Search

Gede Banget! Pemulihan Bencana Sumatra Butuh Anggaran Rp51,82 Triliun, Aceh Paling Gede

Senin, 8 Desember 2025

Bencana Sumatra (istimewa)

Guys, bencana banjir dan longsor di Sumatra emang bikin kerusakan yang enggak main-main. Pemerintah mencatat, total anggaran sementara yang dibutuhkan buat balikin keadaan di Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat ke kondisi semula—termasuk rehabilitasi dan rekonstruksi—mencapai angka fantastis: Rp51,82 triliun!

Bayangin deh, angka itu gede banget!

Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Suharyanto, ngejelasin bahwa nilai perkiraan ini datang dari penghitungan kerusakan yang dilakukan oleh Kementerian Pekerjaan Umum (PU).

Dari total angka itu, Aceh jadi wilayah yang paling parah terdampak, di mana dibutuhkan anggaran sekitar Rp25,41 triliun sendirian!

Aceh Paling Terpukul, WIFI Starlink Jadi Penolong Komunikasi

Data yang di-share Suharyanto saat rapat bersama Presiden Prabowo Subianto di Aceh nunjukin betapa parahnya kondisi di sana.

Di Aceh, lho, masih ada dua kabupaten yang terisolasi dan terkena dampak cukup berat. Akses jalan nasional bahkan masih ada yang putus total. Duh, sedih banget.

Kerusakan rumah masyarakat di seluruh wilayah terdampak mencapai 37.546 bangunan, baik rusak berat, sedang, maupun ringan—termasuk yang kebawa arus banjir.

Tapi, ada kabar baik soal konektivitas: 15 dari 17 kabupaten/kota di Aceh udah pulih komunikasinya, dan beberapa di antaranya udah pakai jaringan WiFi Starlink!

Alhamdulillah, gak ada lagi yang sama sekali gak bisa berkomunikasi.

Sumut dan Sumbar Pulih Komunikasi 100%, Tapi Anggaran Tembus Belasan Triliun

Dibanding Aceh, Sumatera Utara (Sumut) dan Sumatera Barat (Sumbar) udah sedikit lebih oke soal jaringan. Di Sumut, pemulihan komunikasi udah 100%, sama kayak listriknya. Meskipun begitu, masih ada dua kabupaten di sana yang masih terisolasi.

Anggaran pemulihan Sumut juga gak main-main. Suharyanto nyebutin butuh sekitar Rp12,88 triliun buat balikin kondisi semula.

Sumbar gak jauh beda: komunikasi dan listrik udah 100 persen pulih, tapi butuh Rp13,52 triliun buat rehabilitasi dan rekonstruksi. Gak heran, totalnya jadi lebih dari Rp50 triliun!

Presiden Prabowo Yakin: Kemampuan Kita Ada, Asal Manajemennya Baik

Presiden Prabowo Subianto yang langsung memantau kondisi di Aceh ngasih statement optimis. Beliau negasin kalau pemerintah punya kemampuan yang cukup buat memulihkan daerah terdampak bencana.

Prabowo udah ngelihat langsung pengerjaan pembangunan jembatan yang lumpuh, yang dikerjakan bareng Kementerian PU dan TNI.

Beliau ngaku dapat laporan kalau kondisi di lapangan masih memprihatinkan, termasuk sawah dan sistem irigasi yang rusak parah (banyak bendungan yang jebol).

Bantu Bangun Rumah Warga dan Respons Masif

Satu hal yang ditekankan Prabowo adalah perlunya pembangunan kembali rumah masyarakat. Beliau negasin pemerintah harus ikut membantu nge-bangun kembali tempat tinggal warga yang rusak.

Secara umum, sih, Presiden melihat kegiatan penanggulangan udah cukup masif dan responsif, meskipun di beberapa tempat masih ada tantangan berat karena kondisi alam yang sulit.

Ini nunjukin komitmen serius pemerintah buat ngangkat Sumatera dari keterpurukan bencana ini.

Statement:

Prabowo Subianto, Presiden RI

“Kemampuan kita ada, kita lakukan dengan teliti dan manajemen yang baik.”

3 Poin Penting Anggaran Pemulihan Sumatra

  1. Anggaran Pemulihan Super Besar: Anggaran sementara yang dibutuhkan untuk rehabilitasi dan rekonstruksi wilayah Aceh, Sumut, dan Sumbar mencapai total Rp51,82 triliun. Aceh membutuhkan anggaran terbesar, yaitu Rp25,41 triliun.

  2. Pemulihan Infrastruktur dan Komunikasi: Sejumlah wilayah (terutama di Aceh) masih terisolasi dan jalan nasional putus. Namun, pemulihan komunikasi udah berjalan cepat, bahkan di Aceh udah dibantu jaringan WiFi Starlink. Listrik di Aceh pulih sekitar 81%, sementara Sumut dan Sumbar sudah 100%.

  3. Komitmen Presiden dan Fokus Prioritas: Presiden Prabowo Subianto menegaskan pemerintah punya kemampuan untuk pemulihan, asalkan dilakukan dengan manajemen yang baik. Prioritas saat ini adalah perbaikan bendungan dan pembangunan kembali 37.546 rumah masyarakat yang rusak.

Bagikan :

ARTIKEL TERKAIT

ARTIKEL POPULER

24 Jam

Sepekan