Kabar heboh datang dari markas besar Apple di Cupertino! Perusahaan teknologi raksasa ini dikabarkan sedang sibuk menggarap kacamata pintar berbasis kecerdasan buatan (AI) dengan kode internal rahasia N50 atau N401.
Berbeda jauh dengan Apple Vision Pro yang bentuknya mencolok dan besar, kacamata pintar ini didesain agar tetap terlihat seperti kacamata biasa.
Apple tampaknya ingin pengguna tetap tampil stylish tanpa harus terlihat seperti sedang memakai perangkat elektronik berat di wajah.
Saat ini, perangkat tersebut kabarnya sudah masuk ke tahap prototipe aktif dan terus diuji dalam berbagai skenario penggunaan nyata. Produksi massal kacamata ini ditargetkan bakal dimulai pada Desember 2026 jika tidak ada kendala teknis yang berarti.
Jika semuanya berjalan sesuai rencana, Apple kemungkinan besar akan memperkenalkannya ke publik pada musim semi atau musim panas tahun 2027 mendatang dengan ritme pengembangan yang tetap konsisten.
Material Premium dan Pilihan Desain Frame yang Variatif
Apple tidak main-main dalam urusan estetika karena material yang digunakan bukan plastik biasa, melainkan acetateberkualitas tinggi yang sering ditemukan pada kacamata premium.
Bahan ini memberikan kesan lebih padat, mewah, dan tampilannya akan terlihat semakin matang seiring berjalannya waktu. Pendekatan ini memastikan bahwa kacamata pintar Apple lebih condong menyerupai aksesori fashion kelas atas daripada sekadar perangkat wearable.
Biar makin cocok dengan selera banyak orang, Apple menyiapkan empat desain frame berbeda dalam tahap pengujian. Ada model kotak besar yang tegas, kotak ramping yang minimalis, serta dua varian bulat dengan ukuran yang berbeda.
Di bagian depan, terdapat modul kamera berbentuk oval unik yang dilengkapi lampu indikator LED sebagai identitas visual khas Apple, mirip dengan sentuhan desain yang sering kita lihat pada produk ikonik mereka lainnya.
Tanpa Layar Visual Tapi Punya Siri yang Makin Cerdas
Kejutan terbesar dari kacamata pintar ini adalah ketiadaan layar dalam bentuk apa pun di bagian lensanya. Semua interaksi pengguna sepenuhnya mengandalkan integrasi kamera, mikrofon, dan speaker yang tertanam rapi di dalam frame.
Tanpa adanya tampilan visual yang menutupi mata, pengguna akan tetap terlihat normal dan natural saat memakainya di ruang publik, tanpa harus terganggu oleh notifikasi yang melayang di depan mata.
Fitur yang disiapkan pun tergolong sangat fungsional, mulai dari asisten pintar Siri, pengambilan foto dan video secara instan, panggilan telepon, hingga fitur terjemahan langsung lewat suara.
Konsep interaksi berbasis konteks ini membuat pengguna bisa mendapatkan informasi hanya melalui audio dan pengenalan lingkungan oleh kamera. Semua proses desain dan integrasi dilakukan secara internal oleh Apple tanpa menggandeng brand kacamata pihak ketiga.
Harga Kompetitif untuk Perangkat Wearable Masa Depan
Soal harga, Apple kabarnya bakal mematok angka awal di kisaran 499 dolar AS atau sekitar Rp8 jutaan.
Harga tersebut menempatkan kacamata pintar ini di kelas menengah untuk kategori perangkat wearable, menjadikannya opsi yang sangat menarik dibandingkan perangkat headset VR yang mahal.
Posisi harga ini diharapkan bisa menarik minat anak muda yang ingin merasakan teknologi AI canggih dalam balutan kacamata sehari-hari yang ringan.
Meskipun versi dengan layar berbasis Augmented Reality (AR) juga sedang disiapkan, namun kabarnya model tersebut baru akan hadir setelah tahun 2028.
Untuk saat ini, Apple lebih fokus pada kemudahan penggunaan dan kenyamanan jangka panjang. Pendekatan tanpa layar ini dinilai lebih masuk akal bagi pengguna yang menginginkan asisten pintar tanpa harus merasa terisolasi dari dunia nyata karena gangguan visual di kacamata mereka.
3 Poin Penting:
-
Apple sedang mengembangkan kacamata pintar berbasis AI (kode N50/N401) dengan desain mirip kacamata biasa tanpa layar visual.
-
Perangkat ini menggunakan material acetate premium dengan empat pilihan desain frame dan fitur utama berbasis audio serta kamera.
-
Produksi massal dijadwalkan mulai Desember 2026 dengan estimasi harga sekitar 499 dolar AS atau setara Rp8 jutaan.



