Gokil! Anak Petani Ini Bongkar Mitos Gaji Kecil, Raup Hampir Rp1 Miliar Setahun dari Sawah

Minggu, 14 Desember 2025

Ilustrasi petani India (pixabay)

Guys, siapa bilang jadi petani itu nggak bisa cuan? Anggapan kalau profesi ini punya penghasilan kecil dan mendingan kerja kantoran rupanya nggak berlaku buat pria asal India ini!

Surendra Awana, pria yang lahir dari keluarga petani, berhasil mengubah bisnis keluarganya jadi ladang cuan yang nggak main-main, sampe meraup 50 lakh rupee atau hampir Rp1 miliar dalam setahun!

Keren banget!

Awana mutusin buat tidak menyerah dengan sistem pertanian tradisional yang udah dilakuin keluarganya turun temurun, yang cuma ngandelin peruntungan cuaca.

Dia belajar dan ngimplementasiin sistem pertanian modern yang dikenal Integrated Farming System (IFS) atau pertanian terintegrasi.

Artinya, nggak cuma nanam tumbuhan, tapi dia memadukan antara pertanian dan peternakan secara organik di lahan seluas 55 akre.

Gabungan Pertanian dan Peternakan Organik

Dalam sistem IFS yang dikembangin Awana, dia membangun kandang sapi di lahan pertanian keluarganya.

Tujuannya jelas: nggak cuma ngambil susu, tapi kotoran sapi juga dimanfaatkan sebagai pupuk organik buat tanaman.

Ini bener-bener ekonomi sirkular di level pertanian nih!

Nggak cuma sapi, Awana berhasil memaksimalkan panen dari lebih dari 42 varietas tanaman. Hewan ternaknya pun makin banyak, kayak unta, kuda, kambing, dan domba.

Berkat sistem gokil ini, hasil pertanian terintegrasinya diakui melampaui harapan dan bikin pemerintah setempat ngelirik dia buat dapet berbagai jenis subsidi.

Biaya Operasional Gede, Keuntungan Melesat

Meskipun untungnya gede, Awana nggak pelit soal operasional. Dia mencatat biaya senilai Rp 190 juta hingga Rp 380 juta digelontorkan setiap bulannya buat ngejalanin pertaniannya.

Tapi liat aja keuntungannya: dia bisa meraup hingga Rp 952 juta per tahunnya! Jelas banget kalau investasi dan inovasi nggak pernah bohong!

Nggak cuma ngambil cuan buat diri sendiri, Awana juga aktif memberikan edukasi kepada petani di sekitarnya di desa Bhairana, Rajasthan.

Sosoknya kini diakui sebagai petani yang menginspirasi, terutama buat para petani di bagian barat daya India.

Go Green dan Ramah Lingkungan

Sistem pertanian terintegrasi yang diterapin Awana nggak cuma ngedatengin untung yang besar, tapi juga terbukti lebih ramah lingkungan alias go green!

Awana meminimalkan penggunaan bahan kimia kayak pestisida atau penyubur buatan.

Hasilnya, limbah dari kegiatan operasionalnya semuanya berasal dari bahan organik yang nggak bakal mengganggu keseimbangan ekosistem.

Ini nunjukin kalau inovasi pertanian bisa jalan berdampingan sama pelestarian lingkungan. Emang deh, pemikiran out of the box bisa ubah mindset dan dompet!

3 Poin Penting:

  1. Inovasi Pertanian Meraih Untung Miliaran: Surendra Awana, petani dari India, berhasil mengubah bisnis keluarga dari sistem tradisional menjadi ladang cuan dengan meraup keuntungan hingga hampir Rp1 miliar per tahun melalui inovasi.

  2. Penerapan Integrated Farming System (IFS): Awana menerapkan Pertanian Terintegrasi (IFS) di lahan 55 akre, memadukan peternakan (sapi, kambing) dan pertanian (42 varietas tanaman), di mana kotoran ternak berfungsi sebagai pupuk organik.

  3. Ramah Lingkungan dan Menginspirasi: Sistem IFS yang diterapkan terbukti lebih ramah lingkungan karena minim penggunaan bahan kimia (pestisida) dan aktif memberikan edukasi, menjadikannya sosok petani yang menginspirasi di Rajasthan.

Bagikan :

ARTIKEL TERKAIT

ARTIKEL POPULER

24 Jam Terakhir

Sepekan Terakhir