Media sosial kembali diramaikan informasi yang menyeret nama tokoh publik.
Kali ini, sebuah unggahan Facebook mengklaim Raffi Ahmad dan kreator konten Willie Salim bertemu dengan Wakil Presiden RI Gibran Rakabuming Raka sebelum Hari Sumpah Pemuda 2026.
Keduanya bahkan disebut menerima dana untuk mahasiswa. Narasi tersebut disertai dua foto yang memperlihatkan mereka seolah-olah sedang duduk bersama Gibran dalam sebuah ruangan rapat.
Unggahan yang dibagikan akun Facebook Anda Lusia di grup PLANGAH PLONGOH pada Minggu (1/11/2026) itu menggunakan narasi, “Pemanggilan Raffi dan Willie sebelum Hari Sumpah Pemuda 2026 oleh Wapres RI. Dana untuk mahasiswa dari Wapres.”
Hingga Rabu (4/11/2026), unggahan tersebut tercatat memperoleh 269 tanda suka, 174 komentar, dan 57 kali dibagikan. Respons warganet pun beragam, mulai dari kritik hingga komentar yang mempercayai klaim tersebut.

Pemeriksaan Gambar Menemukan Sejumlah Kejanggalan
Namun, informasi yang viral tidak otomatis bisa dianggap sebagai fakta.
Dalam pemeriksaan yang dilakukan Tirto, pencarian gambar terbalik atau reverse image search melalui Google tidak menemukan pemberitaan media kredibel yang membenarkan pertemuan maupun penyerahan dana tersebut.
Pengamatan terhadap kedua foto juga menemukan ketidakkonsistenan visual. Salah satunya, jumlah benda putih yang menyerupai gelas berubah dari satu menjadi dua, meskipun gambar diklaim memperlihatkan situasi yang sama.
Keanehan lain terlihat pada bagian jemari ketika tokoh-tokoh dalam foto tampak bersalaman serta tumpukan uang pecahan Rp100.000 yang bentuknya terlihat kaku dan tidak alami.
Pemeriksaan menggunakan perangkat Hive Moderation menunjukkan indikasi 92,4% bahwa gambar tersebut merupakan hasil buatan kecerdasan buatan (AI).
Sementara itu, pemeriksaan melalui ZeroGPT memberikan indikasi sebesar 75%. Hasil kedua alat tersebut menjadi petunjuk tambahan, bukan bukti tunggal, tetapi memperkuat keraguan terhadap keaslian foto.
Kehadiran di Acara Sumpah Pemuda Bukan Bukti Penerimaan Dana
Lalu, dari mana kemungkinan munculnya narasi tersebut?
Raffi Ahmad dan Willie Salim memang diketahui menghadiri Deklarasi Sumpah Pemuda Mahasiswa Indonesia 2026 yang diselenggarakan Polda Metro Jaya di kawasan Bundaran Hotel Indonesia, Jakarta Pusat, pada Kamis (29/10/2026).
Akan tetapi, kehadiran mereka dalam acara tersebut tidak membuktikan adanya pertemuan khusus dengan Gibran ataupun penerimaan dana mahasiswa dari Wakil Presiden.
Raffi Ahmad juga memberikan penjelasan melalui akun Instagram resminya. Ia menegaskan bahwa kehadirannya dalam deklarasi tersebut sebatas memenuhi undangan dan bukan bagian dari tim penyelenggara.
Ia juga mengingatkan masyarakat agar memeriksa informasi sebelum mengambil kesimpulan.
Polemik Deklarasi Jadi Pelajaran Penting bagi Publik
Acara deklarasi tersebut memang sempat menuai kontroversi. Sejumlah peserta mengaku bukan mahasiswa aktif dari perguruan tinggi yang atribut almamaternya dikenakan.
Bahkan, salah seorang peserta disebut mengaku menerima bayaran untuk mengikuti kegiatan tersebut. Polemik ini kemudian mendorong Polda Metro Jaya menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat pada 31 Oktober 2026.
Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Budi Hermanto, menyatakan bahwa kritik publik akan dijadikan bahan evaluasi.
Budi juga menjelaskan bahwa Raffi Ahmad dan Willie Salim hadir atas undangan penyelenggara. “Saudara Raffi Ahmad dan Saudara Willie Salim datang atas undangan kami selaku penyelenggara.
Keduanya berniat baik untuk turut memaknai Sumpah Pemuda,” jelasnya. Berdasarkan pemeriksaan yang dipaparkan Tirto dan keterangan yang tersedia, klaim bahwa Gibran memanggil Raffi serta Willie dan menyerahkan dana mahasiswa tidak didukung bukti kredibel.
Publik sebaiknya tidak langsung menyebarkan foto atau narasi yang belum terverifikasi, terlebih ketika konten visual berpotensi dibuat menggunakan AI.
Memeriksa sumber asli, membandingkan pemberitaan, dan membaca klarifikasi pihak terkait menjadi langkah sederhana untuk mencegah disinformasi.
Statement:
Raffi Ahmad via Instagram
“Saya hadir dalam kegiatan deklarasi Sumpah Pemuda kemarin sebagai undangan yang informasinya baru saya terima pada malam sebelum acara. Saya tidak terlibat dalam perencanaan maupun penyusunan acara, serta tidak mengetahui detail susunan acara dan pihak-pihak yang hadir.”
Kombes Budi Hermanto, Kabid Humas Polda Metro Jaya
“Atas nama Polda Metro Jaya, kami meminta maaf kepada seluruh masyarakat. Kami memahami kegiatan tersebut menimbulkan beragam tanggapan, dan setiap kritik yang disampaikan kami terima dengan lapang dada untuk menjadi evaluasi.”
3 Poin Penting:
-
Klaim tidak terbukti: Tidak ditemukan informasi kredibel yang membenarkan Gibran memanggil Raffi Ahmad dan Willie Salim serta menyerahkan dana mahasiswa.
-
Foto terindikasi buatan AI: Hive Moderation memberikan indikasi 92,4 persen dan ZeroGPT 75 persen bahwa gambar yang beredar merupakan hasil AI.
-
Kehadiran mereka memang nyata: Raffi dan Willie menghadiri deklarasi Sumpah Pemuda yang diselenggarakan Polda Metro Jaya, tetapi hadir sebagai tamu undangan, bukan bukti menerima dana dari Wakil Presiden.



