Search
Search
Search

Bromo Tutup Total Gegara Karhutla? Tenang, Destinasi Ciamik Ini Masih Aman Dikunjungi Wisatawan

Senin, 10 Agustus 2026

Bromo hillside (ist)

Musibah kebakaran hutan dan lahan (karhutla) kembali melanda kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS), Jawa Timur, sejak Sabtu (8/8/2026).

Kebakaran ini memaksa pihak berwenang menutup rapat seluruh akses utama menuju kawah dan savana Bromo.

Meski gerbang utama ditutup demi keamanan, para wisatawan tidak perlu langsung berkecil hati atau membatalkan agenda liburannya secara total di wilayah Jawa Timur.

Di tengah situasi darurat tersebut, ternyata masih ada beberapa tempat wisata hits di sekitar Kabupaten Probolinggo yang dipastikan tetap aman dan beroperasi normal.

Destinasi alternatif ini berada di luar zona bahaya karhutla, sehingga tetap memungkinkan untuk dikunjungi oleh publik yang ingin menikmati keindahan alam dari sudut pandang lain.

Rekomendasi Spot Seru di Probolinggo yang Bebas dari Titik Api

Kepala Dinas Kepemudaan, Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) Kabupaten Probolinggo, Heri Mulyadi, mengonfirmasi bahwa sejauh ini terdapat beberapa titik wisata populer yang masih sangat kondusif.

Di antaranya adalah Jembatan Kaca Bromo yang ikonik, panorama megah dari Puncak Seruni Point, Bromo Hillside, hingga area Terminal Wisata Seruni Point.

Alasan utama lokasi-lokasi tersebut tetap dibuka untuk umum adalah karena posisi titik api yang berada cukup jauh dari kawasan wisata Probolinggo tersebut.

Kendati demikian, pihak Disporapar terus bersiaga serta melakukan pemantauan ketat di lapangan guna memastikan keselamatan para pengunjung yang datang.

Pemantauan Ketat dan Opsi Pembatasan Kunjungan Wisatawan

Pemerintah daerah menegaskan tidak akan mengambil risiko terkait keselamatan pengunjung.

Apabila eskalasi kebakaran mendadak mengalami perubahan arah akibat angin kencang dan membahayakan kenyamanan, tindakan tegas berupa penutupan atau pembatasan kunjungan akan segera diberlakukan secara fleksibel.

Oleh karena itu, calon wisatawan yang berminat menyambangi Seruni Point maupun Jembatan Kaca diimbau untuk selalu rajin memperbarui informasi terkini sebelum meluncur ke lokasi.

Sinergi antara Disporapar Probolinggo dan pengelola kawasan terus ditingkatkan demi mengantisipasi potensi bahaya secara cepat.

Luas Area Terbakar Tembus 520 Hektar Diterjang Angin Kencang

Berdasarkan catatan resmi dari Balai Besar Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS), luas area kawasan Bromo yang terdampak kebakaran melonjak tajam hingga menyentuh angka 520 hektar.

Angka fantastis ini membengkak secara signifikan dari pendataan awal yang sebelumnya dilaporkan hanya sekitar 176 hektar.

Penambahan luas area yang hangus ini disebabkan oleh sapuan angin kencang yang berembus sejak Sabtu siang.

Embusan angin kencang membuat kobaran api dengan cepat merambat dari tebing bagian atas menuju area bawah, menyambar hamparan rerumputan serta semak belakangan yang berada dalam kondisi sangat kering.

Imbauan Penting Buat Wisatawan di Tengah Penanganan Karhutla

Meski beberapa spot di luar zona inti Bromo masih bisa disinggahi, disiplin dan kewaspadaan ekstra tetap menjadi prioritas utama bagi setiap traveler.

Mengikuti panduan serta arahan dari petugas di lapangan adalah hal wajib guna menghindari situasi tidak diinginkan selama masa penanganan kebakaran.

Dukungan masyarakat dan pengunjung sangat diperlukan agar proses pemadaman di area TNBTS bisa segera tuntas.

Dengan padamnya api secara menyeluruh, diharapkan ekosistem Gunung Bromo dapat segera pulih dan seluruh jalur wisata legendaris ini bisa kembali dibuka normal seperti sedia kala.

Statement:

Heri Mulyadi, Kepala Dinas Kepemudaan, Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) Kabupaten Probolinggo

“Akses menuju kawasan Gunung Bromo dari empat pintu resmi ditutup sejak Sabtu pukul 22.00 WIB karena kebakaran, namun sejumlah destinasi wisata di wilayah Kabupaten Probolinggo yang berada di sekitar kawasan Bromo masih dalam kondisi aman untuk dikunjungi.”

“Untuk beberapa destinasi wisata tersebut kondisi hari ini masih aman dan juga masih memungkinkan untuk dikunjungi wisatawan. Namun, kami tetap melakukan pemantauan terhadap perkembangan situasi di lapangan. Apabila suatu waktu ada perubahan dan perkembangan di lapangan, kemungkinan juga akan ditutup apabila mengganggu keamanan, kenyamanan dan ketenangan.”

3 Poin Penting:

  • Akses Bromo Ditutup Total: Pintu masuk resmi ke kawasan Gunung Bromo ditutup sejak Sabtu (8/8/2026) akibat karhutla yang meluas hingga 520 hektar di area TNBTS.

  • Wisata Alternatif Tetap Aman: Tempat wisata di sekitar Kabupaten Probolinggo seperti Puncak Seruni Point, Jembatan Kaca Bromo, dan Terminal Wisata Seruni Point masih aman dikunjungi karena jauh dari titik api.

  • Pemantauan Kondisi Lapangan: Disporapar Probolinggo terus memantau situasi secara intensif dan siap memberlakukan penutupan susulan jika kondisi karhutla memburuk demi keselamatan wisatawan.

Bagikan :

ARTIKEL TERKAIT

ARTIKEL POPULER

Rame 24 Jam

Rame Sepekan