Rumah produksi GEMA Picture resmi memasuki babak baru yang makin solid di industri perfilman Indonesia.
Setelah meresmikan kantor baru yang berlokasi di kawasan Cibubur, Depok, Jawa Barat, GEMA Picture langsung tancap gas menyiapkan dua proyek film layar lebar sekaligus, yaitu Tuyul Seken dan Personal Berondong.
Momen bersejarah ini dirayakan melalui acara selamatan kantor baru pada Jumat (18/9/2026) yang dihadiri jajaran produser, sutradara, hingga deretan aktor papan atas.
Langkah ekspansif ini menjadi bukti komitmen GEMA Picture dalam menyajikan tontonan segar yang relevan dengan tren anak muda masa kini.
Kombinasi Horor Komedi dan Isu Pinjol di Film Tuyul Seken
Proyek pertama yang siap diproduksi adalah Tuyul Seken, sebuah film bergenre horor komedi yang dijadwalkan memulai proses syuting pada Oktober 2026.
Uniknya, film ini tidak hanya menjual rasa takut atau humor belaka, melainkan juga menyentuh isu sosial kemasyarakatan seperti fenomena pinjaman online (pinjol) dan dorongan mencari kekayaan secara instan.
Produser Tuyul Seken, Adhi Kartiwa, menjelaskan bahwa sosok tuyul di film ini dihadirkan sebagai simbol metafora atas kondisi ekonomi masyarakat yang terdesak.
Selain itu, film ini bakal menampilkan sudut pandang beda dari profesi debt collector yang kerap dicap arogan, sekaligus menggandeng komika stand-up comedy demi mengocok perut penonton.
Sindiran Satire Soal Branding Diri dalam Film Personal Berondong
Tak berhenti di situ, GEMA Picture juga memperkenalkan proyek kedua berjudul Personal Berondong yang mengusung genre drama komedi.
Disutradarai langsung oleh Harris Cinnamon, film ini mengangkat dinamika kehidupan masyarakat modern yang haus akan validasi sosial dan sibuk membangun personal branding di dunia maya.
Lewat pendekatan komedi satire, film Personal Berondong ingin mengajak penonton untuk tertawa sekaligus merenungi perilaku pencitraan diri.
Proses persiapan produksi film ini diproyeksikan mulai berjalan pada November 2026 dengan mengambil latar lokasi pengambilan gambar di Jakarta.
Kembalinya Sinta Bachir ke Layar Lebar Indonesia
Acara selamatan kantor baru tersebut turut dihadiri oleh aktris kondang Sinta Bachir yang diproyeksikan menjadi salah satu pemeran.
Meski mengaku sebagai sosok yang cukup penakut saat menjalani proses syuting film berbau mistis, Sinta tetap menyambut antusias kesempatan untuk kembali berakting di layar lebar.
Kehadirannya di bioskop menjadi momentum penting setelah cukup lama disibukkan dengan aktivitas di dunia sinetron dan serial.
Sinta berharap seluruh proses produksi berjalan lancar tanpa kendala serta mampu menggaet jutaan penonton di bioskop tanah air saat tayang nanti.
Target Tinggi Satu Juta Penonton di Tahun 2027
GEMA Picture mematok target realistis namun optimistis untuk proyek Tuyul Seken, yakni menembus angka minimal satu juta penonton.
Setelah menyelesaikan seluruh tahapan syuting di kawasan Bandung atau Sukabumi, film ini akan memasuki proses penyuntingan sebelum resmi dirilis pada tahun 2027.
Optimisme ini didasari oleh kuatnya alur cerita yang memadukan hiburan dengan pesan edukasi moral secara seimbang. Kehadiran elemen komedi yang terstruktur rapi diyakini sanggup memikat perhatian para pecinta film nasional dari berbagai kalangan.
Harapan Besar Eksekutif Produser untuk Industri Film Nasional
Executive Producer GEMA Picture, Billy Noval Hasan bersama Kamisah (Ibu Lisa), mengonfirmasi bahwa peresmian kantor baru ini menjadi tonggak awal keberlanjutan karya-karya mereka.
Keduanya berkomitmen untuk terus melahirkan karya film yang inovatif dan relevan bagi masyarakat luas.
Persiapan matang yang mencakup penyempurnaan skenario, casting pemain, hingga penentuan lokasi teknis terus dimaksimalkan oleh tim produksi.
Sinergi seluruh elemen diyakini bakal membuat kedua film ini tampil menonjol saat meluncur di pasar sinema tanah air.
Komitmen Menghadirkan Tontonan Edukatif dan Menghibur
Kehadiran dua film terbaru ini mempertegas langkah strategis GEMA Picture dalam industri kreatif Indonesia. Tidak sekadar mengejar angka komersial, rumah produksi ini ingin menghadirkan hiburan yang menyentuh realitas sosial di sekitar kita.
Isu-isu hangat seperti jebakan utang pinjol hingga obsesi validasi di media sosial dibungkus dengan narasi yang santai namun penuh makna. Langkah berani ini diharapkan menjadi angin segar bagi perkembangan genre komedi di Indonesia.
Statement:
Kamisah, Executive Producer GEMA Picture
“Pada hari ini kami GEMA Picture berdoa untuk hajat memulai film produksi Tuyul Seken. Semoga film ini bisa mulai syuting di bulan Oktober dan bisa membuat opini baru di dunia industri film Indonesia, khususnya film bergenre komedi.”
Adhi Kartiwa, Produser Film Tuyul Seken
“Di film ini kita memberikan suatu edukasi, bekerja dengan tenaga dan pikiran kita masing-masing. Jangan selalu mengandalkan pinjol, karena semakin terjerat semakin lama semakin akan membunuh kita juga. Bukan mengatasi masalah, tapi memperbanyak masalah.”
3 Poin Penting:
-
Ekspansi GEMA Picture: GEMA Picture resmi membuka kantor baru di Cibubur, Depok, sekaligus mengumumkan produksi dua film layar lebar baru, yakni Tuyul Seken dan Personal Berondong.
-
Film Tuyul Seken Angkat Isu Pinjol: Mengusung genre horor komedi, Tuyul Seken mengkritik fenomena jalan pintas ekonomi, utang pinjol, dan stigma debt collector dengan melibatkan pemain stand-up comedy.
-
Film Personal Berondong Sindir Validasi Diri: Mengusung genre drama komedi satire garapan Harris Cinnamon, Personal Berondong menyoroti fenomena masyarakat modern yang obsesif terhadap validasi sosial dan personal branding.



