Search

Inggris Luncurkan UKCAAR Demi Percepatan Mobilitas Nol-Emisi

Selasa, 21 Oktober 2025

Ilustrasi riset kendaraan masa depan (shutterstock)

Sektor otomotif Inggris Raya bersiap menghadapi babak baru transisi menuju mobilitas nol-emisi dengan peluncuran UK Council for Automotive Academic Research (UKCAAR).

Platform kolaborasi nasional yang baru ini didesain secara humanis untuk menyatukan tiga pilar penting: akademia, industri, dan pemerintah.

Inisiatif ini menandai komitmen serius Inggris untuk memanfaatkan keahlian akademik kelas dunianya guna mengidentifikasi prioritas strategis dan mengantisipasi teknologi disruptif yang akan membentuk masa depan transportasi berkelanjutan.

Diluncurkan oleh Advanced Propulsion Centre (APC), UKCAAR bertujuan memperkuat ikatan antara universitas, pabrikan, dan pembuat kebijakan.

Dengan koordinasi yang lebih baik, upaya penelitian dapat diarahkan langsung untuk mendukung ambisi nol-emisi Inggris (net-zero ambitions).

Platform ini tidak hanya berfokus pada riset, tetapi juga memberikan pandangan jauh ke depan mengenai tren teknologi dan peluang inovasi di bidang mobilitas bebas emisi, menjamin bahwa investasi negara berjalan seiring dengan kebutuhan industri.

Dana Awal £330 Ribu untuk Ide Riset Early-Stage

Sebagai penanda peluncurannya, UKCAAR mengumumkan program pendanaan pertamanya yang diberi nama Feasibility Sprint.

Program kompetitif ini secara khusus bertujuan mendukung proyek penelitian awal (early-stage) yang berani dan inovatif dalam mobilitas berkelanjutan.

Secara umum program didanai oleh Department for Business and Trade (DBT) dan dijalankan oleh APC, mendorong kolaborasi yang erat antara akademisi dan mitra industri.

Total dana yang tersedia dalam putaran awal ini mencapai £330.000, dengan hibah berkisar antara £30.000 hingga £90.000 per proyek.

Setiap proposal harus menunjukkan potensi nyata untuk memajukan tujuan nol-emisi Inggris dan yang terpenting, harus menyertakan minimal 50% dana pendamping (in-kind match funding) dari mitra industri.

Hal ini memastikan bahwa riset yang didanai relevan langsung dengan kebutuhan pasar dan industri.

Fokus pada Tiga Pilar Kunci Strategi DRIVE35

Proyek-proyek yang diajukan dalam Feasibility Sprint diwajibkan selaras dengan strategi pemerintah,

DRIVE35, dan akan berfokus pada tiga pilar utama. Tiga fokus ini meliputi teknologi kendaraan nol-emisi, yang mencakup inovasi pada baterai dan powertrain; daya saing manufaktur, yang berfokus pada efisiensi dan keberlanjutan proses produksi; dan yang terakhir adalah inovasi kendaraan masa depan, mencakup desain dan integrasi teknologi cerdas.

Kesempatan ini dibuka bagi institusi akademik di Inggris, di mana aplikasi telah dibuka sejak 20 Oktober 2025 dan akan ditutup pada 21 November 2025.

Proyek yang berhasil diharapkan dapat segera dimulai pada 1 Januari 2026 dan selesai pada 31 Juli 2026. Tenggat waktu yang ketat ini menunjukkan urgensi dan keseriusan pemerintah dalam mempercepat transisi teknologi otomotif.

Memosisikan Inggris di Garis Depan Solusi Mobilitas Global

Melalui UKCAAR, Inggris bertekad untuk menggabungkan talenta penelitian terbaiknya dengan keahlian praktis di sektor industri.

Upaya kolektif dan humanis ini adalah jembatan yang menghubungkan ide-ide brilian di kampus dengan realitas produksi di pabrik.

Tujuannya adalah membantu memposisikan negara ini di garis depan pergeseran global menuju solusi mobilitas yang lebih bersih, cerdas, dan kompetitif.

Inisiatif ini mengundang semua pihak untuk berpartisipasi aktif dalam membentuk masa depan transportasi, menciptakan solusi yang tidak hanya bermanfaat bagi lingkungan tetapi juga mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif.

UKCAAR adalah bukti bahwa inovasi terbesar lahir dari kolaborasi yang didasari visi bersama antara sektor akademisi, industri, dan pemerintah.

Statement:

Steve Sapsford, UKCAAR Lead di APC

“UKCAAR merepresentasikan sebuah peluang unik untuk mengakselerasi kolaborasi di seluruh ekosistem inovasi Inggris. Kami mengundang institusi akademik berbasis di Inggris untuk memimpin proposal proyek, bersama kolaborator industri, karena kami percaya bahwa riset yang terisolasi di kampus tidak akan cukup untuk mencapai nol-emisi. Ini adalah kesempatan luar biasa untuk membentuk masa depan mobilitas Inggris, menerima dukungan dari APC dan DBT, dan berkontribusi langsung pada pengembangan teknologi nol-emisi terdepan.”

Bagikan :

ARTIKEL TERKAIT

ARTIKEL POPULER

24 Jam

Sepekan