Raksasa teknologi asal Tiongkok, Honor, secara resmi mengumumkan transformasi besar-besaran dengan memperkenalkan identitas visual baru yang meliputi logo, warna merek, hingga slogan perusahaan.
Langkah rebranding yang tergolong berani ini menandai ambisi kuat Honor untuk mengepakkan sayap bisnisnya, bergeser dari sekadar produsen smartphone menjadi pemain utama pengembang ekosistem perangkat berbasis kecerdasan buatan (artificial intelligence).
Dalam transformasi besar ini, Honor secara resmi mengusung slogan anyar bertajuk “Dare to Be” untuk menggantikan slogan lama mereka, “Go Beyond”.
Tak hanya slogan, simbol grafis baru berbentuk lingkaran terputus garis diagonal turut diperkenalkan.
Perusahaan menegaskan bahwa filosofi desain tersebut melambangkan semangat untuk menembus batas kesempurnaan, mengeksplorasi potensi baru, serta berani keluar dari pola-pola konvensional.
Warna Baru Pantone 2193C dan Ambisi Ekosistem AI Interkonektif
Selain perubahan simbol, Honor turut menanggalkan warna biru khasnya dan beralih ke warna baru berkode Pantone 2193C.
Warna ini menghadirkan nuansa yang lebih pekat dan dirancang secara khusus untuk mencerminkan energi, kreativitas, serta ekspresi diri.
Pembaruan identitas visual yang diumumkan pada 23 Juli 2026 ini memantapkan posisi Honor di peta industri teknologi global agar tidak lagi dipandang cuma sebagai pembuat HP.
Langkah ini mempertegas komitmen Honor dalam menciptakan ekosistem perangkat AI yang saling terhubung secara mulus. Melalui logo dan slogan baru ini, perusahaan ingin menyajikan pengalaman komputasi yang terintegrasi penuh.
Produk-produk Honor yang akan datang dipastikan bakal mengusung jiwa dari identitas baru ini guna memanjakan para penggunanya di seluruh dunia.
Kinerja Bisnis Meroket 25 Persen dan Dominasi Pasar Timur Tengah
Pembaruan identitas visual ini dirilis bertepatan dengan rekor kinerja bisnis Honor yang melesat tajam pada awal tahun 2026. Honor mengeklaim berhasil membukukan pertumbuhan global sebesar 25% secara tahunan (year-on-year) pada kuartal I-2026.
Menariknya lagi, lebih dari separuh total pendapatan perusahaan kini justru disumbangkan oleh pasar internasional di luar Tiongkok.
Mengenai fondasi bisnis serta pencapaian ekspansi global yang melatarbelakangi perubahan identitas ini, pihak perusahaan memberikan penjelasan resminya.
Strategi Honor Alpha Plan dan Konsep Augmented Human Intelligence
Arah baru yang diambil oleh Honor merupakan manifestasi nyata dari eksekusi strategi Honor Alpha Plan yang telah dirancang sebelumnya.
Melalui strategi ini, perusahaan berfokus mengembangkan sistem operasi berbasis agen AI, pemrosesan AI langsung di dalam perangkat (on-device AI), layanan cloud, hingga interkoneksi antarperangkat wearable, tablet, laptop, dan HP lipat.
Dalam mengembangkan teknologi masa depannya, Honor berpegang teguh pada konsep Augmented Human Intelligence (AHI).
Pendekatan inovatif ini memosisikan AI sebagai alat bantu untuk memperluas dan meningkatkan kemampuan manusia, alih-alih menggantikannya.
Salah satu wujud nyata dari konsep ini adalah hadirnya Robot Phone, perangkat eksotik yang menggabungkan ponsel dengan kamera bergerak pintar berkemampuan melacak objek secara otomatis.
Fase Baru Bisnis dan Harapan Pengalaman Pengguna Masa Depan
Perubahan identitas visual dan slogan ini mempertegas bahwa Honor tengah melangkah mantap memasuki fase bisnis baru yang lebih matang.
Honor tidak lagi menggantungkan nasibnya semata-mata pada angka penjualan smartphonekonvensional.
Meski demikian, efektivitas dari strategi rebranding ini pada akhirnya akan diuji oleh respons pasar global.
Dampak nyata terhadap pengalaman pengguna serta kualitas produk baru kemungkinan besar baru bisa dirasakan secara utuh melalui jajaran perangkat AI terbaru Honor yang siap meluncur dalam waktu dekat.
Statement:
Perwakilan Honor
“Pertumbuhan global mencapai 25 persen pada kuartal I-2026 dengan lonjakan hingga 73% di kawasan Timur Tengah. Laporan Omdia mengonfirmasi Honor kini berhasil menjadi vendor smartphone terbesar kedua di wilayah tersebut berkat ekspansi jaringan distribusi dan kuatnya penjualan segmen menengah hingga premium.”
3 Poin Penting:
-
Rebranding Identitas Honor: Honor merilis logo baru, warna pekat Pantone 2193C, serta slogan “Dare to Be” untuk mempertegas transformasi dari produsen HP menjadi pengembang ekosistem AI.
-
Pertumbuhan Bisnis Global: Perusahaan mencatat pertumbuhan global 25% YoY pada Kuartal I-2026, dengan lonjakan 73% di Timur Tengah yang mengantarkan Honor menjadi vendor smartphone terbesar kedua di wilayah tersebut.
-
Fokus pada Ekosistem AI & AHI: Melalui Honor Alpha Plan dan konsep Augmented Human Intelligence (AHI), Honor mengembangkan perangkat interkonektif berbasis AI seperti Robot Phone.



