Gila, Guys! Bos Aprilia Racing, Massimo Rivola, udah pasang kuda-kuda dan memprediksi bahwa pasar pembalap MotoGP tahun 2026 bakal “kacau” parah!
Gimana enggak, mayoritas kontrak pembalap top bakal habis, dan belum ada yang tahu siapa yang bakal gacor di era motor 850cc yang akan datang.
Auto perang tawar-menawar!
Namun, di tengah ketidakpastian itu, Rivola udah punya satu nama fix di list prioritasnya: Marco Bezzecchi. Yup, pembalap Italia yang pindah ke Aprilia setelah Jorge Martin direkrut dan Maverick Vinales pindah ke KTM secara mengejutkan ini, kini jadi aset paling berharga yang wajib diamankan.
Bezzecchi Nggak Disangka Jadi Bintang, Bikin Aprilia Panen Kemenangan
Awalnya, Marco Bezzecchi emang bukan favorit utama Aprilia. Tapi plot twist terjadi setelah Jorge Martin mengalami musim penuh cedera.
Bezzecchi, yang sebelumnya cuma pembalap satelit di VR46 Ducati tanpa tanggung jawab pengembangan teknis, tiba-tiba menguasai peran baru di tim pabrikan.
Bezzecchi nggak cuma nangkep tanggung jawab itu, tapi langsung all-out!
Doi sukses membawa Aprilia meraih musim MotoGP terbaiknya dengan finis ketiga di kejuaraan dunia, plus tiga kemenangan Grand Prix dan tiga kemenangan Sprint Race.
Total 144 lap yang dipimpin Bezzecchi sepanjang 2025 bahkan jadi yang terbaik kedua setelah sang juara dunia, Marc Marquez.
Definisi rekrutan terbaik!
Prioritas Utama Rivola: Mengamankan The Bez untuk Era 850cc

Dengan track record se-keren itu, udah nggak heran kalau Bezzecchi langsung jadi prioritas nomor satu Aprilia buat strategi pembalap di era 850cc mendatang.
Rivola udah menyatakan secara terbuka bahwa mereka akan mati-matian mengamankan The Bez. Ia juga menegaskan, akan sangat disayangkan kalau partner yang udah klop ini harus berpisah karena alasan eksternal (baca: tawaran tim lain yang lebih gila).
Jorge Martin Diberi Waktu, Tes Sepang Jadi Kunci
Nah, beda cerita sama Jorge Martin. Meskipun punya potensi gede, Martin nggak cuma sempat cedera parah (cuma menyelesaikan tujuh Grand Prix), tapi juga sempat ribut soal klausul pelepasan kontraknya untuk tahun 2026. Bikin puyeng!
Rivola memilih lebih berhati-hati soal Martin. “Mari beri Jorge waktu,” kata Rivola. “Dia perlu mendapatkan kepercayaan diri pada dirinya sendiri, pada tubuhnya, pada timnya, pada motornya. Kita tidak perlu terburu-buru sekarang.”
Kuncinya? Martin harus menjalani tiga hari yang sangat baik di Tes Resmi Sepang, yang bakal digelar 3-5 Februari 2026. Tes itu bakal jadi penentu masa depan Martin di Aprilia!
Statement:
Massimo Rivola, Bos Aprilia Racing
“Saya yakin Marco layak dianggap sebagai prioritas bagi Aprilia Racing. Dan dengan itu, artinya kami akan berusaha mengamankan Marco bersama kami. Jika memungkinkan, bagus. Jika tidak memungkinkan karena alasan eksternal yang di luar kendali saya… Tapi yang pasti, Aprilia Racing dan Marco, menurut saya, adalah pasangan yang cukup bagus.”
3 Poin Penting
-
Pasar Pembalap “Kacau”: Bos Aprilia, Massimo Rivola, memprediksi pasar pembalap MotoGP 2026 akan kacau karena mayoritas kontrak habis menjelang era mesin 850cc.
-
Marco Bezzecchi Prioritas Utama: Bezzecchi menjadi prioritas Aprilia karena berhasil membawa tim meraih musim terbaiknya (finis ketiga kejuaraan dunia, tiga kemenangan GP) dan dinilai sebagai “pasangan yang cukup bagus” dengan tim.
-
Jorge Martin Harus Membuktikan Diri: Jorge Martin, yang dilanda cedera dan masalah kontrak, harus menggunakan waktu untuk membangun kembali kepercayaan diri; Tes Sepang 2026 akan menjadi kunci bagi masa depannya di Aprilia.
![World Ducati Week [dok. ducati]](https://genlink.co.id/wp-content/uploads/2025-09-09_WDW2026-hero-1600x1000-1.jpg-300x188.webp)

![Marc Marquez [web]](https://genlink.co.id/wp-content/uploads/Marques-300x200.webp)
