Search

Adrian Fernandez Didiskualifikasi 6 GP Moto3 2026, Veda Ega Pratama Resmi Tambah Podium

Senin, 8 Juni 2026

Adrtian Fernandez (AFP)

Kabar mengejutkan mengguncang persaingan Moto3 musim 2026. Pebalap Leopard Racing, Adrian Fernandez, resmi dijatuhi hukuman diskualifikasi dari enam seri Grand Prix pertama musim ini oleh FIM MotoGP Stewards.

Keputusan tersebut diambil setelah investigasi menemukan adanya pelanggaran teknis berupa manipulasi mesin pada motor bernomor start #31 yang digunakan Fernandez.

Mengacu pada keterangan resmi MotoGP, dua mesin yang dipakai Fernandez pada awal musim terbukti telah dibuka tanpa izin resmi.

Kasus ini terungkap setelah GP Prancis ketika pabrikan mesin meminta pembukaan segel kawat pada kelompok mesin pertama yang telah mencapai batas masa pakainya. Namun, pemeriksaan teknis menemukan pola segel yang tidak sesuai dengan prosedur standar.

Investigasi Berlanjut, Hukuman Dijatuhkan

Pelanggaran tersebut ternyata tidak berhenti di satu mesin. Setelah GP Italia di Mugello, pengawas teknis kembali melakukan inspeksi terhadap mesin kedua milik Leopard Racing.

Hasilnya, ditemukan indikasi manipulasi yang sama pada kawat dan stiker segel mesin, sehingga memperkuat dugaan adanya pembongkaran ilegal.

Atas temuan tersebut, FIM MotoGP Stewards menerapkan sanksi berdasarkan Pasal 2.6.3.3 tentang Durabilitas Mesin Moto3 dan Pasal 3.3.2.2 mengenai tindakan yang mencederai sportivitas kompetisi.

Adrian Fernandez pun didiskualifikasi dari GP Thailand, Brasil, Amerika Serikat, Spanyol, Prancis, dan Catalonia. Hukuman ini membuat seluruh poin yang diraihnya di enam seri tersebut dihapus dari klasemen sementara.

Klasemen Moto3 Berubah Drastis

Dampak dari keputusan tersebut langsung terasa di papan klasemen Moto3 2026. Fernandez yang sebelumnya bersaing di posisi tiga besar kini harus rela turun ke papan bawah 20 besar.

Ia hanya menyisakan 13 poin yang diperoleh dari GP Italia di Mugello, karena hasil balapan itu tidak termasuk dalam daftar diskualifikasi.

Tak hanya mengubah posisi Fernandez, revisi hasil balap juga berdampak pada pebalap lain yang finis di belakangnya. Salah satu yang paling diuntungkan adalah pebalap muda Indonesia dari Honda Team Asia, Veda Ega Pratama.

Berdasarkan catatan tujuh seri yang telah berlangsung, Fernandez hanya dua kali finis di depan Veda, yakni pada GP Spanyol dan GP Prancis.

Berkah untuk Veda Ega Pratama

Dengan dicoretnya hasil Adrian Fernandez, posisi finis Veda Ega Pratama di dua seri tersebut otomatis naik satu tingkat. Pada GP Spanyol di Sirkuit Jerez, Veda yang semula finis di posisi keenam kini resmi tercatat berada di peringkat kelima.

Keuntungan terbesar datang dari GP Prancis di Sirkuit Le Mans. Dalam hasil balapan awal, Fernandez finis di posisi kedua, sedangkan Veda berada di urutan keempat.

Setelah diskualifikasi diberlakukan, Veda naik ke posisi ketiga dan resmi meraih podium. Hasil revisi tersebut membuat pebalap asal Gunungkidul itu kini telah mengoleksi dua podium di Moto3 2026, setelah sebelumnya juga finis ketiga pada GP Brasil.

3 Poin Penting:

  1. Adrian Fernandez didiskualifikasi dari enam seri Moto3 2026 setelah terbukti melakukan manipulasi pada dua mesin motornya tanpa izin resmi.
  2. Hukuman tersebut menghapus seluruh poin Fernandez di enam GP awal, membuat posisinya di klasemen sementara merosot drastis dan hanya menyisakan 13 poin.
  3. Veda Ega Pratama menjadi salah satu pebalap yang diuntungkan, karena hasil revisi membuatnya naik ke posisi kelima di GP Spanyol dan meraih podium ketiga di GP Prancis 2026.

Bagikan :

ARTIKEL TERKAIT

ARTIKEL POPULER

24 Jam

Sepekan