Search

Jangan Salah Pegang! Ternyata Behel Motor Bukan untuk Penumpang Saat Dibonceng

Rabu, 10 Juni 2026

Behel motor (ist)

Banyak pengendara maupun penumpang sepeda motor yang masih menganggap behel atau rear grip sebagai pegangan utama saat berkendara.

Padahal, kebiasaan memegang behel ketika dibonceng ternyata tidak dianjurkan karena dapat memengaruhi keseimbangan dan keselamatan selama perjalanan.

Behel merupakan komponen yang umumnya terbuat dari besi atau aluminium dan terletak di bagian belakang bodi motor.

Meski terlihat kokoh dan mudah dijangkau penumpang, fungsi utama komponen ini bukan sebagai pegangan saat motor melaju di jalan raya.

Risiko Memegang Behel Saat Motor Berjalan

Menurut praktisi keselamatan berkendara, memegang behel saat dibonceng dapat memberikan beban tambahan pada bagian belakang sepeda motor.

Kondisi tersebut berpotensi membuat pengendara lebih sulit menjaga keseimbangan dan melakukan manuver, terutama saat menghadapi tikungan atau perubahan arah secara mendadak.

Selain itu, saat motor berakselerasi, penumpang yang hanya berpegangan pada behel berisiko kehilangan keseimbangan. Akibatnya, tubuh penumpang bisa terdorong ke belakang hingga meningkatkan potensi terjadinya kecelakaan yang membahayakan pengendara maupun penumpang.

Cara Aman untuk Penumpang Motor

Posisi yang lebih aman bagi penumpang adalah memegang pinggang atau jaket pengendara dengan erat selama perjalanan.

Cara ini membantu menjaga kestabilan tubuh penumpang mengikuti pergerakan motor, terutama saat akselerasi, pengereman, maupun saat bermanuver di jalan.

Tak hanya soal pegangan, posisi duduk juga perlu diperhatikan. Penumpang disarankan duduk tepat di area jok belakang yang telah disediakan, tidak terlalu ke belakang maupun terlalu maju hingga mengganggu kenyamanan dan konsentrasi pengendara di depan.

Fungsi Asli Behel pada Sepeda Motor

Banyak orang belum mengetahui bahwa fungsi utama behel sebenarnya lebih berkaitan dengan kebutuhan praktis saat motor tidak digunakan.

Komponen ini berfungsi sebagai pegangan ketika pemilik motor hendak menggeser, mendorong, atau memindahkan kendaraan saat parkir.

Selain itu, behel juga membantu pengendara saat menaikkan motor ke standar tengah. Dengan adanya pegangan tambahan di bagian belakang, proses mengangkat motor menjadi lebih mudah dan tidak membutuhkan tenaga berlebih.

Tak Sekadar Fungsional, Behel Juga Punya Nilai Estetika

Di luar fungsi teknis, behel juga sering dimanfaatkan sebagai titik pengikat tali saat membawa barang bawaan di bagian belakang motor. Kehadiran komponen ini membuat barang lebih aman dan stabil selama perjalanan.

Tak kalah penting, behel turut berperan dalam menunjang tampilan visual sepeda motor. Desain yang menyatu dengan bodi membuat motor terlihat lebih proporsional dan menarik.

Untuk mendukung keselamatan berkendara, pengendara dan penumpang juga diimbau selalu menggunakan helm, jaket, sarung tangan, serta sepatu agar tetap aman selama di jalan.

3 Poin Penting:

  • Behel motor bukan dirancang sebagai pegangan utama penumpang saat dibonceng.
  • Memegang behel saat motor melaju dapat meningkatkan risiko kehilangan keseimbangan dan kecelakaan.
  • Fungsi utama behel adalah membantu memindahkan motor, menaikkan standar tengah, mengikat barang, serta mendukung estetika kendaraan.

Bagikan :

ARTIKEL TERKAIT

ARTIKEL POPULER

24 Jam

Sepekan