Search

Anti Lowbat! Vivo Y600 Pro Resmi Meluncur dengan Baterai Monster 10.200 mAh

Selasa, 5 Mei 2026

Vivo Y600 Pro (ist)

Vendor smartphone Vivo baru saja bikin geger pasar gadget dunia dengan merilis jagoan barunya dari lini Y-series, yaitu Vivo Y600 Pro.

Resmi meluncur di China pada Senin (27/4/2026), ponsel ini bener-bener jadi jawaban buat kamu yang hobi scrolling media sosial atau main game seharian tanpa mau ribet cari colokan.

Lonjakan kapasitas baterainya nggak main-main, dari generasi sebelumnya yang cuma 7.000 mAh, kini Vivo Y600 Pro pede membawa baterai berkapasitas jumbo 10.200 mAh.

Nggak cuma menang di kapasitas, urusan pengisian daya juga udah dipikirkan matang-matang supaya kamu nggak perlu nunggu lama. Ponsel ini sudah mendukung fitur pengisian cepat 90 watt dan yang paling keren adalah fitur reverse wired charging.

Artinya, Vivo Y600 Pro kamu bisa berubah fungsi jadi powerbank darurat buat bantu temen yang HP-nya lagi sekarat. Paket lengkap banget buat kaum urban yang mobilitasnya tinggi tapi mau tetap eksis tanpa hambatan baterai.

Bodi Tetap Slim Meski Baterai Melar 45%

Mungkin kamu bakal mikir kalau baterai 10.200 mAh bakal bikin HP ini tebel kayak batu bata, tapi tenang aja, vibes-nya tetap sleek kok!

Berkat teknologi baterai silikon karbon generasi keempat (Si-C), Vivo berhasil meningkatkan kapasitas baterai hingga 45% tapi cuma nambah ketebalan bodi sebesar 0,4 mm saja.

Secara keseluruhan, Vivo Y600 Pro tetap tampil ramping dengan ketebalan hanya 8,25 mm, jadi masih enak banget digenggam atau masuk kantong celana.

Daya tahan baterainya juga diklaim sangat awet, bahkan disebut-sebut sanggup bertahan lebih dari 24 jam untuk penggunaan intens. Kamu bisa pakai buat teleponan sampai 47 jam atau navigasi jalanan selama 16 jam non-stop tanpa perlu khawatir.

Hebatnya lagi, Vivo menjamin kesehatan baterai ini bakal tetap prima hingga enam tahun pemakaian normal, atau sekitar 1.600 siklus pengisian daya sebelum kapasitasnya turun ke angka 80%.

Performa Dimensity 7300e dan Layar AMOLED yang Super Mulus

Beralih ke sektor jeroan, Vivo Y600 Pro jadi ponsel pertama di dunia yang ditenagai oleh chipset Dimensity 7300e dari MediaTek. Chipset ini dirancang khusus untuk meningkatkan efisiensi daya tanpa mengorbankan performa saat dipakai multitasking.

Untuk urusan visual, kamu bakal dimanjakan dengan layar AMOLED 6,83 inci beresolusi Full HD Plus yang punya refresh rate 120 Hz, bikin transisi layar kerasa sangat mulus dan memanjakan mata saat menonton video favorit.

Di sektor fotografi, Vivo nggak mau tanggung-tanggung dengan menyematkan kamera utama 50 MP yang sudah dilengkapi teknologi Optical Image Stabilization (OIS). Jadi, foto-foto atau video kamu bakal tetap stabil dan minim blurmeskipun tangan lagi gemetar.

Untuk keperluan selfie atau video call, tersedia kamera depan 32 MP yang jernih. Ponsel ini juga sudah “tahan banting” terhadap air dan debu berkat sertifikasi IP68 dan IP69 yang dimilikinya.

Harga Kompetitif dengan Pilihan Warna yang Estetik

Buat kamu yang sudah nggak sabar pengen meminang ponsel ini, Vivo menyediakan empat pilihan warna yang sangat kekinian: Black, Blue, Gold, dan Violet.

Di pasar China, Vivo Y600 Pro dibanderol mulai dari harga 1.999 yuan atau sekitar Rp5 jutaan untuk varian 8/128 GB. Sementara untuk varian paling gaharnya, yakni 12/512 GB, dijual di angka 2.899 yuan atau sekitar Rp7,3 jutaan.

Harga yang cukup masuk akal mengingat spesifikasi baterai dan performa yang ditawarkan.

Ponsel yang menjalankan OriginOS berbasis Android 16 ini sudah bisa dipesan secara online di China dan mulai dikirim ke tangan konsumen pada 30 April 2026.

Kehadiran Vivo Y600 Pro ini seolah menetapkan standar baru bahwa HP dengan baterai monster nggak harus punya desain yang kaku dan tebal.

Kini, para pecinta gadget di Indonesia tinggal menunggu kabar resmi apakah ponsel “long-life” ini bakal segera diboyong ke tanah air atau tidak.

3 Poin Penting:

  1. Vivo Y600 Pro resmi meluncur dengan baterai super jumbo 10.200 mAh yang menggunakan teknologi silikon karbon untuk menjaga bodi tetap tipis.

  2. Menjadi ponsel pertama yang menggunakan chipset MediaTek Dimensity 7300e yang fokus pada efisiensi daya dan performa stabil.

  3. Dilengkapi layar AMOLED 120 Hz, kamera OIS 50 MP, serta fitur fast charging 90 watt dengan harga mulai dari Rp5 jutaan di pasar domestik China.

Bagikan :

ARTIKEL TERKAIT

ARTIKEL POPULER

24 Jam

Sepekan