Suzuki Motor Corporation telah memulai produksi mobil listrik pertamanya, e-Vitara, di India, menandai negara tersebut sebagai pusat produksi global untuk kendaraan listrik (EV) Suzuki.
Dikabarkan Nikkei Asia, pabrik di Hansalpur, Gujarat, ditargetkan menjadi fasilitas utama yang mampu memproduksi hingga 1 juta unit untuk memenuhi kebutuhan ekspor ke 100 negara, termasuk Jepang dan Eropa.
Keputusan ini didukung oleh investasi sebesar 700 miliar rupee (sekitar Rp131 triliun) yang disuntikkan oleh Suzuki ke anak perusahaannya, Maruti Suzuki India Limited.
Pemilihan India didasarkan pada posisi negara tersebut sebagai pasar penjualan terbesar bagi Suzuki.
Masuk ke Peta Persaingan
Produksi e-Vitara, sebuah SUV berukuran sedang, telah dimulai dan akan menjadi pesaing langsung bagi Hyundai Creta dan Mahindra XEV 9e di pasar India.
Model prototipe e-Vitara sebelumnya telah dipamerkan di pameran Bharat Mobility Global Expo pada Januari 2025 dan GIIAS 2025 di Indonesia.
Langkah ini sejalan dengan kampanye “Make in India” yang digencarkan oleh Perdana Menteri India, Narendra Modi.
Modi menyambut baik inisiatif Suzuki ini, yang dianggapnya sebagai lompatan besar dalam mendorong produksi lokal di sektor otomotif.
Statement:
Toshihiro Suzuki, Presiden Suzuki Motor
“Kami menargetkan komplek produksi ini dapat menampung kapasitas pembuatan hingga 1 juta unit.”

![Xiaomi YU7 GT [dok xiaomi]](https://genlink.co.id/wp-content/uploads/Suv.jpg-300x200.webp)

