Search

Muhammadiyah Gaspol Ramadan 2026: Hari Ini Resmi Puasa Perdana!

Rabu, 18 Februari 2026

taraweh muhammadiyah [dok. radar]
taraweh muhammadiyah [dok. radar]

Lini masa media sosial mulai ramai dengan ucapan selamat menunaikan ibadah puasa setelah Pimpinan Pusat Muhammadiyah secara resmi menetapkan 1 Ramadan 1447 Hijriah jatuh pada hari ini, Rabu, 18 Februari 2026.

Keputusan ini diambil berdasarkan metode Hisab Hakiki Wujudul Hilal yang menjadi pedoman organisasi tersebut dalam menentukan kalender hijriah.

Kabar ini tentu menjadi angin segar bagi para warga Muhammadiyah yang sudah rindu dengan atmosfer kemuliaan bulan suci.

Sejak subuh tadi, semangat menyambut bulan penuh berkah ini sudah terasa sangat kental di berbagai penjuru daerah.

Penetapan yang jauh-jauh hari sudah diumumkan membuat segala persiapan, mulai dari fisik hingga mental, terasa lebih matang dan terorganisir.

Tidak mengherankan jika momentum ini disambut dengan antusiasme tinggi oleh generasi muda Muhammadiyah yang ingin memaksimalkan ibadah dengan cara yang tetap relevan dan kekinian.

Kemeriahan Tarawih Perdana di Berbagai Masjid Muhammadiyah

Euforia menyambut Ramadan sebenarnya sudah meledak sejak Selasa malam, di mana warga Muhammadiyah serentak melaksanakan salat Tarawih perdana.

Masjid-masjid serta musala milik persyarikatan tampak dipenuhi oleh jamaah dari berbagai kalangan usia, termasuk para Gen Z yang terlihat antusias mengikuti saf demi saf.

Suasana haru sekaligus bahagia menyelimuti pelaksanaan salat sunah yang menjadi ciri khas penanda dimulainya perjuangan di bulan puasa.

Selain di masjid besar, berbagai komunitas pemuda Muhammadiyah juga menyemarakkan malam perdana ini dengan kegiatan yang positif.

Di beberapa titik, terlihat koordinasi yang rapi dalam pengaturan parkir hingga pembagian jadwal tadarus yang kini mulai beralih ke format digital.

Hal ini membuktikan bahwa meskipun memegang teguh kaidah agama, warga Muhammadiyah tetap adaptif dalam memanfaatkan teknologi demi kelancaran ibadah bersama.

Konsistensi Metode Hisab dalam Penentuan Awal Ramadan

Sekretaris Pimpinan Pusat Muhammadiyah menyampaikan bahwa ketetapan ini merupakan hasil perhitungan yang presisi dan dapat dipertanggungjawabkan secara ilmiah maupun syar’i.

Metode hisab memungkinkan masyarakat untuk memiliki kepastian jadwal jauh sebelum hari pelaksanaan, sehingga perencanaan agenda Ramadan bisa dilakukan dengan lebih sistematis.

Fleksibilitas dan akurasi inilah yang selalu menjadi ciri khas Muhammadiyah dalam memandu umat.

Pemerintah sendiri tetap mengimbau masyarakat untuk menjaga toleransi jika terdapat perbedaan dalam memulai awal puasa dengan kelompok lain.

Namun bagi warga Muhammadiyah, hari Rabu ini adalah garis start untuk mulai memanen pahala dan melakukan refleksi diri.

Fokus utama saat ini bukan lagi pada perbedaan tanggal, melainkan pada bagaimana kualitas ibadah bisa terus ditingkatkan dari tahun-tahun sebelumnya.

Persiapan Matang Demi Ibadah Ramadan yang Berkualitas

Bagi para anak muda, Ramadan tahun ini juga menjadi ajang untuk melakukan detoksifikasi digital dan lebih fokus pada pengembangan spiritualitas.

Berbagai platform edukasi daring milik Muhammadiyah pun sudah mulai merilis konten-konten inspiratif untuk menemani waktu ngabuburit yang bermanfaat.

Langkah ini diambil agar puasa tidak hanya sekadar menahan lapar dan dahaga, tetapi juga menjadi sarana upgrade diri secara totalitas.

Memasuki hari pertama ini, koordinasi antar ranting dan cabang Muhammadiyah terus diperkuat guna memastikan kegiatan sosial seperti pembagian takjil dan santunan anak yatim berjalan lancar.

Dengan dimulainya 1 Ramadan pada hari Rabu ini, diharapkan seluruh rangkaian ibadah selama satu bulan ke depan dapat memberikan dampak positif bagi karakter umat.

Selamat berjuang menggapai rida-Nya di bulan yang penuh ampunan ini.

3 Poin Penting:

  • Muhammadiyah secara resmi menetapkan 1 Ramadan 1447 H jatuh pada Rabu, 18 Februari 2026, berdasarkan metode Hisab Hakiki Wujudul Hilal.

  • Salat Tarawih perdana telah dilaksanakan dengan penuh khidmat di berbagai masjid Muhammadiyah pada Selasa malam sebelumnya.

  • Fokus utama warga Muhammadiyah tahun ini adalah meningkatkan kualitas ibadah melalui integrasi nilai agama dan kemajuan teknologi digital.

[gas/man]

Bagikan :

ARTIKEL TERKAIT

ARTIKEL POPULER

24 Jam

Sepekan