Dunia perfilman Tanah Air kembali diguncang kabar seru dari rumah produksi Forka Films yang resmi merilis official teaser trailer film terbaru bertajuk Empat Musim Pertiwi.
Film yang ditulis dan disutradarai oleh sutradara kenamaan Kamila Andini ini langsung jadi perbincangan hangat pecinta film.
Proyek ini sekaligus menjadi ajang reuni berkelas yang mempertemukan kembali aktris berbakat Putri Marino dengan Kamila Andini usai kesuksesan besar serial Gadis Kretek.
Dalam cuplikan teaser trailer yang disajikan, Putri Marino tampil memukau sebagai karakter utama bernama Pertiwi, seorang perempuan yang memutuskan kembali ke kampung halamannya setelah 20 tahun merantau.
Bukannya disambut hangat, kepulangan Pertiwi justru diwarnai penolakan keras serta rasa curiga dari warga sekitar.
Tempat yang dahulu ia sebut sebagai rumah kini terasa asing, bahkan kedua orang tuanya sendiri memperlihatkan gestur tidak menginginkan kehadirannya kembali.
Menerka Misteri Kepulangan Pertiwi dan Latar Bromo yang Memikat
Visual ciamik dalam teaser trailer berhasil membangun atmosfer penuh misteri yang membuat penonton penasaran.
Setiap gerak-gerik Pertiwi tampak diawasi ketat, menyimbolkan adanya kemarahan tertunda, kekecewaan mendalam, serta trauma masa lalu yang belum terselesaikan.
Penonton diajak untuk menerka-nerka rahasia besar apa yang sebenarnya disimpan oleh sosok Pertiwi di balik keberaniannya melangkah kembali ke tanah kelahirannya.
Daya tarik visual film ini makin sempurna berkat keindahan lanskap Bromo yang dipadukan sebagai latar utama dunia Pertiwi.
Produser Ifa Isfansyah mengungkapkan bahwa kawasan Bromo sebenarnya sudah menjadi pemantik utama munculnya gagasan film ini sejak tahun 2017 silam, bahkan jauh sebelum proyek Gadis Kretek lahir.
Interaksi karakter dengan ruang alam Bromo menjadi elemen krusial yang memperkuat dinamika emosi cerita.
Kolaborasi Aktor Papan Atas dan Tim Produksi Kelas Wahid
Selain akting jempolan Putri Marino, film Empat Musim Pertiwi juga didukung oleh jajaran aktor legendaris dan bintang papan atas Indonesia.
Nama-nama besar seperti Arya Saloka, Christine Hakim, hingga Hana Malasan dipastikan bakal memberikan performa akting yang sangat solid.
Kehadiran Arya Saloka makin memperkuat deretan Reuni Gadis Kretekdalam film yang diprediksi bakal menguras emosi penonton ini.
Kualitas sinematik film ini makin terjamin dengan hadirnya para profesional bertangan dingin di balik layar.
Kolaborasi ini melibatkan sinematografer Batara Goempar, desainer produksi Dita Gambiro, penata busana Hagai Pakan, penata rias Astrid Sambudiono, perekam suara Sutrisno, serta editor Ahmad Fesdi Anggoro.
Sinergi apik para kreasional ini siap menghadirkan pengalaman visual yang estetis sekaligus dramatis.
Menghadapi Empat Musim Kehidupan dan Trauma Masa Lalu
Secara garis besar, Empat Musim Pertiwi menelusuri perjalanan batin Pertiwi dalam menghadapi berbagai fase kehidupan yang diibaratkan sebagai empat musim.
Kepulangannya ke kampung halaman bukan tanpa alasan, melainkan sebuah bentuk keberanian untuk berdamai dengan masa lalu yang kelam.
Pertiwi sadar betul bahwa tak ada yang mengharapkannya, namun ia bertekad menyelesaikan urusan yang sempat terhenti.
Masa lalu yang gelap, termasuk pengalaman pahit saat mendekam di dalam penjara, menjadi titik balik pembentukan karakter Pertiwi.
Perjalanan emosional ini menggambarkan proses penjelajahan rasa kehilangan, trauma, dan luka mendalam hingga akhirnya ia berhasil menemukan kembali titik terang dalam hidupnya.
Pertiwi hadir sebagai sosok perempuan tangguh yang tidak lagi sama seperti saat ia pergi puluhan tahun lalu.
Dukungan Konsorsium Sinema Nasional dan Ekspektasi Tinggi Penonton
Film yang diproduksi oleh Forka Films ini makin meyakinkan karena didukung oleh jaringan konsorsium perfilman papan atas Indonesia.
Kolaborasi strategis ini melibatkan Miles Films, Jagartha, Trinity Optima, Imajinari, TeamUp, Julie Estelle, hingga Navvaros. Sinergi lintas rumah produksi ini membuktikan tingginya kepercayaan industri terhadap kualitas cerita yang diusung oleh Kamila Andini.
Dengan perpaduan misteri yang pekat, konflik drama keluarga yang emosional, serta kedalaman karakter utama, Empat Musim Pertiwi dijamin menjadi salah satu tontonan wajib yang paling dinantikan.
Publik kini menanti jadwal tayang resminya untuk menyaksikan langsung perjuangan batin seorang Pertiwi di layar lebar.
Statement:
Kamila Andini, Penulis & Sutradara Film Empat Musim Pertiwi
“Di teaser trailer, kita bisa mengintip kehidupan Pertiwi. Perempuan yang tidak takut mati, seperti yang disampaikan dalam dialog. Pertiwi tidak takut apa pun. Tapi kepulangannya juga membawa trauma yang besar, yang membuatnya menjadi tidak takut apa pun. Dia hanya memiliki dirinya sendiri.”
Ifa Isfansyah, Produser Forka Films
“Ide awal film ini terbentuk pada tahun 2017. Namun justru yang memantik adalah latarnya, yakni Bromo. Saat itu, ada yang ingin kami sampaikan ketika berinteraksi dengan ruang di Bromo. Ide ini bahkan jauh sebelum ada Gadis Kretek.”
3 Poin Penting:
-
Teaser Resmi Dirilis: Forka Films merilis official teaser trailer film Empat Musim Pertiwi karya Kamila Andini yang mempertemukan kembali Putri Marino dan Arya Saloka.
-
Latar Bromo dan Reuni Kreasional: Film ini mengambil latar keindahan Bromo yang telah dirancang sejak 2017 serta melibatkan tim produksi berpengalaman di balik layar serial Gadis Kretek.
-
Kisah Perjuangan Batin: Alur cerita menyoroti kepulangan Pertiwi ke kampung halaman setelah 20 tahun untuk menghadapi trauma masa lalu, konflik keluarga, dan masa-masa kelam di penjara.



