Search

Kabar Baik! Pertamina Resmi Turunkan Harga LPG Bright Gas, Cek Rincian Lengkapnya

Rabu, 5 Agustus 2026

Gas melon (ist)

Kabar menyegarkan hadir buat kamu para pengguna elpiji nonsubsidi di tanah air. PT Pertamina Patra Niaga resmi menyesuaikan kembali harga jual Liquefied Petroleum Gas (LPG) non-subsidi untuk varian Bright Gas ukuran 5,5 kilogram (kg) dan 12 kg.

Langkah penyesuaian harga ini merupakan bagian dari mekanisme evaluasi berkala yang dilakukan perusahaan dengan mempertimbangkan perkembangan dinamika pasar global serta formula penetapan harga yang berlaku di industri energi.

Kebijakan penyesuaian harga terbaru ini sejatinya telah mulai berlaku efektif sejak pertengahan bulan lalu, tepatnya per 14 Juli 2026.

Penurunan harga ini tentu menjadi angin segar bagi masyarakat harian maupun para pelaku usaha kuliner skala rumah tangga dan UMKM yang mengandalkan tabung Bright Gas untuk menopang dapur harian mereka agar tetap ngebul.

Komitmen Pertamina Hadirkan LPG Kompetitif dan Berkualitas

Pihak manajemen menegaskan bahwa evaluasi berkala ini sengaja dilakukan demi memberikan penawaran harga yang rasional dan terjangkau tanpa sedikit pun mengurangi aspek keamanan serta kualitas produk.

Penyesuaian ini diharapkan mampu menjaga daya beli masyarakat di tengah pergerakan ekonomi nasional.

Rincian Penurunan Harga Bright Gas di Wilayah Jawa

Sebagai gambaran nyata di wilayah Pulau Jawa, harga jual agen untuk Bright Gas 12 kg tercatat mengalami penurunan sebesar Rp8.000, dari yang semula Rp228.000 menjadi Rp220.000 per tabung.

Sementara itu, untuk varian Bright Gas 5,5 kg harganya memerah alias turun sebesar Rp4.000, sehingga masyarakat kini bisa memboyongnya seharga Rp103.000 per tabung dari harga sebelumnya Rp107.000.

Meskipun harga di tingkat agen resmi mengalami penurunan, patok harga di tingkat pangkalan hingga pengecer akhir terpantau sedikit bervariasi.

Berdasarkan pantauan lapangan di kawasan Tangerang Selatan misalnya, Bright Gas 12 kg di pangkalan dibanderol sekitar Rp245.000 dan ukuran 5,5 kg dipatok Rp130.000, bergantung pada jarak distribusi dan biaya operasional pengiriman.

Ketentuan Harga Eceran LPG Subsidi 3 Kg Tetap Stabil

Berbeda dengan varian nonsubsidi yang mengalami penurunan harga, tarif LPG bersubsidi tabung 3 kg alias “si melon” dipastikan tidak mengalami perubahan sama sekali.

Pemerintah bersama Pertamina tetap mempertahankan kestabilan harganya demi menjaga bantalan sosial masyarakat kurang mampu.

Harga Eceran Tertinggi (HET) LPG 3 kg di pangkalan resmi wilayah Tangerang Selatan masih konsisten berada di angka Rp19.000 per tabung.

Adapun di tingkat pengecer atau toko kelontong harian, LPG 3 kg umumnya dijajakan di kisaran harga Rp22.000 per tabung, di mana selisih tersebut sudah mencakup jasa antar atau ongkos kirim ke rumah konsumen.

Sebaran Harga Bright Gas di Berbagai Wilayah Indonesia

Penetapan harga jual Bright Gas di berbagai daerah Indonesia diatur berdasarkan zona wilayah distribusi.

Untuk kawasan DKI Jakarta, Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, DIY, Jawa Timur, Bali, hingga NTB, harga Bright Gas 5,5 kg dipatok Rp103.000 dan 12 kg seharga Rp220.000 per tabung.

Sementara itu untuk wilayah Sumatra (seperti Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Lampung) serta Sulawesi Selatan dan Sulawesi Tengah, harga Bright Gas 5,5 kg berada di angka Rp107.000 dan ukuran 12 kg sebesar Rp222.000.

Spesial untuk Kawasan Perdagangan Bebas Batam, konsumen bisa menikmati harga paling miring yaitu Rp97.000 untuk 5,5 kg dan Rp200.000 untuk ukuran 12 kg.

Patokan Harga Wilayah Kalimantan, Maluku, hingga Papua

Beralih ke kawasan Kalimantan, Bangka Belitung, Sulawesi Utara, Gorontalo, dan Sulawesi Tenggara, tarif Bright Gas 5,5 kg ditetapkan sebesar Rp110.000 serta varian 12 kg seharga Rp230.000.

Khusus area Tarakan dan sekitarnya, masing-masing varian dibanderol Rp120.000 (5,5 kg) dan Rp257.000 (12 kg).

Adapun untuk wilayah Indonesia timur seperti Maluku dan Papua, harga Bright Gas 5,5 kg disesuaikan menjadi Rp130.000 per tabung, sedangkan untuk ukuran 12 kg dijual seharga Rp277.000.

Perbedaan nominal antarwilayah ini murni dipengaruhi oleh faktor jarak geografis serta biaya logistik pengangkutan moda transportasi.

Harapan Menjaga Stabilitas Energi Rumah Tangga

Dengan adanya penyesuaian harga yang lebih ramah kantong ini, Pertamina berharap masyarakat dapat memanfaatkan produk LPG nonsubsidi secara optimal.

Penggunaan Bright Gas yang dilengkapi teknologi katup ganda (double spindle valve system) juga terus disosialisasikan demi menjamin keamanan ekstra di dapur masyarakat.

Langkah berkala ini menjadi bukti komitmen transparansi BUMN dalam merespons pergerakan harga pasar energi global. Kini, masyarakat dapat kembali menyesuaikan kebutuhan bahan bakar harian sesuai dengan daftar harga resmi teranyar yang berlaku di wilayah masing-masing.

Statement:

Kitty Andhora, Vice President Corporate Communication Pertamina Patra Niaga

“Penyesuaian harga Bright Gas dilakukan melalui evaluasi secara berkala dengan mempertimbangkan berbagai faktor yang mempengaruhi kondisi pasar, serta tetap mengacu pada mekanisme yang berlaku.”

“Selain menghadirkan harga yang lebih kompetitif, kami juga terus memastikan kualitas Bright Gas tetap terjaga sehingga masyarakat dapat menikmati LPG yang aman, praktis, dan berkualitas untuk memenuhi kebutuhan rumah tangga.”

3 Poin Penting:

  • Penurunan Harga Bright Gas: Pertamina Patra Niaga resmi menurunkan harga Bright Gas 12 kg (turun Rp8.000 menjadi Rp220.000) dan Bright Gas 5,5 kg (turun Rp4.000 menjadi Rp103.000) untuk kawasan Pulau Jawa.

  • Evaluasi Berkala dan Kualitas: Penyesuaian harga merupakan bagian dari evaluasi rutin menyesuaikan dinamika pasar tanpa mengurangi standar keamanan dan kualitas tabung.

  • Harga LPG 3 Kg Tetap Stabil: Harga Eceran Tertinggi (HET) LPG subsidi 3 kg tidak mengalami perubahan, yakni tetap Rp19.000 per tabung di pangkalan resmi.

Bagikan :

ARTIKEL TERKAIT

ARTIKEL POPULER

24 Jam

Sepekan