Search

Ferrari 849 Testarossa Resmi Mengaspal Bawa Tenaga Monster 1.036 DK

Minggu, 9 Agustus 2026

Ferrari 849 Testarossa (ist)

Pabrikan otomotif ternama asal Maranello, Italia, resmi menghidupkan kembali salah satu nama paling legendaris dalam sejarah emas mereka.

Setelah sempat absen selama lebih dari empat dekade dari lini produksi, nama Testarossa kini kembali menyapa para pencinta kecepatan dunia lewat peluncuran Ferrari 849 Testarossa.

Supercar berteknologi plug-in hybrid ini secara resmi diposisikan sebagai penerus takhta SF90 Stradale dalam hierarki lini produk berlogo Kuda Jingkrak.

Penamaan Testarossa bukanlah sekadar keputusan sembarangan tanpa makna historis. Nama legendaris ini memiliki akar sejarah membanggakan sepanjang hampir 70 tahun yang bermula dari mobil balap legendaris Ferrari 500 TR pada tahun 1956.

Istilah yang berarti “kepala merah” dalam bahasa Italia ini merujuk pada cat merah di penutup kepala silinder mesin, sebelum akhirnya merajai kultur populer dunia lewat model Ferrari Testarossa edisi 1984.

Kombinasi Mesin V8 Twin-Turbo dan Tiga Motor Listrik yang Makin Buas

Sebagai penerus trah supercar flagship, Ferrari 849 Testarossa dibekali dapur pacu bermesin V8 twin-turbo berkapasitas 3.990 cc yang telah direvisi total.

Mesin konvensional ini mampu memuntahkan tenaga hingga 830 cv, yang kemudian dipadukan secara harmonis dengan tiga motor listrik berdaya 220 cv.

Kombinasi canggih tersebut menghasilkan total tenaga gabungan fantastis sebesar 1.050 cv atau setara 1.036 dk, melonjak 50 cv dibanding pendahulunya.

Guna memastikan seluruh limpahan tenaga tersebut tersalurkan sempurna ke jalan raya, Ferrari menyematkan sistem penggerak empat roda elektrik (e4WD).

Penggunaan baterai berkapasitas 7,45 kWh juga memungkinkan mobil ini dikendarai dalam mode listrik murni (eDrive) sejauh 25 kilometer.

Dukungan teknologi hijau ini menjadikan performa gahar sang monster jalanan tetap ramah terhadap efisiensi energi modern.

Performa Kilat Akselerasi 0-100 Km/Jam Kurang dari 2,3 Detik

Kemampuan melesat Ferrari 849 Testarossa benar-benar berada di tingkat yang sangat mencengangkan bagi ukuran kendaraan jalan raya. Supercar ini diklaim sanggup meluncur dari posisi diam hingga kecepatan 100 km/jam dalam durasi kurang dari 2,3 detik saja.

Sementara itu, angka kecepatan maksimumnya (top speed) tercatat dengan mudah menembus batas lebih dari 330 km/jam.

Tidak hanya sekadar menjual kecepatan lurus, Ferrari turut membekali mobil ini dengan inovasi kontrol kontrol kendaraan generasi terbaru.

Kehadiran fitur ABS Evo dan teknologi Ferrari Integrated Vehicle Estimator (FIVE) bertindak sebagai simulasi digital twin untuk meningkatkan presisi manuver.

Sektor aerodinamika pun ditingkatkan hingga mampu menghasilkan downforce sebesar 415 kg pada kecepatan 250 km/jam demi kestabilan maksimal.

Bahasa Desain Klasik Futuristik dan Kehadirannya di Pasar Indonesia

Dari segi visual, desain luar Ferrari 849 Testarossa mengambil inspirasi mendalam dari bentuk mobil balap prototipe era 1970-an seperti Ferrari 512 S dan 512 M.

Hasilnya adalah lekukan bodi yang tampak sangat futuristis tanpa kehilangan identitas DNA klasik Ferrari. Ciri khas berupa siluet kabin yang terdorong ke depan, spoiler aktif, serta bagian buritan twin-tail membuat tampilannya makin eksotis.

Kabar baiknya, pasar otomotif Tanah Air dipastikan ikut kebagian jatah ketersediaan supercar hybrid mewah ini.

PT Eurokars Prima Utama (EPU) selaku distributor resmi Ferrari di Indonesia telah memperkenalkan unit eksklusif ini kepada para konsumen setia di dalam negeri.

Meski besaran harga resminya tidak diumumkan secara terbuka, mobil ini diprediksi kuat bakal dipasarkan dengan harga fantastis melampaui harga pendahulunya.

Statement:

Pernyataan Resmi PT Eurokars Prima Utama (Distributor Resmi Ferrari Indonesia)

“Ferrari tidak sembarangan memilih nama Testarossa. Nama tersebut memiliki sejarah panjang yang membentang hampir 70 tahun dan identik dengan sejumlah model paling legendaris. Ferrari 849 Testarossa hadir bukan sekadar penerus SF90 Stradale, melainkan gabungan sempurna antara warisan klasik dan teknologi plug-in hybrid masa depan.”

3 Poin Penting:

  • Kembalinya Nama Legendaris: Ferrari secara resmi menghidupkan kembali nama ikonik Testarossa lewat meluncurnya Ferrari 849 Testarossa sebagai penerus supercar plug-in hybrid SF90 Stradale.

  • Performa Mesin Dahsyat: Mengusung gabungan mesin V8 twin-turbo dan tiga motor listrik yang menghasilkan tenaga 1.036 dk (1.050 cv), sanggup melesat 0-100 km/jam di bawah 2,3 detik dengan top speed melampaui 330 km/jam.

  • Resmi Hadir di Indonesia: Dipasarkan melalui PT Eurokars Prima Utama (EPU), supercar flagship ini membawa desain terinspirasi mobil balap klasik era 70-an dan teknologi aerodinamika tinggi bagi konsumen tanah air.

Bagikan :

ARTIKEL TERKAIT

ARTIKEL POPULER

24 Jam

Sepekan