Search

Sumpah Darah Inong Balee! Teater Topeng 97 Siap Guncang Panggung FTP 2026

Jumat, 10 Juli 2026

Sumpah Darah Inong Balee (ist)

Kabar seru datang dari dunia seni pertunjukan panggung pelajar ibukota yang pastinya sudah sangat dinantikan. Kelompok teater legendaris, Teater Topeng 97, siap melakukan gebrakan besar dalam gelaran bergengsi Festival Teater Pelajar (FTP) 2026.

Tidak tanggung-tanggung, mereka bakal menghentak panggung dengan membawakan sebuah lakon sejarah yang sangat epik dan penuh emosi bertajuk “KEUMALAHAYATI: SUMPAH DARAH INONG BALEE”.

Aksi panggung yang sangat dinanti-nantikan ini dijadwalkan bakal berlangsung di Gelanggang Remaja Jakarta Selatan (GRJS) pada Rabu, 22 Juli 2026, tepat pukul 19.00 WIB.

Pertunjukan ini dipastikan menjadi magnet tersendiri bagi para pencinta seni drama dan generasi muda yang haus akan tontonan berkualitas.

Kisah kepahlawanan laksamana perempuan pertama di dunia ini akan dikemas secara modern namun tetap sarat akan nilai historis yang mendalam.

Kebangkitan Teater Topeng 97 Setelah Vakum Panjang Sejak 2019

Kehadiran kembali Teater Topeng 97 di atas pentas kompetisi FTP 2026 ini mengusung misi pembuktian yang sangat krusial.

Setelah sempat mengalami masa vakum yang cukup lama dari dunia seni peran sejak tahun 2019 lalu, kelompok teater pelajar ini akhirnya siap membuktikan taji mereka kembali di jalur persaingan.

Seluruh jajaran tim telah mencurahkan fokus dan tenaga mereka untuk melewati proses persiapan yang sangat intensif demi menyuguhkan karya terbaik.

Pertunjukan spektakuler ini dirancang dengan sangat apik melalui perpaduan antara kekuatan narasi sejarah, struktur dramaturgi yang solid, serta semangat kolektif dalam berkarya.

Pementasan ini tidak hanya sekadar menjadi ajang unjuk bakat akting, melainkan juga sebuah media refleksi untuk membangkitkan kembali semangat juang pahlawan nasional melalui seni peran.

Selain itu, momentum kembalinya mereka diharapkan mampu mempererat tali solidaritas di antara sesama pegiat teater pelajar.

Lautan Aceh Memerah demi Melawan Ambisi Licik Cornelis de Houtman

Lakon ini sendiri secara garis besar bakal menyoroti kisah heroisme orisinal dari tanah Rencong.

Dikisahkan bahwa lautan Aceh sempat memerah bukan sekadar karena sisa-sisa pertempuran belaka, melainkan oleh kobaran tekad membara para perempuan yang menolak keras untuk tunduk pada penjajah.

Sosok Keumalahayati dan armada legendaris Inong Balee hadir sebagai simbol perlawanan nyata yang lahir dari rasa duka mendalam para janda prajurit yang gugur di medan laga.

Keumalahayati secara cerdas merangkul para janda tersebut, menyatukan rasa kehilangan yang mendalam menjadi sebuah kekuatan tempur laut baru yang sangat ditakuti oleh lawan.

Ketegangan cerita dipastikan bakal memuncak saat penjelajah Belanda, Cornelis de Houtman, datang membawa ambisi besar yang mengancam kedaulatan penuh Kesultanan Aceh.

Kehadiran armada asing tersebut bukan lagi sekadar urusan niaga, melainkan sebuah tantangan terbuka terhadap harga diri bangsa.

Kolaborasi Epik Tim Kreatif Hadirkan Benteng Terakhir Kesultanan Aceh

Di tengah gejolak politik dan militer yang membara tersebut, Keumalahayati bersama pasukan Inong Balee maju ke garis depan sebagai benteng pertahanan terakhir.

Mereka siap menguji setiap taktik licik yang diluncurkan oleh sang penjelajah Belanda dengan ketangguhan militer serta keberanian yang belum pernah diduga sebelumnya.

Pementasan megah ini merupakan buah kerja keras kolaboratif dari seluruh elemen tim produksi dan kreatif Teater Topeng 97.

Proyek seni ini disutradarai oleh sutradara muda berbakat Makkiyah Athaya Indrawan dengan asistensi dari Risty Amelia Putri. Keindahan visual dan tata gerak di panggung dipandu oleh koreografer Shasa Rahmadani, sementara keaslian suasana masa lalu diperkuat melalui penataan musik etnik dari Cakranada Etnonesia.

Kombinasi akting memukau dari deretan aktor muda seperti Adinda Aura Saputra, Aleandra Shihab, Alma Almira Ratri, hingga puluhan pemeran lainnya dijamin bakal membuat penonton terpaku di kursi mereka.

3 Poin Penting:

  • Comeback Teater Topeng 97: Setelah vakum berkompetisi sejak tahun 2019, Teater Topeng 97 resmi kembali ke panggung pertunjukan melalui ajang Festival Teater Pelajar 2026.

  • Pementasan Drama Sejarah: Lakon bertajuk “KEUMALAHAYATI: SUMPAH DARAH INONG BALEE” dijadwalkan mentas di Gelanggang Remaja Jakarta Selatan pada Rabu, 22 Juli 2026 pukul 19.00 WIB.

  • Kisah Heroik Perlawanan: Pertunjukan ini menyoroti taktik ketangguhan Laksamana Keumalahayati bersama armada janda Inong Balee dalam mempertahankan kedaulatan Aceh dari Cornelis de Houtman.

Bagikan :

ARTIKEL TERKAIT

ARTIKEL POPULER

24 Jam

Sepekan