Search

Animator Pakistan Ancam Tuntut Pembuat Film Merah Putih: One for All

Selasa, 2 September 2025

Film animasi Merah Putih (SS Youtube)

Animator dan digital artist asal Pakistan, Junaid Miran, menyatakan kesiapannya untuk menuntut pembuat film animasi Merah Putih: One for All atas dugaan penggunaan aset karakter ciptaannya tanpa izin.

Pernyataan ini muncul setelah Miran sebelumnya menuduh kreator film tersebut telah mengambil karyanya tanpa memberikan kredit maupun bayaran.

Dorongan Mengambil Langkah Hukum

Dalam sebuah video yang diunggahnya, Miran mengatakan bahwa ia terdorong untuk mengambil langkah hukum setelah mendapat dukungan besar dari netizen.

Sebagai seniman independen, ia menyadari tantangan besar yang akan dihadapi dalam kasus hukum lintas negara, termasuk perbedaan regulasi dan biaya yang mahal.

Oleh karena itu, Miran meminta bantuan publik dengan menjual karya digital khusus bertema Indonesia.

Setiap karya dijual seharga US$5 di laman Patreon, dan Miran berjanji akan menggunakan seluruh dana yang terkumpul untuk membiayai proses hukum, mulai dari menyewa pengacara hingga biaya logistik.

Ia juga memastikan tidak akan menagih royalti jika karyanya yang ia jual tersebut digunakan kembali.

Sebelumnya, polemik ini mencuat setelah Miran mengunggah komentar di YouTube yang menuduh film tersebut menggunakan karakternya.

Namun, sutradara sekaligus produser eksekutif film, Endiarto, membantah tudingan tersebut dan mengklaim kemiripan visual adalah hal yang wajar di dunia kreatif.

Hingga kini, pihak Endiarto belum memberikan respons terkait rencana tuntutan ini.

Statement:

Junaid Miran

“Aku siap menuntut mereka yang bertanggung jawab atas ketidakadilan ini. Aku siap bangkit dan menuntut pertanggungjawaban yang kita semua dambakan.”

“Sekarang bola ada di pihak kalian. Terserah kalian semua untuk membuktikan apakah perjuangan ini benar-benar bisa terjadi.”

Endiarto, sutradara dan produser eksekutif film

“Sebuah film animasi itu ada kebebasan gaya. Di situ kita bisa dapatkan interpretasi dari keahlian animator, lalu diformulasikan dalam bentuk visual.”

Bagikan :

ARTIKEL TERKAIT

ARTIKEL POPULER

24 Jam

Sepekan