Search
Search
Search

Puji Kecerdasan Marc Marquez, Bos Aprilia Minta Para Pembalapnya Menimba Ilmu

Kamis, 3 September 2026

Massimo Rivola (motorsport images)

Persaingan sengit berburu gelar juara dunia MotoGP 2026 kian memanas setelah rangkaian balapan di Sirkuit MotorLand Aragon. CEO Aprilia Racing, Massimo Rivola, secara terbuka melontarkan pujian setinggi langit kepada pembalap Ducati Lenovo, Marc Marquez.

Rivola menilai performa impresif Marquez bukan cuma soal kecepatan murni di atas lintasan.

Lebih dari itu, kecerdasan taktis serta kemampuan mengelola risiko dari pembalap asal Spanyol tersebut menjadi pelajaran mahal yang wajib dipetik oleh seluruh skuad Aprilia.

Kemenangan Krusial di Aragon dan Taktik Pengumpulan Poin

Ujian konsistensi Marquez terbukti nyata usai dirinya sukses mengamankan kemenangan pertamanya dari enam seri terakhir di GP Aragon.

Hasil sempurna ini langsung mendongkrak posisinya ke urutan kedua klasemen sementara, sekaligus mengapit dua pembalap andalan Aprilia, Jorge Martin dan Marco Bezzecchi.

Menariknya, saat situasi balapan sedang tidak berpihak padanya, Marquez tetap tampil pragmatis demi meminimalisasi kerugian poin. Taktik bertahan cerdik itu diperlihatkannya dengan mengamankan 13 poin berharga di Assen serta 10 poin penting di Silverstone.

Konsistensi Tinggi Meski Hadapi Keterbatasan Fisik dan Motor

Pendekatan cermat tersebut secara terbuka diakui oleh Marquez sendiri.

Pembalap bernomor 93 ini sadar betul bahwa kondisi fisik lengan kanannya serta persaingan teknis yang sangat rapat tidak memungkinkannya untuk terus mendominasi secara brutal di setiap balapan.

Strategi cerdas ini rupanya memikat perhatian Massimo Rivola.

Ia menegaskan bahwa jajaran pembalap tim pabrikan Aprilia perlu meniru cara sang juara bertahan dalam mengamankan poin-poin krusial saat performa motor sedang tidak berada di puncaknya.

Jorge Martin Pimpin Klasemen dan Tantangan Hadapi Tim Raksasa

Sama halnya dengan Marquez, dua pembalap utama Aprilia juga mengalami pasang surut performa di sepanjang musim ini.

Meskipun baru mengoleksi satu kemenangan seri dibandingkan empat kemenangan milik Marquez maupun Bezzecchi, Jorge Martin masih kokoh memimpin puncak klasemen sementara dengan keunggulan sembilan poin.

Pada seri Aragon lalu, Martin terpaksa puas finis di posisi kelima setelah sebelumnya tampil mendominasi penuh di Silverstone.

Rivola mengimbau timnya agar tidak berkecil hati saat hanya meraih podium pelengkap, mengingat Aprilia tengah berduel melawan pabrikan raksasa yang sudah terbiasa menang.

Statement:

Massimo Rivola, CEO Aprilia Racing

“Kami tahu kami berhadapan dengan lawan seperti Marquez, salah satu pembalap terhebat dalam sejarah. Mendapatkan kehormatan untuk mencoba mengalahkannya adalah hal yang luar biasa dan menjadi motivasi besar. Ada banyak hal yang bisa kita pelajari dari Marc.”

“Ketika di Mugello dan Silverstone ia tampak kesulitan, ia tetap membawa pulang poin tanpa mengambil risiko berlebihan karena ia tahu konsistensi adalah yang utama. Lalu ketika saatnya menang, ia akan melakukannya. Ada banyak hal yang harus kita pelajari dari kecerdasan dan kemampuannya.”

3 Poin Penting:

  • Pujian untuk Marquez: CEO Aprilia Racing, Massimo Rivola, memuji kecerdasan balap dan konsistensi Marc Marquez dalam mengelola manajemen risiko klasemen.

  • Persaingan Klasemen Memanas: Kemenangan Marquez di Aragon membawanya naik ke peringkat kedua klasemen, membayangi ketat Jorge Martin yang masih memimpin di puncak.

  • Komitmen Pembelajaran: Aprilia berkomitmen menjadikan gaya balap dan strategi poin Marquez sebagai bahan pembelajaran bagi para pembalapnya demi berjuang hingga seri terakhir.

Bagikan :

ARTIKEL TERKAIT

ARTIKEL POPULER

Rame 24 Jam

Rame Sepekan