Lebih dari 2.500 bintang pemenang penghargaan bergengsi, termasuk Oscar, BAFTA, dan Emmy, telah menandatangani ikrar yang menyatakan penolakan mereka untuk bekerja sama dengan lembaga dan perusahaan Israel yang terlibat dalam genosida dan apartheid terhadap rakyat Palestina.
Deklarasi ini merupakan salah satu gerakan solidaritas terbesar di industri perfilman internasional.
Ikrar tersebut diterbitkan oleh organisasi Pekerja Film untuk Palestina pada Senin (8/9).
Beberapa nama besar yang turut menandatangani ikrar ini antara lain Emma Stone, Olivia Colman, Mark Ruffalo, Tilda Swinton, dan Javier Bardem.
Terinspirasi dari Gerakan Anti-Apartheid
Menurut penyelenggara, deklarasi massal ini terinspirasi oleh gerakan Filmmakers United Against Apartheid, yang didirikan pada tahun 1987 oleh tokoh-tokoh film seperti Jonathan Demme dan Martin Scorsese.
Gerakan tersebut berhasil menuntut industri film AS untuk menolak mendistribusikan film di Afrika Selatan pada masa apartheid.
Deklarasi ini menekankan bahwa sinema memiliki kekuatan besar dalam membentuk persepsi publik.
Oleh karena itu, para sineas merasa memiliki tanggung jawab moral untuk bersuara menentang penindasan yang terjadi.
Alasan Menolak Kolaborasi
Dalam pernyataan mereka, organisasi Pekerja Film untuk Palestina menyatakan bahwa sebagian besar perusahaan produksi, distribusi, dan lembaga perfilman Israel tidak pernah mendukung hak-hak penuh rakyat Palestina.
Hal ini semakin menguat setelah Mahkamah Internasional memutuskan adanya risiko genosida yang masuk akal di Gaza.
Para penanda tangan ikrar ini berjanji untuk tidak bekerja sama dengan institusi film Israel, termasuk festival, bioskop, dan perusahaan produksi, yang terlibat dalam genosida dan apartheid.
Mereka juga menanggapi seruan para pembuat film Palestina yang mendesak industri film internasional untuk menolak kebungkaman dan dehumanisasi.
Gerakan ini bukan yang pertama kali. Tahun lalu, lebih dari 7.000 penulis dan pekerja buku juga menandatangani ikrar serupa untuk memboikot penerbit Israel.
Tindakan para sineas ini diharapkan dapat memberikan tekanan moral dan etika yang signifikan, mendorong industri perfilman untuk mengambil sikap yang tegas terhadap isu kemanusiaan.
Statement:
Pernyataan resmi Pekerja Film untuk Palestina.
“Di masa krisis yang mendesak ini, di mana banyak pemerintah kita memfasilitasi pembantaian di Gaza, kita harus melakukan segala yang kita bisa untuk mengatasi keterlibatan dalam kengerian yang tak henti-hentinya itu.”
Hannah Einbinder
“Apa yang telah kami saksikan di Gaza selama dua tahun terakhir mengguncang hati nurani.”
“Sebagai warga negara Yahudi Amerika yang uang pajaknya secara langsung mendanai serangan Israel di Gaza, saya merasa kita harus melakukan segala daya upaya untuk mengakhiri genosida. Di momen penting ini, mengingat kegagalan para pemimpin kita, para seniman harus bangkit dan menolak keterlibatan.”
![Film "Yang Lain Boleh Hilang Asal Kau Jangan" [dok. web]](https://genlink.co.id/wp-content/uploads/WhatsApp-Image-2026-03-31-at-07.09.35-1.jpeg-300x169.webp)


