Search

Joe Taslim Bikin Bangga Indonesia, Dari “The Raid” hingga Hollywood Kini Bersinar Lewat Film Aksi “The Furious”

Rabu, 10 Juni 2026

Joe Taslim (ist)

Nama Joe Taslim kembali menjadi sorotan internasional setelah tampil sebagai salah satu pemeran utama dalam film aksi Hong Kong terbaru berjudul The Furious.

Aktor asal Indonesia yang dikenal lewat kemampuan bela diri kelas dunia itu terus memperkuat reputasinya sebagai salah satu bintang aksi Asia paling berpengaruh di industri perfilman global.

Di usia 44 tahun, Joe Taslim telah membangun karier yang mengesankan baik di Indonesia maupun Hollywood.

Namanya melejit sejak membintangi film The Raid pada 2011, sebelum kemudian bergabung dalam sejumlah waralaba besar seperti Fast & Furious 6, Star Trek Beyond, Mortal Kombat, hingga Mortal Kombat II.

Selain itu, ia juga dikenal sebagai mantan atlet judo nasional yang mengoleksi berbagai medali di ajang SEA Games.

Sosok Multitalenta yang Tak Pernah Berhenti Belajar

Meski memiliki segudang prestasi, Joe Taslim tetap dikenal sebagai pribadi yang rendah hati. Dalam sebuah wawancara, ia mengaku lebih suka menjalani kehidupan sederhana bersama keluarga ketika tidak sedang menjalani syuting.

Namun, ada satu kebiasaan yang selalu ia lakukan, yakni terus mempelajari hal-hal baru untuk mengembangkan diri.

Saat terlibat dalam produksi Star Trek Beyond, misalnya, Joe memanfaatkan waktu luangnya dengan belajar bermain piano secara otodidak melalui video tutorial di YouTube.

Selain dikenal sebagai aktor dan atlet, ia juga piawai memainkan berbagai alat musik, menguasai beberapa bahasa asing, hingga pernah mempelajari bahasa Korea demi mendalami perannya dalam film The Swordsman.

Mimpi Lama yang Akhirnya Jadi Kenyataan

Film The Furious menjadi proyek spesial bagi Joe Taslim karena mempertemukannya dengan sutradara laga kenamaan Jepang, Kenji Tanigaki.

Joe mengaku telah lama mengagumi karya Tanigaki dan bermimpi bisa bekerja sama dengannya dalam sebuah film aksi Hong Kong yang autentik.

Kesempatan tersebut akhirnya datang ketika produser ternama Bill Kong menawarkan peran dalam The Furious.

Bahkan sebelum Kenji Tanigaki datang langsung ke Jakarta untuk membahas proyek tersebut, Joe mengaku sudah mantap menerima tawaran itu.

Baginya, proyek ini merupakan salah satu impian yang telah lama ingin diwujudkan sepanjang perjalanan kariernya.

Angkat Isu Perdagangan Anak yang Menggugah Emosi

Dalam film The Furious, Joe memerankan Navin, seorang jurnalis yang berusaha mengungkap hilangnya sang istri yang sedang menyelidiki kasus perdagangan anak di Asia Tenggara.

Bersama karakter Wei yang diperankan Xie Miao, Navin harus menghadapi sindikat kriminal berbahaya demi menyelamatkan anak-anak korban perdagangan manusia.

Sebagai seorang ayah dari tiga anak, Joe mengaku sangat tersentuh dengan tema yang diangkat film tersebut.

Ia mengaku banyak menonton dokumenter tentang perdagangan anak dan merasa prihatin karena praktik tersebut masih terjadi hingga saat ini.

Emosi itulah yang kemudian ia bawa ke dalam karakternya sehingga menghasilkan penampilan yang penuh intensitas sepanjang film.

Kolaborasi Seru dengan Yayan Ruhian

Film ini juga menjadi reuni Joe Taslim dengan aktor laga Indonesia Yayan Ruhian.

Keduanya sudah bekerja sama sejak The Raid dan kembali dipertemukan dalam adegan pertarungan yang disebut-sebut menjadi salah satu daya tarik utama film tersebut.

Menurut Joe, chemistry yang telah terbangun selama bertahun-tahun membuat proses syuting berjalan lebih efektif.

Meski adegan laga terlihat brutal di layar, keduanya justru saling melindungi selama proses pengambilan gambar agar tidak terjadi cedera serius.

Hubungan profesional yang kuat itu menjadi modal penting dalam menciptakan koreografi pertarungan yang memukau.

Siapkan Remake Film Legendaris Korea

Tak berhenti di The Furious, Joe Taslim juga tengah menyiapkan proyek ambisius berikutnya, yakni remake Indonesia dari film aksi Korea Selatan legendaris The Man From Nowhere.

Ia mengaku telah mendapatkan hak adaptasi resmi dan berencana menggandeng Kenji Tanigaki sebagai sutradara.

Joe memastikan versi Indonesia akan tetap mempertahankan kekuatan cerita asli, namun dengan sentuhan aksi yang lebih modern dan intens.

Ia optimistis perkembangan genre laga dalam beberapa tahun terakhir, termasuk setelah kesuksesan The Raid dan The Furious, akan membawa warna baru yang lebih segar bagi penggemar film aksi.

Statement:

Joe Taslim

“Saya selalu harus mengisi otak saya dengan sesuatu yang baru. Belajar hal baru selalu membuat saya bersemangat.”

Terkait film The Furious:

“Menyelamatkan anak-anak itu menjadi motivasi saya. Jika itu terjadi pada anak saya atau anak siapa pun, saya akan melakukan apa saja untuk menyelamatkan mereka.”

3 Poin Penting:

  • Joe Taslim kembali mencuri perhatian dunia lewat film aksi Hong Kong terbaru berjudul The Furious.
  • Film tersebut mengangkat isu perdagangan anak di Asia Tenggara yang sangat menyentuh sisi emosional Joe sebagai seorang ayah.
  • Setelah The Furious, Joe Taslim tengah menyiapkan remake Indonesia film Korea populer The Man From Nowherebersama sutradara Kenji Tanigaki.

Bagikan :

ARTIKEL TERKAIT

ARTIKEL POPULER

24 Jam

Sepekan