Search
Search
Search

Aksi Nekat Bobon Santoso! Tawarkan Tebusan Semiliar Demi Bebaskan 9 Sandera OPM di Papua

Senin, 7 September 2026

Bobon Santoso (IG @bobonsantoso)

Aksi kemanusiaan mengejutkan kembali datang dari koki sekaligus kreator konten ternama Tanah Air, Bobon Santoso.

Lewat sebuah video yang diunggah melalui akun media sosial pribadinya pada Jumat (5/9/2026), YouTuber populer ini secara terbuka menawarkan uang tebusan pribadi senilai Rp1 miliar.

Langkah berani ini ia ambil demi membebaskan sembilan warga sipil yang diduga kuat tengah disandera oleh kelompok Organisasi Papua Merdeka (OPM) di Papua.

Sontak saja, aksi tidak biasa yang diumumkan oleh Bobon langsung viral di berbagai platform media sosial dan memicu gelombang simpati publik.

Berdasarkan keterangan yang disampaikan Bobon, aksi penyanderaan terhadap warga sipil tersebut diketahui terjadi pada 18 Agustus 2026 sekitar pukul 13.00 WIT.

Korban yang disandera mayoritas terdiri atas kaum perempuan serta anak-anak di bawah umur yang tidak berdosa.

Fokus pada Isu Kemanusiaan dan Desak Warga Sipil Tak Dilibatkan Konflik

Bobon menegaskan bahwa aksi nekat yang ia lakoni murni didasari atas rasa iba dan kepedulian mendalam terhadap krisis kemanusiaan di Tanah Papua.

Menurutnya, masyarakat sipil, terutama perempuan dan anak-anak, sama sekali tidak boleh diseret ke dalam pusaran konflik bersenjata antara kelompok separatis dan aparat keamanan negara.

Keputusannya merogoh kocek pribadi untuk biaya tebusan merupakan wujud nyata keprihatinannya atas keselamatan para korban.

Dalam video pernyataannya, Bobon merincikan daftar kesembilan korban sandera menggunakan inisial beserta rentang usia masing-masing.

Di antara jajaran korban, terdapat anak-anak yang masih menimba ilmu di bangku Sekolah Dasar (SD), usia remaja, hingga seorang wanita yang tengah mengandung atau hamil muda.

Kondisi rentan para korban inilah yang membulatkan tekad sang YouTuber untuk segera mengambil tindakan nyata.

Inisiatif Murni Tanpa Intervensi dan Syarat Pembebasan Selamat

Menanggapi berbagai spekulasi yang berkembang di masyarakat, Bobon secara tegas menyatakan bahwa tawaran dana fantastis tersebut murni lahir dari kantong serta inisiatif pribadinya.

Ia membantah adanya tekanan, arahan, atau keterlibatan dari lembaga maupun pihak manapun di balik keputusan besarnya ini. Niat utamanya hanyalah memastikan seluruh korban dapat kembali ke pelukan keluarga masing-masing tanpa kurang suatu apa pun.

Lebih jauh, Bobon memberikan syarat mutlak terkait penyaluran uang tebusan Rp 1 miliar yang ia siapkan. Ia menekankan bahwa kesembilan orang yang berada di bawah cengkeraman penyanderaan harus dipulangkan secara utuh dan dalam kondisi selamat.

Tidak boleh ada satu pun korban yang tertinggal atau mengalami cedera fisik maupun psikologis selama proses negosiasi pembebasan berlangsung.

Membuka Ruang Komunikasi Demi Keselamatan Warga Sipil

Guna merealisasikan ikhtiar kemanusiaannya tersebut, Bobon menyatakan terbuka untuk menjalin komunikasi dengan pihak-pihak yang dapat menjadi jembatan negosiasi.

Ia berharap ada pihak netral yang memfasilitasi komunikasi antara dirinya dengan pihak terkait agar proses penyelesaian konflik yang menimpa sembilan sandera ini dapat segera menemukan titik terang.

Aksi sosial yang diambil oleh Bobon Santoso ini menambah deretan kepedulian figur publik terhadap krisis kemanusiaan yang terjadi di wilayah pedalaman Indonesia.

Masyarakat luas kini tengah mengawal perkembangan isu ini sambil berharap kesembilan warga sipil di Papua tersebut dapat segera dibebaskan serta berkumpul kembali bersama keluarga tercinta.

3 Poin Penting:

  • Tawaran Tebusan Rp 1 Miliar: Bobon Santoso secara pribadi menawarkan uang tebusan senilai Rp 1 miliar untuk membebaskan sembilan warga sipil yang diduga disandera OPM di Papua sejak 18 Agustus 2026.

  • Korban Rentan Perempuan dan Anak: Mayoritas korban yang disandera merupakan perempuan dan anak-anak di bawah umur, termasuk anak sekolah dasar hingga seorang wanita yang tengah hamil muda.

  • Inisiatif Pribadi dan Syarat Selamat: Bobon menegaskan langkah ini murni inisiatif pribadi tanpa intervensi pihak lain, dengan syarat seluruh sembilan sandera dipulangkan dalam keadaan selamat tanpa terkecuali.

Bagikan :

ARTIKEL TERKAIT

ARTIKEL POPULER

Rame 24 Jam

Rame Sepekan