Search

Aprilia Rajai Puncak Klasemen MotoGP 2026, Massimo Rivola Justru Pilih Tetap Membumi

Minggu, 16 Agustus 2026

Massimo Rivola (motorsport images)

Peta persaingan kejuaraan dunia MotoGP 2026 makin membara setelah gelaran Grand Prix Inggris di Sirkuit Silverstone.

Tim pabrikan Aprilia Racing tampil sangat dominan hingga berhasil menempatkan jajaran pembalap andalan mereka di posisi tiga besar klasemen sementara.

Jorge Martin saat ini mantap memimpin puncak kejuaraan dunia dengan mengoleksi keunggulan 31 poin atas rekan setimnya, Marco Bezzecchi, serta disusul Ai Ogura dari tim satelit Trackhouse Aprilia di urutan ketiga.

Kendati skuad RS-GP sedang berada di atas angin, CEO Aprilia Racing, Massimo Rivola, justru mengimbau timnya untuk tidak jumawa maupun terlalu fokus melihat angka di tabel klasemen.

Rivola menegaskan bahwa dengan sisa sembilan hingga sepuluh seri balapan musim ini, masih ada sekitar 333 sampai 370 poin maksimal yang sangat terbuka untuk diperebutkan oleh seluruh kontestan di lintasan.

Perebutan Ratusan Poin Sisa dan Ancaman Bangkitnya Marc Marquez

Bos besar Aprilia tersebut menilai bahwa memikirkan siapa yang sedang memimpin kompetisi saat ini hanyalah beban yang tidak diperlukan.

Rivola meminta seluruh elemen tim untuk mengalihkan fokus penuh pada persiapan teknis seri demi seri, terutama menyambut balapan krusial berikutnya di Sirkuit Aragon, Spanyol.

Lintasan Aragon dikenal memiliki rekam jejak historis yang sangat kuat bagi juara bertahan Marc Marquez dari tim Ducati.

Marquez sendiri harus turun ke peringkat keempat klasemen sementara setelah melalui akhir pekan yang cukup sulit di Silverstone, diikuti Fabio Di Giannantonio di posisi kelima.

Namun, Rivola sangat paham bahwa potensi kebangkitan pembalap berjuluk The Ant of Cervera itu beserta ketangguhan armada Ducati tidak pernah bisa dipandang sebelah mata dalam perburuan gelar juara dunia.

Duel Dua Pabrikan Raksasa Italia di Era Terakhir Motor Tercepat

Atmosfer kompetisi musim 2026 terasa makin spesial karena menjadi panggung persaingan sengit antara dua merek ikonik asal Italia, yakni Aprilia dan Ducati.

Rivola memprediksi Ducati tidak akan tinggal diam melepaskan takhta juara begitu saja, terutama menjelang perombakan regulasi besar-besaran regulasi mesin 850cc dan penggunaan ban anyar Pirelli yang bakal diberlakukan pada musim mendatang.

Persaingan tahun ini disebut sangat bersejarah karena melibatkan motor-motor kategori purwarupa terkeren yang mampu menembus kecepatan fantastis hingga 350 kilometer per jam.

Sebelum era regulasi teknis baru diterapkan, kompetisi antara kedua pabrikan Italia ini dipastikan bakal berlangsung sengit hingga seri penutup musim.

Peluang Terbuka Skuad Aprilia Mengejar Gelar Juara Perdana

Kemenangan mengesankan Raul Fernandez di Silverstone semakin mempertegas kekuatan kolektif lini pembalap pengguna RS-GP.

Fernandez yang kini tertinggal 56 poin dari Martin dinilai masih memiliki kans matematis yang sangat terbuka untuk ikut bersaing dalam perebutan gelar, bersama dengan kebangkitan Marco Bezzecchi dan Ai Ogura.

Bagi Aprilia, dahaga untuk merengkuh trofi juara dunia kelas utama MotoGP menjadi motivasi terbesar yang belum pernah terwujud sepanjang sejarah tim.

Walau sudah mengoleksi deretan gelar juara di kelas 125cc, 250cc, hingga ajang World Superbike (WorldSBK), mahkota juara dunia kelas tertinggi MotoGP bakal menjadi pencapaian puncak bagi pabrikan Noale tersebut.

Statement:

Massimo Rivola, CEO Aprilia Racing

“Dengan 370 poin masih tersedia untuk diperebutkan, lebih baik tidak melihat klasemen, dan karenanya tidak perlu memikirkan siapa yang sedang memimpin. Menurut saya, lebih baik kami fokus pada pekerjaan sehari-hari dan apa yang menanti di balapan berikutnya. Ini luar biasa, dalam artian ada dua merek asal Italia yang bersaing memperebutkan Kejuaraan Dunia hingga balapan terakhir dengan melibatkan banyak pembalap.”

3 Poin Penting:

  • Dominasi Klasemen Aprilia: Pembalap Aprilia menguasai tiga besar klasemen sementara MotoGP 2026 lewat Jorge Martin, Marco Bezzecchi, dan Ai Ogura pasca-GP Silverstone.

  • Sisa 370 Poin Krusial: CEO Aprilia Racing Massimo Rivola meminta tim tidak fokus pada tabel klasemen mengingat masih ada hingga 370 poin yang diperebutkan di sisa musim.

  • Persaingan Sengit Dua Pabrikan Italia: Duel perebutan gelar juara dunia diprediksi berlangsung sangat ketat antara Aprilia dan Ducati sebelum perombakan regulasi mesin 850cc tahun depan.

Bagikan :

ARTIKEL TERKAIT

ARTIKEL POPULER

24 Jam

Sepekan