Search

Bela Tim Pramac Yamaha, Toprak Razgatlioglu Siap Tantang Marquez di MotoGP Musim Depan

Kamis, 7 Agustus 2025

Toprak Razgatlioglu menanti pertarungannya dengan Marc Marquez di MotoGP 2026 (BMW Motorrad by Speedbrain)

Pembalap World Superbike (WSBK) asal Turki, Toprak Razgatlioglu, selangkah lagi akan mewujudkan impiannya untuk berkompetisi di MotoGP. Ia telah menandatangani kontrak dua tahun dengan Pramac Racing, tim satelit Yamaha, dan akan mulai balapan di musim 2026.

Razgatlioglu menyatakan siap menghadapi tantangan besar dan perbedaan budaya paddock yang signifikan dibandingkan dengan WSBK.

El Turco–julukannya–mengakui bahwa pindah ke MotoGP akan menjadi tantangan terbesar dalam kariernya. Ia menyadari bahwa di awal musim, hasilnya mungkin tidak akan sebagus di WSBK.

Ia siap jika banyak orang meremehkan kemampuannya karena tidak lagi mendapatkan hasil podium secara konsisten, karena ia memandang ini sebagai proses pertumbuhan.

Kagum pada Marc Marquez dan Ingin Belajar dari Duel

Razgatlioglu mengungkapkan kekagumannya terhadap pembalap Ducati, Marc Marquez. Ia memuji kegigihan Marquez dalam bangkit dari cedera dan performa impresifnya bersama Ducati.

Razgatlioglu menyatakan tidak sabar untuk berduel di lintasan dengan Marquez. Menurutnya, pebalap Spanyol tersebut menunjukkan semangat kompetitif dan keinginan untuk terus belajar dari pembalap terbaik.

Fokus Terakhir di WSBK Bersama BMW

Meski sudah memikirkan masa depan di MotoGP, fokus utama Razgatlioglu saat ini adalah membawa BMW menjadi juara WSBK. Setelah balapan di Balaton Park, ia unggul 26 poin dari Nicolo Bulega dan bertekad untuk memberikan kado perpisahan yang manis bagi timnya.

Ia juga mengungkapkan bahwa ia akan memahami karakter motor Yamaha YZR-M1 setelah menjajalnya, namun saat ini prioritasnya adalah menyelesaikan musim dengan titel juara dunia kedua.

Statement:

  • Toprak Razgatlioglu – 2 kali juara dunia WSBK

“Seperti yang Anda tahu, saya selalu sangat baik di Superbike. Saya gembira, di BMW, saya menemukan keluarga yang luar biasa, orang-orang istimewa. Sama halnya di paddock, di mana saya bertemu banyak orang di industri.” (mengutip GPone)

“Di MotoGP, saya tidak melihat itu karena saya mungkin akan bertarung untuk posisi ke-13, seperti posisi kedelapan atau kelima.”

“Saya menyadari segala hal yang menunggu saya, yang mana itu tidak mudah dan banyak orang akan meremehkan saya karena tidak lagi mendapatkan hasil seperti saat ini. Namun, ini tantangan terbesar saya dan itulah kenapa saya memilih menumbuhkan impian ke MotoGP.”

“Musim 2026 akan sulit, tapi kemudian di 2027, semuanya akan berubah karena aturan baru.”

“Secara pribadi, saya menantikan duel dengan Marc, karena dia akan membantu saya berkembang dan belajar.”

“Marc juara yang luar biasa. Dia melalui periode yang sangat sulit dalam hidup, harus berhadapan dengan cedera berat. Tapi sekarang, dia pantas mendapatkan momen yang dimiliki karena kegigihan dan apa yang ditunjukkan di lintasan bersama Ducati.”

“Kami sering bicara di telepon, dia tahu saya menunggu untuk melawannya. Bagi saya, itu sebuah kehormatan. Selain itu, Marc, saya dengar tentangnya dari para pembalap lain yang mana saya juga punya hubungan sangat baik, di antaranya Francesco Bagnaia.”

Bagikan :

ARTIKEL TERKAIT

ARTIKEL POPULER

24 Jam

Sepekan