Search

Phil Collins Tolak Tampil di Panggung Rock and Roll Hall of Fame 2026

Selasa, 26 Mei 2026

Phil Collins (Gin Wetzler/Redferns)

Skena musik rock legendaris baru saja dikejutkan oleh keputusan berani dari salah satu musisi paling berpengaruh di dunia.

Penyanyi sekaligus penabuh drum ikonis asal Inggris, Phil Collins, secara terbuka mengaku menolak tawaran untuk tampil di atas panggung pada acara pelantikan dirinya ke dalam Rock and Roll Hall of Fame 2026.

Penolakan ini tentu memantik perbincangan hangat di kalangan anak muda pencinta musik klasik yang sudah sangat merindukan performa magis sang maestro di atas panggung.

Musisi berusia 74 tahun tersebut terpilih untuk dilantik ke dalam daftar prestisius Rock and Roll Hall of Fame 2026 atas pencapaian karier solonya yang gemilang.

Ini merupakan pencapaian kedua kalinya bagi Collins, setelah sebelumnya ia pernah masuk ke dalam kelompok kehormatan yang sama bersama band progresif rock legendaris, Genesis, pada tahun 2010 silam.

Keputusannya untuk tidak membawakan lagu hit di malam piala penghargaan tersebut didasari oleh pertimbangan yang sangat matang terkait standar kualitas pertunjukan musik profesional.

Faktor Kondisi Fisik Jadi Alasan Utama Ogah Tampil Tanpa Persiapan Matang

Alasan utama di balik penolakan tersebut tidak lain adalah komitmen sang musisi untuk menjaga kualitas penampilannya agar tidak mengecewakan para penggemar setia.

Phil Collins menjelaskan bahwa untuk tampil di acara sebesar itu, seorang musisi dituntut harus berada dalam kondisi fisik yang prima dan prima.

Ia menilai bahwa menyanyi di atas panggung besar tidak bisa dilakukan secara spontan tanpa melalui proses latihan vokal yang intensif karena berisiko merusak pita suaranya.

Meskipun menolak tampil untuk seremoni pelantikan tahun ini, mantan pentolan band Genesis tersebut membawa angin segar dengan tidak menutup peluang untuk beraksi kembali di masa depan.

Ia merasa kondisi tubuhnya saat ini sudah jauh lebih sehat dan menunjukkan perkembangan positif dibandingkan dengan beberapa waktu lalu.

Hasrat bermusiknya yang sempat padam perlahan mulai bangkit kembali, bahkan ia sudah mulai mempertimbangkan untuk segera kembali aktif memproduksi karya di dalam studio pribadinya.

Perjuangan Melawan Sakit Parah dan Masa Lalu Kecanduan Alkohol

Kondisi kesehatan Phil Collins memang sempat menjadi sorotan publik internasional setelah dirinya mengaku mengalami penurunan kondisi fisik yang cukup drastis awal tahun ini.

Musisi gaek ini mengungkapkan bahwa dirinya kini harus berada di bawah pengawasan tim perawat medis selama 24 jam penuh di kediamannya.

Collins secara berani mengakui bahwa kebiasaan buruknya mengonsumsi minuman beralkohol di masa lalu turut andil dalam memperburuk kondisi kesehatannya saat ini.

Kendati demikian, tekadnya untuk sembuh sangat kuat terbukti dari keberhasilannya terbebas total dari jerat alkohol selama dua tahun terakhir setelah memutuskan pensiun dari tur konser pada 2022.

Selain masalah tersebut, Collins juga harus berjuang melawan dampak cedera tulang belakang parah yang dideritanya sejak tahun 2007 lalu.

Cedera tersebut memicu kerusakan saraf serius dan menyebabkan kondisi kaki tidak dapat merasakan apa pun (drop-foot), sehingga ia harus bergantung pada alat bantu tongkat untuk berjalan.

Warisan Emas Bersama Genesis Sebagai Pionir Progresif Rock Dunia

Nama Phil Collins sendiri sudah sangat melekat erat dengan sejarah perkembangan industri musik global lewat kontribusi besarnya bersama grup band Genesis.

Band rock asal Inggris yang terbentuk sejak tahun 1967 ini dikenal luas sebagai salah satu pionir yang melahirkan genre progresif rock di dunia.

Collins pertama kali bergabung dengan kelompok musik ini pada tahun 1970 untuk mengisi posisi penabuh drum, sebelum akhirnya didapuk menjadi vokalis utama menggantikan Peter Gabriel yang hengkang pada 1975.

Sepanjang perjalanan karier bermusiknya yang luar biasa, Genesis tercatat telah sukses merilis 15 album penuh studio serta enam buah album rekaman langsung (live album).

Meskipun sempat mengalami dinamika tambal sulam personel, formasi akhir band ini sukses bertahan dengan menyisakan tiga pilar utama yakni Phil Collins, Tony Banks, dan Mike Rutherford.

Warisan karya emas yang mereka tinggalkan terbukti tetap abadi dan terus menginspirasi generasi muda hingga era modern saat ini.

Statement:

Phil Collins (dalam wawancaranya bersama BBC Breakfast)

“Mereka bertanya apakah saya mau tampil dan saya bilang tidak, karena Anda harus dalam kondisi prima untuk melakukan hal seperti itu. Anda tidak bisa begitu saja naik panggung, Anda harus berlatih dan kemudian pada saat itu, jika Anda belum bernyanyi, suara Anda akan rusak dan itu tidak akan bagus. Jadi saya lebih memilih untuk tidak melakukannya. Saya rasa tampil di pelantikan tidak akan terjadi. Tapi saya sekarang lebih sehat daripada beberapa waktu lalu. Mengenai apakah saya akan tampil lagi di masa depan, saya akan mempertimbangkannya, ya. Saya terus berkata pada diri sendiri, lebih baik saya kembali ke studio saya di rumah.”

3 Poin Penting:

  • Phil Collins menolak tawaran tampil bernyanyi di acara pelantikannya ke Rock and Roll Hall of Fame 2026 karena merasa membutuhkan persiapan dan latihan vokal intensif agar performanya tidak mengecewakan.

  • Sang musisi saat ini sedang fokus menjalani pemulihan kesehatan di bawah pengawasan perawat 24 jam akibat cedera tulang belakang parah (drop-foot) dan efek konsumsi alkohol masa lalu, meskipun kini ia sudah dua tahun bersih dari alkohol.

  • Walau absen di panggung penghargaan tahun ini, Phil Collins mengonfirmasi bahwa kondisinya makin membaik dan ia membuka peluang untuk kembali bermusik melalui studio rekaman pribadinya di rumah.

Bagikan :

ARTIKEL TERKAIT

ARTIKEL POPULER

24 Jam

Sepekan