Search

Ciri Pasangan Selingkuh yang Perlu Kamu Waspadai biar Gak Kena Ghosting

Kamis, 30 April 2026

ilustrasi selingkuh [dok. web]
ilustrasi selingkuh [dok. web]

Mengenali tanda-tanda perselingkuhan memang bukan perkara mudah, karena sering kali batasan antara rasa curiga dan fakta itu sangat tipis.

Namun, secara psikologis, perubahan pola perilaku yang drastis biasanya menjadi indikasi kuat adanya sesuatu yang sedang disembunyikan.

Di tahun 2026 ini, pola tersebut semakin terlihat jelas lewat interaksi digital dan perubahan emosional yang tidak biasa, yang sering kali bikin kita merasa ada yang “off” dari hubungan yang dijalani.

Banyak orang terjebak dalam rasa bimbang karena tidak ingin dicap posesif, padahal intuisi sering kali memberikan sinyal peringatan.

Perubahan ini biasanya dimulai dari hal kecil yang perlahan menjadi kebiasaan baru yang mencurigakan.

Jika kamu mulai merasa pasanganmu berubah menjadi sosok yang berbeda, mungkin ini saatnya kamu lebih peka terhadap setiap detail tindakannya sebelum semua terlambat dan hanya menyisakan rasa kecewa.

Berikut adalah beberapa ciri-ciri umum yang sering muncul:

1. Perubahan Pola Komunikasi

  • Menjadi Tertutup: Pasangan yang biasanya terbuka tiba-tiba menjadi sangat protektif terhadap privasinya, terutama terkait perangkat digital.

  • Respons yang Lambat atau Berubah: Jika biasanya ia cepat membalas pesan namun kini sering menghilang tanpa alasan yang jelas selama berjam-jam, ini bisa menjadi tanda tanya.

  • Defensif: Saat ditanya hal sederhana seperti “Tadi dari mana?”, ia justru bereaksi berlebihan atau malah balik menyalahkan Anda (gaslighting).

2. Perilaku dengan Gadget

  • Proteksi Berlebih: Mengubah kata sandi secara mendadak atau selalu membawa ponsel bahkan ke kamar mandi.

  • Membalikkan Ponsel: Kebiasaan meletakkan layar ponsel menghadap ke bawah saat sedang bersama Anda agar notifikasi tidak terlihat.

  • Membersihkan Jejak: Menghapus riwayat pencarian, pesan, atau log panggilan secara rutin.

3. Perubahan Penampilan dan Kebiasaan

  • Tiba-tiba Rajin Bersolek: Mengubah gaya rambut, lebih sering membeli baju baru, atau mulai rutin berolahraga tanpa alasan yang berkaitan dengan kesehatan atau hobi lama.

  • Aroma yang Berbeda: Munculnya wangi parfum atau bau asing yang tidak biasa ia gunakan.

4. Sikap Emosional dan Kedekatan

  • Kurangnya Intimitas: Penurunan minat pada kedekatan fisik atau afeksi (seperti pelukan dan genggaman tangan).

  • Sering Mencari Kesalahan: Ia mungkin mulai sering mengkritik hal-hal kecil pada diri Anda. Ini sering kali merupakan mekanisme pertahanan untuk membenarkan tindakannya di dalam pikirannya sendiri.

  • “Hujan” Hadiah Tanpa Sebab: Terkadang, rasa bersalah membuat seseorang menjadi jauh lebih royal atau manis dari biasanya secara mendadak (love bombing).

5. Jadwal yang Tidak Konsisten

  • Banyak Alasan Lembur: Sering pulang terlambat dengan alasan pekerjaan yang menumpuk, rapat mendadak, atau kegiatan luar kantor yang sebelumnya tidak pernah ada.

  • Pengeluaran yang Tidak Wajar: Ada mutasi rekening atau struk belanja untuk hal-hal yang tidak Anda ketahui kegunaannya.

Sikap emosional pasangan biasanya akan mengalami fluktuasi yang ekstrem saat ia sedang tidak setia.

Di satu sisi, ia mungkin kehilangan minat pada kedekatan fisik atau afeksi seperti pelukan dan genggaman tangan karena merasa jauh secara batin.

Namun di sisi lain, muncul mekanisme pertahanan berupa sering mencari kesalahan kecil pada dirimu sebagai cara untuk membenarkan tindakannya di dalam pikirannya sendiri agar ia tidak merasa terlalu bersalah.

Uniknya, rasa bersalah tersebut terkadang justru ditutupi dengan perilaku yang sangat manis secara mendadak atau yang dikenal sebagai love bombing.

Ia mungkin tiba-tiba “menghujanimu” dengan hadiah mahal tanpa sebab yang jelas atau menjadi jauh lebih royal dari biasanya.

Perubahan ekstrem dari dingin menjadi sangat manis ini sering kali merupakan upaya untuk mengalihkan kecurigaanmu agar kamu merasa semuanya baik-baik saja, padahal ada rahasia besar yang sedang ia simpan rapat.

Statement:

Riska Amelia, M.Psi. (Praktisi Psikologi Hubungan)

“Munculnya perubahan perilaku tidak selalu berarti perselingkuhan, namun tetap menjadi alarm bagi kesehatan sebuah hubungan. Penting untuk melakukan observasi secara objektif dan mengutamakan komunikasi dua arah yang jujur daripada langsung melempar tuduhan. Hubungan yang sehat dibangun atas dasar transparansi, sehingga jika ada privasi yang ditutupi secara tidak wajar, itu adalah momen tepat untuk duduk bersama dan bicara dari hati ke hati.”

3 Poin Penting:

  1. Perubahan perilaku terhadap gadget, seperti proteksi berlebih dan menghapus jejak pesan secara rutin, merupakan salah satu indikasi kuat adanya rahasia digital.

  2. Perubahan penampilan fisik dan jadwal harian yang tidak konsisten sering kali menjadi upaya seseorang untuk menarik perhatian pihak ketiga.

  3. Sikap defensif, gaslighting, atau justru pemberian hadiah berlebihan (love bombing) merupakan mekanisme emosional untuk menutupi rasa bersalah atau mengalihkan kecurigaan.

[gas/man]

Bagikan :

ARTIKEL TERKAIT

ARTIKEL POPULER

24 Jam

Sepekan