Search

Mobnas Makin Nyata! Pemerintah Siapkan Kawasan Industri 412 Hektare di Subang

Jumat, 12 Juni 2026

Mobil nasional Pindad (istimewa)

Pemerintah semakin serius mewujudkan cita-cita memiliki mobil nasional (mobnas) dan motor nasional sebagai bagian dari strategi industrialisasi dan hilirisasi dalam Program Kerja Prioritas Nasional (PKPN).

Salah satu langkah besar yang disiapkan adalah pembangunan kawasan industri mobil nasional seluas 412 hektare di Subang, Jawa Barat, yang tertuang dalam dokumen Kerangka Ekonomi Makro dan Pokok-Pokok Kebijakan Fiskal (KEM-PPKF) 2027.

Langkah ini diharapkan menjadi motor penggerak baru bagi sektor manufaktur Indonesia.

Pemerintah menilai pengembangan kendaraan nasional tidak hanya bertujuan menciptakan produk otomotif dalam negeri, tetapi juga memperkuat rantai pasok domestik, meningkatkan nilai tambah industri, serta membuka lapangan kerja berkualitas bagi masyarakat.

Subang Dipilih Jadi Pusat Industri Mobil Nasional

Dalam dokumen KEM-PPKF 2027, pemerintah menjelaskan bahwa kawasan industri mobnas akan dibangun di atas lahan sekitar 412 hektare di Kabupaten Subang, Jawa Barat.

Lokasi tersebut dipilih karena dinilai strategis dan mampu mengoptimalkan pemanfaatan aset negara yang selama ini belum digunakan secara maksimal.

Selain itu, pembangunan kawasan industri baru ini juga diharapkan mampu mendukung efisiensi penggunaan lahan publik sekaligus menjadi pusat pengembangan industri otomotif nasional.

Pemerintah juga menyoroti pentingnya peningkatan kandungan lokal serta upaya substitusi impor kendaraan untuk memperbaiki neraca perdagangan Indonesia di masa mendatang.

Danantara dan Swasta Siap Dukung Pendanaan

Pada tahap awal, proyek mobil nasional telah memasuki proses pre-feasibility study dan perancangan awal prototipe sepanjang 2026.

Pemerintah menyebut pendanaan proyek jangka menengah ini diharapkan mendapat dukungan dari Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (Danantara) bersama mitra swasta yang akan terlibat dalam pengembangan ekosistem industri.

Tak hanya fokus pada mobil nasional, pemerintah juga terus mengembangkan program motor nasional berbasis listrik.

Program ini dirancang untuk memenuhi kebutuhan kendaraan operasional negara sekaligus mempercepat pertumbuhan industri kendaraan listrik nasional yang kini menjadi salah satu sektor strategis masa depan.

Motor Nasional Listrik Sudah Distribusi 3.000 Unit

Melalui PT LEN sebagai pelaksana utama lintas kementerian, program motor nasional listrik telah menunjukkan progres positif.

Hingga April 2026, sebanyak 3.000 unit kendaraan roda dua listrik telah didistribusikan secara nasional. Fase pertama proyek telah selesai, sementara fase kedua saat ini memasuki tahap akhir kontrak pelaksanaan.

Meski demikian, pemerintah menilai proyek tersebut masih berada pada tahap pilot-scale sehingga perlu peningkatan kapasitas produksi agar memberikan dampak ekonomi yang lebih signifikan.

Ke depan, program ini diharapkan mampu mengurangi ketergantungan terhadap impor kendaraan dan komponen, meningkatkan kandungan lokal, memperkuat transfer teknologi, serta mendorong kontribusi sektor manufaktur terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) nasional.

3 Poin Penting:

  • Pemerintah akan membangun kawasan industri mobil nasional seluas 412 hektare di Subang, Jawa Barat, untuk memperkuat industri otomotif nasional.
  • Proyek mobil nasional telah memasuki tahap studi kelayakan awal dan direncanakan mendapat dukungan pendanaan dari Danantara serta sektor swasta.
  • Program motor nasional listrik telah mendistribusikan 3.000 unit hingga April 2026 dan ditargetkan terus berkembang untuk meningkatkan kandungan lokal serta daya saing industri nasional.

Bagikan :

ARTIKEL TERKAIT

ARTIKEL POPULER

24 Jam

Sepekan