PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) alias Antam lagi gencar bikin manuver besar buat mengamankan pasokan emas di masa depan!
Gak tanggung-tanggung, mereka kini ikut lelang tambang emas di sejumlah negara Timur Tengah dan sekitarnya.
Langkah ini penting banget buat mengantisipasi fase pasca tambang di tambang bawah tanah Pongkor, Jawa Barat, yang cadangannya mulai menipis.
Direktur Pengembangan Usaha ANTM, I Dewa Wirantaya, mengonfirmasi strategi ini. Dewa berharap upaya ini bisa memperkuat pasokan emas Antam di masa yang akan datang, sehingga kebutuhan emas domestik tetap terpenuhi.
Cadangan Tipis: Impor Makin Dominan, Pabrik Gresik Dipercepat
Saat ini, Antam emang lagi berada di fase kritis pasalnya cadangan emas dari blok Pongkor sudah tipis.
Meskipun produksi dari Pongkor masih dijaga 1 ton setiap tahun untuk menghabiskan sisa cadangan 5 ton, Antam terpaksa bergantung pada impor untuk memenuhi permintaan emas di dalam negeri.
Hitung-hitungan Antam menunjukkan porsi pengadaan emas dari pasar impor mencapai 78% pada paruh pertama 2025, sementara pasokan domestik hanya 22%.
Situasi ini membuat Antam harus mempercepat proyek pabrik pencetakan emas di Java Integrated Industrial and Ports Estate (JIIPE), Gresik, Jawa Timur.
Rencananya, pabrik ini bakal menghasilkan 5 juta keping logam mulia setiap tahunnya.
Kemitraan Strategis: Tambah Saham Afiliasi dan Gandeng Freeport
Selain lelang internasional, Antam juga punya strategi lain di dalam negeri. Dewa Wirantaya menambahkan bahwa perseroan sedang berupaya meningkatkan porsi saham di sejumlah perusahaan afiliasi emas.
Tujuannya agar Antam bisa mengonsolidasikan perusahaan tersebut menjadi bagian dari aset inti.
Langkah strategis lain adalah kemitraan dengan PT Freeport Indonesia (PTFI). Antam udah meneken perjanjian jual beli sekitar 30 ton emas dari fasilitas precious metal refinery (PMR) yang merupakan bagian dari smelter katoda tembaga PTFI di Gresik.
Ini menunjukkan upaya keras Antam untuk diversifikasi pasokan dan mengurangi ketergantungan impor secara bertahap.
Masa Depan Cerlang: Power Up Industri Emas Nasional
Semua manuver ini jelas mengarah pada misi besar Antam: memperkuat industri emas nasional dengan cadangan yang berkelanjutan dan kapasitas pengolahan yang mandiri.
Meskipun saat ini masih ketergantungan impor cukup tinggi, proyek pabrik Gresik dan ekspansi global diharapkan mampu menjamin masa depan pasokan emas di Indonesia.
Statement:
I Dewa Wirantaya, Direktur Pengembangan Usaha ANTM
“Kita sudah melirik beberapa lokasi untuk ikut lelang internasional seperti di daerah Timur Tengah maupun di daerah Kazakhstan dan sebagainya… Kita sudah melirik, memetakan beberapa potensi-potensi perusahaan yang kita minority di joint venture emas untuk kita naikkan saham kita.”
3 Poin Penting:
-
Antam (ANTM) melakukan manuver global dengan mengikuti lelang tambang emas di Timur Tengah dan Kazakhstan untuk memperkuat pasokan emas pasca cadangan Pongkor menipis.
-
Saat ini, porsi impor emas Antam mencapai 78%, sehingga perseroan mempercepat proyek pabrik pencetakan emas di JIIPE Gresik yang ditargetkan menghasilkan 5 juta keping logam mulia per tahun.
-
Antam juga berupaya meningkatkan porsi saham di perusahaan afiliasi dan meneken perjanjian jual beli 30 ton emas dengan PT Freeport Indonesia sebagai strategi diversifikasi pasokan.
![google kena gugatan [dok. web]](https://genlink.co.id/wp-content/uploads/61076e8a5b359-300x200.jpg)

![melaksanakan ibadah haji [dok. baznas]](https://genlink.co.id/wp-content/uploads/file-2-300x169.jpeg)
![Jenderal Dan Caine [dok. web]](https://genlink.co.id/wp-content/uploads/Air-Force-Gen.-Dan-Caine-300x169.webp)