Search

Magis Lionel Messi Loloskan Argentina ke Semifinal Piala Dunia 2026

Selasa, 14 Juli 2026

Messi (ist)

Langkah mulus Timnas Argentina di Piala Dunia 2026 kembali memakan korban di babak perempat final.

Menggasak Swiss dengan skor meyakinkan 3-1 di Stadion Kansas City pada Minggu (12/7) lalu, skuad berjuluk Tim Tango tersebut sukses menyegel tiket ke babak semifinal.

Namun, di balik kegembiraan publik Buenos Aires, ada satu fakta menarik yang menjadi perbincangan hangat pencinta sepak bola, yakni putusnya keran gol sang megabintang, Lionel Messi.

Sepanjang turnamen bergengsi ini, kapten legendaris berjuluk La Pulga tersebut selalu sukses mencatatkan namanya di papan skor sejak fase grup.

Namun, rapatnya barisan pertahanan Swiss membuat Messi harus puas menyudahi laga tanpa sebiji gol pun dan mengantongi rating 7,79 versi SofaScore—terendah bagi dirinya di kompetisi ini.

Kendati demikian, performa “terburuk” Messi ini terbukti masih sangat krusial dalam mengantarkan negaranya menantang musuh bebuyutan, Inggris, di fase empat besar.

Siasat Cerdik Menghadapi Tembok Swiss dan Pecahnya Rekor Bersejarah La Pulga

Berdasarkan data dari Opta, kegagalan membobol gawang Swiss ini resmi mengakhiri rentetan gol beruntun Lionel Messi yang luar biasa di panggung dunia.

Sebelum laga perempat final ini berlangsung, Messi selalu tampil produktif dengan konsisten mencetak gol dalam sembilan laga beruntun sejak edisi Piala Dunia 2022 di Qatar.

Rekor fantastis tersebut akhirnya harus terhenti akibat kedisiplinan taktis para pemain belakang Swiss yang sukses mengisolasi ruang geraknya di area penalti.

Alih-alih frustrasi karena terus ditempel ketat dan kesulitan mendapatkan ruang tembak yang ideal, pemilik delapan Ballon d’Or ini langsung mengubah gaya bermainnya di lapangan.

Sadar dirinya menjadi sasaran utama pengawalan lawan, Messi memilih untuk bermain lebih turun ke lini tengah demi menginisiasi serangan.

Transformasi peran ini justru menjadi berkah tersendiri bagi Argentina karena membuat pola serangan mereka menjadi jauh lebih variatif dan sulit ditebak.

Sihir Kreativitas Lini Tengah dan Catatan Statistik Kreator Peluang yang Istimewa

Meski hanya mampu melepaskan empat tembakan dengan satu yang tepat sasaran, kontribusi nyata sang kapten tetap terlihat lewat satu assist genius untuk gol sundulan Alexis Mac Allister.

Statistik dari SofaScore menunjukkan dominasi kreativitas Messi yang sukses membukukan enam umpan kunci (key passes), jumlah terbanyak di antara seluruh pemain yang berlaga di lapangan.

Akurasi umpan silangnya pun sangat mumpuni dengan menyelesaikan lima dari sebelas percobaan serta menorehkan angka harapan assist (expected assist) mencapai 0,70.

Tidak hanya piawai dalam mengalirkan bola, insting bertarung Messi saat kehilangan bola juga layak mendapatkan apresiasi setinggi langit dari para suporter.

Ia tercatat sukses memenangi delapan duel perebutan bola dan melakukan dua tekel bersih yang sangat krusial dalam memutus momentum serangan balik cepat Swiss.

Kematangan bermain ini membuktikan bahwa dedikasi serta kerja keras sang legenda di atas lapangan hijau tidak pernah memudar demi lambang di dada.

Skenario Klasik Mengincar Blok Lawan Menuju Bentrokan Akbar Kontra Inggris

Efektivitas pergerakan tanpa bola Messi juga terlihat dari catatan impresifnya yang membawa bola sebanyak 44 kali dengan total jarak jelajah mencapai 412,6 meter.

Dengan memajukan permainan sejauh 270,5 meter, pergerakan dinamis La Pulga terbukti sangat sukses memancing dan merusak konsentrasi blok pertahanan Swiss.

Ruang-ruang kosong yang ditinggalkan oleh para bek Swiss akibat mengejar Messi inilah yang berhasil dieksploitasi dengan sempurna oleh barisan penyerang Argentina lainnya.

Pada akhirnya, laga sengit di Stadion Kansas City ini memberikan pelajaran berharga bahwa seburuk-buruknya performa Lionel Messi, ia tetaplah sosok yang sangat mematikan bagi lawan.

Kini, fokus penuh armada Lionel Scaloni langsung dialihkan untuk menatap laga semifinal yang diprediksi akan berlangsung panas dan sarat sejarah kontra Inggris.

Dengan performa kolektif tim yang kian solid, publik tentu sangat menanti apakah magis Messi akan kembali meledak untuk membawa Argentina ke partai puncak.

3 Poin Penting:

  • Rekor Gol Messi Terhenti: Setelah selalu mencetak gol sejak fase grup hingga mencatatkan rekor sembilan laga beruntun sejak Piala Dunia 2022, keran gol Lionel Messi akhirnya terhenti di tangan Swiss.

  • Transformasi Peran Efektif: Walau mendapatkan rating terendah sepanjang turnamen (7,79), Messi tetap tampil magis sebagai motor serangan lewat sumbangan satu assist, enam umpan kunci, dan keaktifannya memenangi delapan duel perebutan bola.

  • Tiket Semifinal dan Duel Klasik: Kemenangan 3-1 atas Swiss mengantarkan Timnas Argentina lolos ke babak semifinal Piala Dunia 2026 untuk menantang rival historis mereka, Inggris.

Bagikan :

ARTIKEL TERKAIT

ARTIKEL POPULER

24 Jam

Sepekan