Search
Search
Search

Kontrak MotoGP Mandalika Menunggu Keputusan Prabowo, Erick Thohir Ungkap Manfaat bagi Indonesia

Senin, 12 Oktober 2026

MotoGP Mandalika (dok. Antara Foto)

Kepastian perpanjangan kontrak penyelenggaraan MotoGP di Sirkuit Mandalika, Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat (NTB), masih menunggu keputusan Presiden Prabowo Subianto.

Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Erick Thohir menyatakan pemerintah mendukung keberlanjutan ajang balap motor kelas dunia tersebut, tetapi keputusan resmi terkait perpanjangan kontrak berada di tangan Presiden.

Erick menyampaikan hal itu saat berada di Sirkuit Mandalika menjelang balapan MotoGP pada Minggu, 11 Oktober 2026. Ia berharap pengumuman mengenai masa depan MotoGP di Indonesia dapat disampaikan langsung oleh Prabowo.

Pernyataan tersebut membuat kelanjutan kontrak MotoGP Mandalika masih menjadi perhatian penggemar balap dan industri pariwisata nasional.

1. Perpanjangan Kontrak MotoGP Mandalika Menunggu Prabowo

Menurut Erick, MotoGP Mandalika merupakan ajang strategis yang membawa nama Indonesia ke panggung internasional.

Penyelenggaraan balapan ini bukan sekadar menghadirkan persaingan para pembalap dunia, melainkan juga menjadi sarana memperkenalkan potensi wisata Indonesia kepada masyarakat global.

Pemerintah berharap Mandalika dapat menjadi salah satu destinasi unggulan yang mampu menarik lebih banyak wisatawan mancanegara.

Erick juga menilai pengembangan destinasi wisata di luar Bali perlu terus diperkuat agar persebaran kunjungan wisatawan semakin merata.

Mandalika dinilai memiliki keunggulan karena menawarkan panorama alam sekaligus menjadi tuan rumah ajang olahraga internasional.

2. MotoGP Dinilai Buka Peluang Ekonomi dan Talenta Balap Nasional

Manfaat MotoGP Mandalika, lanjut Erick, tidak cukup dinilai dari besarnya perputaran ekonomi selama penyelenggaraan.

Ajang ini juga diharapkan mampu membuka jalan bagi pembalap Indonesia untuk meningkatkan kemampuan dan bersaing di level internasional.

Kehadiran kompetisi kelas dunia di dalam negeri dapat menjadi momentum untuk memperkenalkan talenta lokal sekaligus memperluas kesempatan mereka berkembang di dunia balap profesional.

Meski demikian, Erick mengakui penyelenggaraan MotoGP membutuhkan biaya yang sangat besar.

Pemerintah perlu mempertimbangkan manfaat yang dihasilkan agar investasi tersebut memberikan dampak luas bagi perekonomian daerah, pariwisata, dan pengembangan olahraga otomotif nasional.

Pernyataan itu menegaskan bahwa keberlanjutan MotoGP Mandalika juga berkaitan dengan peluang jangka panjang bagi pembalap Indonesia.

3. MotoGP Berencana Bertahan di Indonesia hingga 2031

Terkait durasi perpanjangan kontrak, Erick belum memberikan kepastian mengenai jangka waktu maupun jadwal pengumuman resmi.

Ia hanya menegaskan dukungan pemerintah terhadap MotoGP Mandalika karena ajang tersebut dinilai memberikan nilai tambah bagi Indonesia.

Keputusan akhir tetap ditunggu dari Presiden Prabowo, sehingga belum ada kepastian baru mengenai periode kontrak berikutnya berdasarkan pernyataan Menpora tersebut.

Sebelumnya, Deputy CEO MotoGP Group/MotoGP Sports Entertainment Group, Carlos Ezpeleta, menjelaskan bahwa pihaknya memiliki perjanjian dengan Pemerintah Indonesia menggunakan skema kontrak lima tahun ditambah opsi lima tahun berikutnya.

Dalam keterangannya di Sirkuit Mandalika pada Jumat, 9 Oktober 2026, Ezpeleta menyebut MotoGP berencana tetap digelar di Indonesia setidaknya hingga 2031.

Meski demikian, kepastian kelanjutan kontrak tetap perlu merujuk pada keputusan resmi pemerintah.

Statement:

Erick Thohir, Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) 

“Kita tunggu putusan Bapak Presiden. Mudah-mudahan nanti beliau (Presiden) yang menyampaikan.”

“Kalau kita ingin mendorong jumlah turis makin meningkat terus, selain Bali kita harus membangun juga tempat-tempat lain seperti Mandalika, yang memang punya nilai tambah. Nah, kebetulan Mandalika punya plus MotoGP-nya.”

“Biayanya sangat mahal, tetapi tidak hanya mengharapkan ekonomi. Bintang-bintang Indonesia juga punya kesempatan naik kelas.”

“Kami memiliki perjanjian lima tambah lima tahun dengan Pemerintah Indonesia. Kami berencana berada di sini hingga 2031, setidaknya.”

3 Poin Penting:

  • Keputusan perpanjangan kontrak masih menunggu Prabowo Subianto. Menpora Erick Thohir menyatakan pemerintah mendukung MotoGP Mandalika, tetapi belum mengumumkan kepastian kontrak baru.
  • MotoGP dinilai membawa manfaat lebih luas. Selain mendorong pariwisata dan ekonomi daerah, ajang ini diharapkan membuka peluang bagi pembalap Indonesia untuk berkembang ke tingkat dunia.
  • MotoGP berencana bertahan di Indonesia setidaknya hingga 2031. Carlos Ezpeleta menyebut adanya skema perjanjian lima tahun ditambah opsi lima tahun berikutnya, tetapi kepastian perpanjangan tetap menunggu keputusan resmi.

Bagikan :

ARTIKEL TERKAIT

ARTIKEL POPULER

Rame 24 Jam

Rame Sepekan