Figur publik sekaligus pengusaha muda, Cinta Laura Kiehl, kembali menyuarakan pesan inspiratif mengenai pentingnya pengembangan potensi generasi muda Indonesia.
Kali ini, pendiri Cinta Laura Foundation tersebut hadir dalam forum bergengsi yang diselenggarakan oleh DBS Foundation untuk membedah kesiapan masyarakat dalam menghadapi perubahan demografi serta usia harapan hidup yang makin panjang.
Dalam forum yang dihelat di Jakarta pada Kamis (17/9/2026) tersebut, DBS Foundation bersama Tenggara Strategics meluncurkan riset bertajuk Indonesia’s Demographic Transition: Building Readiness Today for a Better Tomorrow.
Kehadiran Cinta memberikan sudut pandang segar mengenai pentingnya ketahanan sosial, finansial, dan mental bagi generasi produktif sejak dini.
Keberanian Keluar dari Zona Nyaman Sebagai Kunci Bertumbuh
Di hadapan para peserta forum, Cinta menegaskan bahwa anak muda Indonesia harus mengubah pola pikir dan berhenti bersikap pasif dalam mencari peluang karier maupun pengembangan diri.
Menurutnya, keberanian untuk mengambil inisiatif dan mencoba hal-hal baru menjadi modal utama dalam menghadapi dinamika zaman yang terus berubah cepat.
Ia juga mengingatkan bahwa proses pembentukan mental dan kemampuan diri yang tangguh sering kali lahir dari situasi yang tidak mudah.
Bagi Cinta, berani menempatkan diri dalam ketidaknyamanan merupakan bentuk keistimewaan yang dapat menggembleng kapasitas seseorang agar makin siap menghadapi tantangan masa depan.
Pentingnya Budaya Belajar dan Rasa Ingin Tahu Generasi Muda
Sejalan dengan hasil riset DBS Foundation mengenai masa depan usia produktif, Cinta mendorong anak muda agar memiliki komitmen kuat untuk terus memperluas wawasan.
Ia menekankan bahwa pengetahuan yang dimiliki saat ini tidak boleh membuat seseorang cepat berpuas diri di tengah persaingan global yang kian ketat.
Membaca dan memelihara rasa ingin tahu (curiosity) disebut sebagai kunci utama untuk menjaga keunggulan diri sepanjang hayat.
Dengan membiasakan diri terus belajar, generasi muda akan memiliki fleksibilitas dan keterampilan yang adaptif untuk menopang perjalanan hidup yang panjang.
Langkah Strategis Menyiapkan Ketahanan Finansial dan Sosial
Isu transisi demografi yang diusung oleh DBS Foundation menggarisbawahi pentingnya kesiapan finansial dan sosial sebelum memasuki usia senja.
Kesiapan tersebut perlu dirancang secara matang sejak masa-masa produktif agar masyarakat Indonesia tidak menjadi beban di masa depan.
Pesan yang disampaikan Cinta menjadi pelengkap yang sangat relevan dengan visi DBS Foundation dalam memberdayakan masyarakat.
Kolaborasi gagasan ini memberikan gambaran jelas bahwa perencanaan masa depan adalah proses terstruktur yang harus dimulai dari sekarang.
Peran Nyata Cinta Laura dalam Pemberdayaan Anak Muda
Kiprah Cinta Laura di panggung diskusi publik mempertegas transformasinya dari sekadar bintang hiburan menjadi figur penggerak perubahan sosial.
Lewat yayasan yang didirikannya, ia terus berfokus pada isu-isu pendidikan, kapasitas diri, dan kesetaraan kesempatan bagi generasi muda.
Langkah konsisten ini mendapat apresiasi dari berbagai pihak yang menilai keberadaan figur teladan sangat dibutuhkan oleh anak muda saat ini.
Gagasan yang ditawarkan memberikan motivasi nyata bagi generasi milenial dan Gen Z untuk lebih proaktif.
Tantangan Indonesia Menghadapi Era Masyarakat Menua
Indonesia kini berada pada fase penting di mana jumlah penduduk usia produktif menjadi tumpuan utama pembangunan nasional. Tanpa perencanaan yang tepat, potensi bonus demografi dapat berubah menjadi tantangan sosial yang cukup kompleks.
Oleh karena itu, sinergi antara lembaga keuangan, organisasi sosial, dan tokoh muda seperti Cinta Laura menjadi krusial. Edukasi publik mengenai pentingnya investasi diri dan literasi keuangan perlu terus digencarkan secara masif di seluruh wilayah Indonesia.
Menjadikan Masa Depan Sebagai Kanvas yang Disiapkan Matang
Masa depan yang stabil dan sejahtera tidak bisa didapatkan secara instan tanpa adanya pengorbanan dan kerja keras di masa muda. Mengambil kesempatan, mengasah keterampilan, serta disiplin dalam mengelola finansial menjadi langkah nyata yang wajib diambil.
Inisiatif yang dihadirkan oleh DBS Foundation dan Cinta Laura menjadi pengingat penting bagi seluruh anak muda di Indonesia. Sekarang adalah saatnya untuk bertindak dan menjadi pemegang kendali atas jalan hidup masing-masing.
Statement:
Cinta Laura Kiehl, Aktris, Entrepreneur, & Founder Cinta Laura Foundation
“Kita harus berhenti menunggu kesempatan datang kepada kita, dan kita harus mulai mengejar bola. Jadi, jangan pasif. Kadang-kadang kita memang harus menempatkan diri di situasi yang membuat kita tidak nyaman, karena discomfort itu sebenarnya adalah sebuah privilege.”
“Jangan pernah lelah belajar. Dan kita hanya bisa belajar kalau kita baca. Dan jangan pernah berhenti merasa penasaran.”
3 Poin Penting:
-
Proaktif Menjemput Peluang: Cinta Laura mengajak anak muda untuk tidak pasif dan berani keluar dari zona nyaman guna mengasah kapasitas diri di era transisi demografi.
-
Pentingnya Budaya Belajar: Budaya membaca dan memelihara rasa ingin tahu menjadi fondasi utama bagi generasi produktif agar tetap relevan dan mampu beradaptasi dengan perubahan zaman.
-
Kesiapan Masa Depan DBS Foundation: DBS Foundation menegaskan krusialnya membangun ketahanan sosial dan finansial sejak usia produktif untuk menghadapi era masyarakat menua di Indonesia.



