Search

Viral Pungutan Starlink di Langsa: Hoaks Pungli Bantuan Atau Milik Pribadi?

Rabu, 3 Desember 2025

Ilustrasi internet pelosok (istimewa)

Guys, media sosial lagi heboh nih! Sebuah unggahan jadi viral banget gara-gara nyebut ada pungutan tarif buat pakai layanan internet satelit Starlink di wilayah Langsa, Aceh, yang lagi dilanda banjir.

Awalnya, netizen dengan akun @nar***a nge-share screenshot obrolan yang bilang ada pungutan Rp20 ribu buat pakai Starlink. Langsung deh, isu ini dianggap sebagai pungli di tengah musibah.

Sontak, unggahan ini memicu reaksi keras dari publik. Banyak yang nggak terima kalau ada yang tega ngambil untung di tengah penderitaan korban bencana.

Akun @woric misalnya, langsung ngetik keras: “Tolong yang mental preman gini, dikondisikan dulu lah gaes. masa lagi susah & genting tetep dipungliin sih.” Senada, akun @ik*T juga ngasih julukan “mental miskin” buat pelaku pungutan ini. Duh, emosi netizen memang nggak bisa dibendung kalau udah soal kemanusiaan!

Ternyata Warkop Pribadi, Bukan Bantuan Gratis

Untungnya, drama ini nggak berlarut-larut. Akun @nar***a yang nge-trigger isu ini akhirnya ngasih klarifikasi terbaru.

Ternyata, pungutan yang diomongin itu bukan memanfaatkan Starlink yang merupakan bantuan dari pemerintah atau layanan gratis. Warkop tempat layanan internet itu ada, ternyata beli hardware-nya sendiri karena donasi Starlink dari pemerintah telat masuk.

“Jadi perkara 10k sebelumnya, itu disewakan karena Starlink donasi telat masuk. Jadi dipatok harga karena beli hardware sendiri. Itu 10k per Hp. Warkop ini punya pribadi bukan pemerintah,” tulis akun @nar***a dalam tangkapan layar klarifikasinya.

Phew, jadi itu internet pribadi yang disewakan karena memang kondisinya mendesak dan mereka beli perangkatnya sendiri.

Beda cerita deh kalau gitu!

Starlink Janjikan Layanan Gratis Saat Bencana

Terlepas dari isu di Langsa itu, penting buat dicatat bahwa perangkat Starlink memang menjadi salah satu bantuan penting dari pemerintah untuk memulihkan konektivitas di Aceh, Sumut, dan Sumbar.

Dan yang paling penting nih, pemilik Starlink, Elon Musk, udah ngasih statement jelas banget: layanan mereka gratis saat ada bencana alam! Ia juga menegaskan bahwa pihaknya tak mengambil untung dari musibah.

Starlink juga secara resmi mengumumkan layanan gratis ini buat semua pelanggan, baik baru maupun lama, hingga akhir Desember 2025 bagi yang terdampak banjir parah di Indonesia.

Mereka juga koordinasi sama pemerintah buat nge-set up terminal di wilayah yang paling parah terdampak.

Pentingnya Cek Fakta dan Empati

Kasus ini kembali ngingetin kita betapa pentingnya cek fakta sebelum nge-gas di media sosial. Meskipun klarifikasi sudah keluar, isu pungli di tengah bencana sempat bikin geger dan menguras energi netizen. Apalagi kalau hal itu terjadi pada fasilitas bantuan pemerintah.

Nggak heran publik bereaksi keras.

Statement:

Elon Musk (via X)

“Kebijakan standar SpaceX adalah menggratiskan Starlink setiap kali terjadi bencana alam di suatu tempat di dunia.”

3 Poin Penting:

  1. Isu Pungutan Starlink di Langsa Viral: Unggahan yang menyebut adanya pungutan tarif Rp20 ribu untuk penggunaan internet Starlink di Langsa, Aceh, viral dan memicu kritik keras dari netizen karena dianggap pungli di tengah bencana.

  2. Klarifikasi: Perangkat Pribadi, Bukan Bantuan Gratis: Isu pungutan tersebut diklarifikasi oleh pengunggah awal; pungutan itu berasal dari warkop pribadi yang membeli hardware Starlink sendiri dan menyewakannya, bukan dari layanan Starlink gratis yang disalurkan pemerintah/SpaceX.

  3. Starlink Gratis Saat Bencana: Kebijakan standar SpaceX dan Elon Musk adalah menyediakan layanan Starlink secara gratis selama bencana alam. Layanan gratis ini dikonfirmasi untuk pelanggan baru dan lama di wilayah terdampak banjir Indonesia hingga akhir Desember 2025.

Bagikan :

ARTIKEL TERKAIT

ARTIKEL POPULER

24 Jam

Sepekan