Mark Zuckerberg kembali naik dalam daftar orang terkaya dunia. Pada Rabu, 23 September 2026, CEO Meta tersebut menyalip salah satu pendiri Google, Sergey Brin, setelah kekayaannya bertambah lebih dari USD4 miliar dalam sehari.
Berdasarkan daftar Forbes, kekayaan bersih Zuckerberg saat itu mencapai USD256,8 miliar dan menempatkannya di posisi kelima dunia, sedikit di atas Brin yang tercatat USD255,4 miliar.
Pergerakan tersebut tidak terlepas dari kinerja saham Meta. Pada perdagangan 23 September, saham perusahaan tercatat menguat sekitar 2,1% hingga menembus USD750 per saham.
Forbes menyebut antusiasme investor terhadap agen kecerdasan buatan (AI) terbaru Meta, Muse, kemungkinan menjadi salah satu faktor yang ikut mendorong kenaikan tersebut.
Kekayaan Zuckerberg Ikut Bergerak Bersama Saham Meta
Kekayaan Zuckerberg sangat berkaitan dengan kepemilikannya di Meta. Ia mendirikan Facebook pada 2004, kemudian perusahaan tersebut berganti nama menjadi Meta pada 2021.
Meta melantai di bursa pada 2012 dan Zuckerberg hingga kini masih memiliki sekitar 13% saham perusahaan, sehingga perubahan harga saham Meta dapat berdampak besar terhadap estimasi kekayaannya.
Pergerakan kekayaan tersebut berlangsung cepat. Pada awal pekan yang sama, saham Meta melonjak hampir 12% dan Forbes mencatat kekayaan Zuckerberg sempat bertambah sekitar USD25 miliar dalam satu hari.
Angka ini menunjukkan betapa erat hubungan antara valuasi saham perusahaan teknologi dan posisi para pendirinya dalam daftar miliarder dunia.
Muse Jadi Sorotan di Balik Kenaikan Meta
Muse menjadi salah satu produk AI yang mendapat perhatian besar dari investor dan industri teknologi.
Meta memperkenalkannya pada 8 September 2026 sebagai agen AI personal yang dirancang bukan hanya untuk menjawab pertanyaan, tetapi juga menjalankan sejumlah tugas atas permintaan pengguna, seperti mengirim e-mail dan melakukan pemesanan.
Meta kemudian memperluas rencana Muse dengan mengintegrasikannya ke perangkat kacamata AI. Dalam ajang Meta Connect 2026, perusahaan mengumumkan bahwa pengguna nantinya dapat mengakses Muse melalui kacamata AI secara lebih praktis.
Langkah tersebut menjadi bagian dari strategi Meta mengembangkan AI personal yang dapat digunakan dalam aktivitas sehari-hari.
Posisi Miliarder Bisa Berubah dalam Hitungan Hari
Setelah sempat berada di posisi kelima, Zuckerberg kembali mengalami perubahan posisi dalam daftar Forbes seiring pergerakan saham Meta.
Forbes menggunakan sistem Real-Time Billionaires yang memperbarui nilai kepemilikan saham secara berkala selama pasar berjalan, sehingga posisi dan nilai kekayaan para miliarder dapat berubah dengan cepat.
Kondisi tersebut juga membuat perbandingan dengan Sergey Brin sangat dinamis.
Kekayaan Brin terutama berasal dari kepemilikannya di Alphabet, perusahaan induk Google, sehingga pergerakan saham Alphabet turut memengaruhi estimasi kekayaannya.
Dengan demikian, posisi Zuckerberg dan Brin dalam daftar orang terkaya dunia bukanlah angka tetap, melainkan dapat berubah mengikuti pasar dan valuasi perusahaan masing-masing.
Kutipan:
Forbes
“Kenaikan kekayaan Zuckerberg pada 23 September berkaitan dengan lonjakan saham Meta yang kemungkinan didorong oleh antusiasme investor terhadap Muse, agen AI personal terbaru perusahaan.”:
3 Poin Penting
- Zuckerberg salip Sergey Brin: Pada 23 September 2026, kekayaan Zuckerberg mencapai USD256,8 miliar, mengungguli Brin yang berada di USD255,4 miliar.
- Saham Meta jadi faktor utama: Zuckerberg memiliki sekitar 13% saham Meta, sehingga kenaikan harga saham perusahaan dapat meningkatkan estimasi kekayaannya secara signifikan.
- Muse menjadi sorotan AI: Meta memperkenalkan Muse sebagai agen AI personal yang dapat membantu menjalankan berbagai tugas dan tengah diperluas ke perangkat kacamata AI.



![google kena gugatan [dok. web]](https://genlink.co.id/wp-content/uploads/61076e8a5b359-300x200.jpg)