Search

Merayakan Usia 74 Tahun Presiden: Pesta Tumpeng dan Kumpul Para ‘Orang Terdekat’ Istana

Sabtu, 18 Oktober 2025

Rayakan ulang tabun ke-74, Presiden Prabowo potong tumpeng di istana negara (istimewa)

Istana Kepresidenan Jakarta baru saja menjadi saksi bisu dari momen haru nan khidmat, sekaligus penuh makna politik tersirat. Presiden RI, Prabowo Subianto, merayakan ulang tahunnya yang ke-74.

Alih-alih menggelar konferensi pers besar, momen spesial ini dibagikan secara humanis melalui akun Instagram pribadinya, @prabowo.

Foto-foto yang dibagikan menunjukkan suasana sederhana namun intim, di mana sang Presiden memotong tumpeng, simbol syukur, untuk diserahkan kepada putranya, Didiet, dan juga Titiek Soeharto.

Tentu saja, di Istana, momen ‘orang terdekat’ memiliki definisi yang agak luas. Selain keluarga inti, foto-foto tersebut juga menampilkan kehadiran rombongan tokoh politik dan pejabat tinggi negara.

Dari Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka—yang tampak khidmat bersalaman—hingga Ketua MPR Ahmad Muzani dan Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco Ahmad.

Kehadiran mereka seolah menegaskan bahwa di usia ke-74, lingkaran terdekat Presiden kini terdiri dari gabungan ikatan darah dan ikatan jabatan strategis, menjadikannya perayaan yang sama pentingnya dengan rapat kabinet.

Doa Khidmat di Tengah Line-up Pejabat Penting

Suasana khidmat mencapai puncaknya saat semua yang hadir terlihat menundukkan kepala dalam sesi doa bersama.

Momen ini, yang juga dibagikan oleh Prabowo, seolah memberi pesan bahwa di balik hiruk pikuk politik, kekuatan spiritual tetap menjadi pilar utama kepemimpinan.

Tentu saja, doa yang dipanjatkan oleh para pejabat tinggi ini diharapkan tidak hanya berisi permohonan kesehatan bagi Presiden, tetapi juga permohonan kelancaran bagi program-program ambisius yang sedang mereka jalankan.

Kehadiran line-up yang sangat spesifik ini menarik perhatian. Terlihat Mensesneg Prasetyo Hadi, Seskab Teddy Indra Wijaya, hingga para menteri seperti Meutya Hafid (Menkomdigi), Sugiono (Menlu), dan Widianti Putri (Menpar).

Bahkan, tokoh-tokoh kunci di BUMN dan badan strategis seperti CEO Danantara Rosan Roeslani, Wamentan Sudaryono, hingga Dirut PT Pertamina Simon Aloysius Mantiri tak absen.

Ini adalah reuni yang membuktikan bahwa ulang tahun Presiden adalah acara yang berhasil menyatukan seluruh spektrum kekuasaan—dari Istana hingga ladang minyak Pertamina.

Ucapan Terima Kasih yang Menghangatkan Hati Rakyat

Dalam unggahannya, Presiden Prabowo Subianto menyampaikan rasa terima kasihnya yang tulus kepada seluruh rakyat Indonesia yang telah memberikan ucapan dan doa.

“Alhamdulillah, Saya menyampaikan terima kasih yang sebesar-besarnya atas segala ucapan, doa, dan harapan yang telah diberikan di hari ulang tahun saya,” tulisnya di Instagram.

Ucapan ini terasa hangat, menghubungkan kesederhanaan perayaan di Istana dengan jutaan doa dari warga di seluruh pelosok negeri.

Momen perayaan ini memang kontras dengan pengumuman kebijakan besar, seperti kabar gembira mengenai penambahan jumlah penerima Bansos menjadi 35 juta keluarga yang sempat terselip di tengah kabar ulang tahun.

Hal ini seolah menyiratkan bahwa di usia 74 tahun, Presiden Prabowo kini semakin fokus pada warisan yang humanis: memastikan kehangatan keluarga dan kebersamaan, sambil tetap menjalankan tugas berat memimpin negara bersama rombongan ‘orang terdekat’ yang kebetulan semuanya adalah pejabat penting.

Bagikan :

ARTIKEL TERKAIT

ARTIKEL POPULER

24 Jam

Sepekan