Search

Anak Bawang Raymond/Joaquin Juara Australia Open 2025, Pelatih Sampai Enggak Nyangka

Kamis, 27 November 2025

Pasangan muda pebulutangkis Indonesia (Dok. PBSI)

Guys, dunia bulutangkis Indonesia lagi heboh nih! Pasangan ganda putra muda, Raymond Indra/Nikolaus Joaquin, baru aja bikin kejutan gila dengan keluar sebagai juara di turnamen bergengsi Australia Open 2025 (level Super 500) pekan lalu.

Bayangkan, mereka yang masih berstatus ‘anak bawang’ di Pelatnas PBSI, malah bisa nge-gas habis dari babak pertama sampai podium tertinggi!

Keberhasilan ini bahkan sampai bikin Antonius Budi Ariantho, Pelatih Kepala Ganda Putra Pelatnas PBSI, terkejut.

Tentu saja, ini kejutan positif banget! Apalagi, di partai final, Raymond/Joaquin sukses menjungkalkan senior mereka sendiri, pasangan top dunia Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri.

Bantai Tiga Ganda Malaysia, Skill dan Momen yang Pas Jadi Kunci

Raymond/Joaquin benar-benar menunjukkan taring mereka di Negeri Kanguru. Tiga ganda putra Malaysia menjadi korban keganasan mereka secara berturut-turut, mulai dari babak 16 besar hingga semifinal.

Nama-nama seperti Choong Hon Jian/Muhammad Haikal, Man Wei Chong/Tee Kai Wun, dan Goh Sze Fei/Nur Izzuddin harus mengakui keunggulan dua pemain muda berusia 21 dan 20 tahun ini.

Antonius Budi Ariantho pun menyoroti faktor kunci di balik kesuksesan yang enggak terduga ini. Intinya, momentum dan performa lagi on fire banget!

Hafal Pola Senior, Modal Utama di Final

Salah satu momen yang paling ditunggu tentu saja final sesama Indonesia melawan Fajar/Fikri. Ternyata, keakraban di Pelatnas jadi keuntungan tersendiri bagi Raymond/Joaquin.

Mereka sering bertemu dan latihan bareng, sehingga sudah hafal betul pola permainan seniornya.

Anton menambahkan, faktor kebiasaan bertemu di latihan sangat membantu mereka. Kemenangan melawan ganda top dunia seperti Fajar/Fikri di final ini jelas memberikan suntikan mental yang luar biasa bagi karir kedua pemain muda tersebut.

Langsung Meroket, Ranking BWF Naik Delapan Peringkat

Gelar juara Australia Open 2025 ini memberikan efek instan yang bikin melongo di ranking BWF. Berkat poin besar yang didapatkan dari turnamen Super 500 ini, Raymond/Joaquin langsung melesat drastis. Mereka naik delapan peringkat sekaligus!

Saat ini, pasangan muda yang tampil mengejutkan itu resmi menduduki posisi 24 dalam ranking BWF. Kenaikan ranking ini bukan cuma angka, guys, tapi juga modal penting buat mereka agar bisa lebih sering tampil di turnamen-turnamen BWF World Tour level atas ke depannya.

Siap-siap lihat mereka sering nongol di babak-babak penting ya!

Statement:

Antonius Budi Ariantho, Pelatih Kepala Ganda Putra Pelatnas PBSI

“Ya memang dari level 100 challenge kan dia udah bagus tuh, udah juara. Memang momennya dia memang pas lagi bagus, enak mainnya ya.”

“Tapi pemain yang muda ini bisa mendampingin [Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri] sampai di final. Dan juara kan bagus, kan enggak nyangka juga.”

3 Poin Penting

  1. Kejutan Juara Super 500: Pasangan muda Raymond Indra/Nikolaus Joaquin berhasil menjadi kampiun di turnamen Australia Open 2025 (Super 500), mengalahkan senior mereka Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri di final.

  2. Momen dan Pola Permainan: Pelatih Antonius Budi Ariantho menyebut faktor kunci kemenangan adalah performa yang sedang bagus (momen) dan keuntungan karena Raymond/Joaquin sudah hafal pola permainan senior mereka dari latihan di Pelatnas.

  3. Dampak Ranking Signifikan: Berkat gelar bergengsi ini, Raymond/Joaquin langsung melesat delapan peringkat dan kini menempati posisi 24 dalam ranking BWF, membuka peluang lebih besar di turnamen level atas.

Bagikan :

ARTIKEL TERKAIT

ARTIKEL POPULER

24 Jam

Sepekan