Search

Hyundai Siap Dukung Mobil Nasional RI: Prabowo Ingin Indonesia Produksi EV Sendiri

Sabtu, 1 November 2025

Mobil listrik Hyundai (hyundai)

Mimpi Indonesia untuk memiliki mobil nasional (Mobnas) yang dicanangkan oleh Presiden Prabowo Subianto mendapat sambutan positif dari raksasa otomotif Korea Selatan, Hyundai.

Minat dukungan ini terungkap saat Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, bertemu dengan Presiden Hyundai Motor Group, Amb. Sung Kim, dalam lawatannya ke Gyeongju.

Keinginan Indonesia untuk memproduksi kendaraan sendiri dalam tiga tahun ke depan, seperti yang disampaikan Presiden Prabowo, kini berpotensi besar terwujud dengan bantuan teknologi canggih dari Hyundai.

Namun, Mobnas yang akan dibahas kini bergeser dari konsep konvensional ke arah yang lebih futuristik dan relevan secara global: kendaraan listrik (EV).

Investasi Asing Membanjir: Lotte dan Posco Perluas Jejaring

Dukungan Hyundai terhadap proyek Mobnas berbasis EV ini menambah daftar panjang minat investasi dari Korea Selatan ke Indonesia.

Dalam kesempatan yang sama, Airlangga Hartarto juga mengungkap bahwa sejumlah perusahaan besar Korea Selatan lainnya siap memperluas modalnya di Tanah Air.

Salah satunya adalah Lotte Chemical, yang dikabarkan siap meresmikan investasi senilai sekitar USD4 miliar. Selain itu, perusahaan baja raksasa, Posco, juga sedang membahas program terkait peningkatan kapasitas baja hingga 10 juta ton pada tahap berikutnya.

Ini menunjukkan kepercayaan investor Korea Selatan terhadap potensi ekonomi Indonesia, terutama di sektor-sektor strategis dan hilirisasi.

Mobil Nasional dalam Tiga Tahun: Ambisi Presiden Prabowo

Minat Hyundai ini datang hanya beberapa hari setelah Presiden Prabowo Subianto secara terbuka menyampaikan ambisinya terkait Mobil Nasional.

Dalam Sidang Kabinet Paripurna di Istana Kepresidenan Jakarta, Senin (20/10), Prabowo menargetkan Indonesia harus mampu memproduksi mobil sendiri dalam kurun waktu tiga tahun ke depan.

Untuk mendukung visi ini, Presiden Prabowo menegaskan bahwa pemerintah sudah menyiapkan dana dan lahan yang dibutuhkan untuk pembangunan pabrik Mobnas.

Pernyataan ini menunjukkan keseriusan pemerintah dalam mewujudkan kemandirian industri otomotif.

Pembahasan Detil dan Harapan Kemandirian Teknologi

Saat ini, tawaran dukungan dari Hyundai masih membutuhkan pembahasan yang lebih detail, terutama terkait dengan alokasi modal tertentu dan basis desain kendaraan.

Airlangga menekankan bahwa kesiapan Hyundai ini adalah peluang emas bagi Indonesia untuk melompat dari sekadar perakit menjadi produsen kendaraan listrik yang berdaya saing global.

Kolaborasi dengan pemain besar seperti Hyundai, yang sudah memiliki basis teknologi EV mumpuni, dapat mempercepat transfer pengetahuan dan mengurangi waktu pengembangan yang panjang.

Harapannya, proyek Mobnas berbasis EV ini tidak hanya akan melahirkan produk made in Indonesia, tetapi juga memperkuat kemandirian teknologi bangsa di masa depan.

Statement:

Prabowo Subianto, Presiden RI

“Saudara-saudara belum merupakan prestasi tapi sudah kita mulai rintis. Kita akan punya mobil buatan Indonesia dalam tiga tahun yang akan datang.”

Airlangga Hartarto, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian

“Itu nanti akan dibahas, tetapi mereka siap dengan modal tertentu dan itu perlu pembahasan lebih detail. Yang namanya kendaraan ini kan ada desainnya, ada basisnya, tetapi basis yang dibahas berbasis EV (kendaraan listrik).”

Bagikan :

ARTIKEL TERKAIT

ARTIKEL POPULER

24 Jam

Sepekan