradventurestore.id (IG)

Kutipan:

Manajemen Eiger Adventure

“Eigerindo MPI sebagai distributor resmi EIGER Adventure menyampaikan permohonan maaf yang tulus kepada mitra KOL kami atas kejadian yang dialami. Sebagai bentuk pertanggungjawaban kami, per hari ini PIC KOL yang bersangkutan sudah tidak lagi menjadi bagian dari kami.”

3 Poin Penting:

  • Konflik dipicu oleh perlakuan merendahkan oknum PIC KOL Eiger terhadap micro influencer @Dibanyasibi terkait permintaan revisi pada kerja sama barter.

  • Kasus ini viral di platform X dan mendapatkan perhatian khusus dari Fiersa Besari yang memberikan dukungan kepada sang kreator.

  • Manajemen Eiger telah melayangkan permohonan maaf secara resmi dan memberhentikan oknum karyawan yang terlibat guna menjaga kepercayaan publik.

Bagikan :

ARTIKEL TERKAIT

ARTIKEL POPULER

24 Jam

Sepekan