Rivalitas legendaris di lintasan balap MotoGP antara Marc Marquez dan Valentino Rossi seolah tidak pernah habis untuk dibahas.
Terbaru, pembalap Ducati Lenovo tersebut mendadak dilontarkan pertanyaan unik oleh wartawan mengenai kesediaannya membaca buku biografi teranyar milik sang rival yang berjudul “La Mia Storia (Kisah Saya)”.
Buku otobiografi The Doctor itu sendiri dijadwalkan bakal resmi diluncurkan pada 10 November 2026 mendatang.
Dengan nada santai namun tegas, pembalap berjuluk The Baby Alien tersebut mengaku tidak keberatan untuk membaca buku karya mantan idolanya itu.
Hanya saja, ia memilih untuk membaca buku tersebut saat dirinya sudah resmi menyudahi karier profesionalnya sebagai pembalap di ajang balap motor paling bergengsi di dunia tersebut.
Momen Merekam Jejak dan Pengakuan Hormat pada Legenda
Penampakan hangat ini mencuat setelah keduanya kedapatan berada dalam satu frame saat sesi latihan bebas 1 (FP1) MotoGP San Marino 2026 pada Jumat, 11 September 2026 lalu.
Kala Marc Marquez memacu motor Ducatinya di tikungan delapan Sirkuit Misano, Valentino Rossi terlihat memantau langsung aksi sang pembalap dari pinggiran trek.
Marc Marquez menegaskan bahwa membaca kisah perjalanan hidup seorang tokoh olahraga dunia merupakan hal yang sangat positif.
Ia memandang sosok Rossi tetaplah figur penting yang memberikan dampak besar dalam dunia balap motor, sehingga mempelajari sudut pandangnya dapat menambah wawasan serta pengalaman hidupnya kelak.
Kilas Balik Rivalitas Panas yang Mengubah Hubungan
Hubungan antara Marquez dan Rossi memang mengalami dinamika yang sangat dramatis dalam dekade terakhir. Pada awal kariernya di ajang Grand Prix, Marquez tanpa ragu menyebut Rossi sebagai idola masa kecilnya.
Namun, dinamika persahabatan tersebut berubah total menjadi persaingan sengit ketika benturan antar-keduanya terjadi berturut-turut sepanjang musim MotoGP 2015.
Insiden beruntun dimulai dari senggolan di tikungan terakhir MotoGP Argentina 2015, disusul duel ketat di chicaneSirkuit Assen Belanda.
Puncak perselisihan yang paling membekas terjadi di MotoGP Malaysia 2015, ketika gesekan sengit di lintasan membuat Marquez terjatuh dan memicu kontroversi berkepanjangan di antara para penggemar.
Perburuan Gelar Ke delapan Kelas Premier Musim 2026
Saat ini, baik Marc Marquez maupun Valentino Rossi sama-sama memegang koleksi tujuh gelar juara dunia di kelas premier (atau sembilan gelar jika dihitung dari seluruh kelas tingkatan).
Namun, peta kekuatan musim ini membuka peluang besar bagi Marquez untuk melewati catatan prestasi milik legenda asal Italia tersebut.
Sempat terseok-seok pada awal kompetisi, Marquez berhasil bangkit secara konsisten hingga memimpin klasemen sementara MotoGP 2026 sampai seri ke-14.
Keberhasilannya meraih lima kemenangan seri membuat posisinya mengungguli rival terdekatnya, Jorge Martin, meski keduanya mengantongi jumlah poin yang sama.
Konsistensi Performa Ducati Lenovo di Puncak Klasemen
Koleksi 274 poin yang dikumpulkan Marquez saat ini membuktikan keunggulannya dalam menunggangi Desmosedici milik tim pabrikan Ducati Lenovo.
Keunggulan jumlah kemenangan menjadi pembeda utama yang menempatkannya di posisi teratas perburuan gelar juara dunia musim ini.
Perjuangan sengit di sisa seri MotoGP 2026 akan menjadi penentu apakah Marquez mampu mencetak sejarah baru melewati raihan Rossi.
Fokus utamanya saat ini tetap tertuju penuh pada setiap balapan yang tersisa demi mengamankan trofi juara di akhir musim.
Sinyal Kematangan Sikap Dua Sosok Ikonik MotoGP
Sikap terbuka yang ditunjukkan Marquez saat membahas buku biografi Rossi menyiratkan kematangan emosional seorang juara dunia.
Di luar persaingan panas yang pernah terjadi di atas trek, rasa hormat terhadap kontribusi sesama pembalap hebat tetap terjaga dengan profesional.
Momen ini sekaligus memperlihatkan bahwa rivalitas paling fenomenal dalam sejarah MotoGP mulai bergeser ke arah yang lebih dewasa.
Para penggemar pun menyambut positif respons yang diberikan oleh rider asal Spanyol tersebut.
Penantian Momen Bersejarah di Akhir Musim Balap
Persaingan menuju tangga juara dunia MotoGP 2026 dipastikan bakal makin memanas hingga putaran terakhir.
Seluruh perhatian pencinta otomotif dunia kini tertuju pada performa konsisten Marquez untuk memecahkan rekor baru di dunia balap motor.
Apakah The Baby Alien bakal mengunci gelar juara kedelapannya di kelas premier musim ini sekaligus melampaui pencapaian sang legenda?
Jawabannya akan segera terkuak dalam beberapa seri krusial mendatang.
Statement:
Marc Marquez, Pembalap Ducati Lenovo
“Mungkin saya akan membaca buku Valentino Rossi saat pensiun nanti untuk menambah wawasan. Selalu bagus belajar dari legenda olahraga mana pun.”
3 Poin Penting:
-
Rencana Membaca Buku Rossi: Marc Marquez menyatakan bersedia membaca buku biografi Valentino Rossi berjudul “La Mia Storia (Kisah Saya)” setelah dirinya pensiun dari MotoGP kelak.
-
Sejarah Rivalitas Panas: Hubungan idola dan fans antara keduanya berubah menjadi persaingan sengit menyusul sederet insiden panas di lintasan sepanjang musim MotoGP 2015.
-
Peluang Melewati Rekor Rossi: Marquez berpeluang memecahkan rekor gelar juara dunia kelas premier ketujuh milik Rossi karena saat ini memimpin klasemen sementara MotoGP 2026 dengan 274 poin.



