Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) anjlok lebih dari 2% pada perdagangan hari ini, Jumat (29/8/2025). Analis pasar modal menilai, penurunan signifikan ini erat kaitannya dengan aksi demonstrasi yang marak terjadi, bahkan hingga memakan korban jiwa.
Mengutip CNBC Indonesia, peristiwa ini dinilai telah memengaruhi psikologis investor dan berpotensi menahan arus modal asing.
Arjun Ajwani, Research Analyst Infovesta Kapital Advisori, mengatakan bahwa demo menciptakan ketidakstabilan politik yang membuat investor enggan masuk ke pasar.
Selain itu, ia juga mencatat bahwa momentum bullish IHSG sudah melemah setelah gagal bertahan di level psikologis 8.000 sebanyak dua kali.
Senada dengan Arjun, Nafan Aji Gusta, Senior Market Analyst Mirae Asset Sekuritas, mengungkapkan bahwa pelemahan IHSG pagi ini sangat dipengaruhi oleh kondisi politik dan keamanan domestik.
Baik Arjun maupun Nafan, keduanya juga menyoroti faktor historis yang kerap membuat IHSG melemah pada bulan September.
Apabila IHSG gagal bertahan di level 7.900, Arjun memprediksi IHSG berpotensi turun ke posisi 7.800 dan berbalik tren menjadi bearish.
Nafan menambahkan, jika IHSG konsisten diperdagangkan di bawah 7.750, fase konsolidasi bearish akan terbuka lebar.
Statement:
Arjun Ajwani, Research Analyst Infovesta Kapital Advisori
“Ada juga dampak negatif dari demo yang berpotensi mengubah psikologis investor dan potensi tertahannya arus asing karena ketidakstabilan politik.”
“IHSG gagal 2 kali bertahan di atas level resistance 8.000, memberikan signal teknikal bahwa momentum bullish mulai melemah dan ada potensi koreksi.”
“Jika hari ini IHSG gagal bertahan di atas 7.900 dan melanjutkan penurunan di bawah 7.800, maka bisa dibilang market berbalik arah tren menjadi bearish.”
Nafan Aji Gusta, Senior Market Analyst Mirae Asset Sekuritas
“Adapun IHSG pada hari ini dibuka melemah karena berkaitan erat dengan adanya aksi demonstrasi belakangan ini terutama pada hari ini!”
“Bahkan kondisi politik dan keamanan domestik berpengaruh besar terhadap pelemahan IHSG pagi ini.”
“Kinerja IHSG pada September selama 5 tahun terakhir rata-rata tergolong bearish. Namun Oktober hingga Desember bisa tergolong bullish.”



