Kisah klasik tentang perasaan cinta kepada sahabat yang ternyata bertepuk sebelah tangan kembali diangkat oleh musisi Budi Doremi lewat karya terbarunya bertajuk “Cinta Diri Sendiri”.
Melalui single hangat yang diluncurkan pada pertengahan Agustus 2026 ini, Budi mencoba merangkul siapa saja yang pernah merasa patah hati karena memperjuangkan orang yang salah.
Lagu tersebut menghadirkan narasi menyentuh tentang pentingnya belajar menerima kenyataan dan tidak terus-menerus memaksakan sebuah hubungan yang bertepuk sebelah tangan.
Single ini resmi dirilis Budi melalui kanal YouTube pribadinya dan langsung mencuri perhatian para penikmat musik Tanah Air.
Tak sekadar menghadirkan lagu patah hati biasa yang bikin larut dalam kesedihan, karya terbaru ini justru membawa pesan suportif agar pendengar tetap bisa menjaga serta menghargai diri sendiri di tengah proses menyembuhkan luka hati akibat asmara.
Ketika Cinta Tak Berbalas dan Pentingnya Menjaga Bahagia Diri
Lewat karya teranyarnya ini, Budi Doremi menyoroti fenomena anak muda yang kerap menjadikan orang yang dicintainya sebagai pusat utama kebahagiaan hidup.
Padahal, dinamika hubungan asmara tidak selalu berjalan mulus sesuai dengan ekspektasi atau impian yang diinginkan.
Ketika harapan tersebut sirnah, banyak orang yang justru kehilangan arah dan melupakan kesehatan mental serta harga diri mereka sendiri.
Menurutnya, ketika perasaan tidak mendapatkan balasan yang sepadan, langkah terbaik adalah belajar berhenti dan berani melepaskan.
Menjadi Orang Baik Tak Menjamin Akhir Indah: Pelajaran Melepaskan
Cerita yang tertuang dalam lagu “Cinta Diri Sendiri” ini juga memberikan realitas jujur bahwa menjadi sosok yang baik tidak selalu menjamin seseorang mendapatkan akhir hubungan yang romantis.
Terkadang, takdir menuntut kita untuk berlapang dada dan menyadari bahwa pilihan terbaik demi kebaikan kedua belah pihak adalah melangkah pergi serta merelakan impian bersama.
Setelah kurang lebih 15 tahun konsisten berkarya di industri musik Indonesia, Budi Doremi terus memperluas cara pandangnya dalam menciptakan karya-karya baru.
Meskipun terus mengalami pematangan perspektif seiring berjalannya waktu, penyanyi serba bisa ini tetap mempertahankan komitmen utamanya untuk menyajikan musik yang relevan dan memiliki keterikatan emosional (relatable) dengan kehidupan nyata para pendengarnya.
Ciri Khas Pop Akustik yang Hangat dan Pesan Emosional yang Kuat
Dari sisi musikalitas, nuansa pop akustik yang sudah menjadi identitas khas Budi Doremi kembali terdengar kental dalam lagu ini.
Balutan aransemen yang tergolong sederhana namun manis memberikan ruang yang begitu luas bagi penyampaian lirik serta pesan emosional lagu agar bisa tersampaikan secara maksimal ke telinga pendengar.
Diciptakan langsung oleh Budi Doremi, proses teknis rekayasa audio dan mixing untuk lagu ini dipercayakan kepada audio engineer ternama, Dimas Pradipta.
Kolaborasi apik ini berhasil melahirkan sebuah karya yang menenangkan sekaligus menjadi pengingat hangat bahwa mencintai seseorang tidak boleh sampai membuat kita lupa untuk mencintai dan menghargai diri sendiri.
Statement:
Budi Doremi, Penyanyi & Pencipta Lagu
“Boleh kita cinta mati, boleh kita ngebet banget sama seseorang. Tapi kita jangan lupa bahwa orang itu bisa pergi, diri kita sendiri yang nggak boleh ditinggalin.”
3 Poin Penting:
-
Rilis Single Baru: Budi Doremi merilis single “Cinta Diri Sendiri” di kanal YouTube pribadinya pada pertengahan Agustus 2026 yang mengangkat isu cinta tak berbalas kepada sahabat.
-
Pesan Self-Love: Lagu ini membawa pesan penting agar pendengar tidak menjadikan orang lain sebagai satu-satunya pusat kebahagiaan dan tetap memprioritaskan rasa hormat pada diri sendiri (self-love).
-
Sentuhan Pop Akustik Khs: Ditulis langsung oleh Budi Doremi dengan proses mixing oleh Dimas Pradipta, lagu bergenre pop akustik ini menandai perjalanan 15 tahun karier bermusik Budi yang kian matang.





