Search

Bukan Cuma Cerita Sejarah: Tembok Besar China Nyimpen Bukti Trading Pirus

Senin, 15 Desember 2025

Artifak pirus China (CNN Internasional)

Wihh, ternyata hidden gems yang ditemukan di Tembok Besar China bagian Jiankou gak cuma seputar senjata perang doang.

Gak kalah seru, para kru arkeolog juga nemuin 28 artefak pirus (turquoise)! Pirus ini kan batu permata yang kece banget ya.

Penyelidikan lebih dalam ngungkap kalau potongan-potongan pirus itu ternyata berasal dari tambang dekat provinsi Hubei, Henan, dan Shaanxi.

Nah, temuan ini nih yang ngasih bukti fisik lebih lanjut soal praktik perdagangan kuno yang udah berlangsung di seluruh China utara.

Jadi, Tembok Besar gak cuma nahan serangan dari utara, tapi juga jadi jalur trading yang rame. Ini ngebuka wawasan baru bahwa wilayah Tembok Besar itu gak cuma zona militer yang kaku.

Dapur Umum dan Apotek Kuno: Intip Diet dan Medis Tentara

Gak cuma pirus, penggalian ini beneran ngasih kita kesempatan buat ngintip dapur dan apotek para tentara di masa lalu.

Para peneliti juga nemuin banyak sisa tanaman dan obat-obatan, lho! Plus, ada juga tulang belulang hewan.

Temuan ini ngasih petunjuk soal gimana sih diet mereka dan seberapa jauh sih pengetahuan medis yang udah mereka punya pada masa itu.

Di Menara Pengawas 118 aja, udah ditemukan kompor dan tempat tidur bata berpemanas. Ini jelas nunjukkin kalau dulu udah ada usaha gede buat ngejaga logistik dan kesehatan para pasukan yang bertugas di cuaca ekstrem pegunungan.

Intinya, gak cuma pertahanan militer yang dipikirin, tapi juga kesejahteraan prajurit.

Meriam Gagah dan Platform Standard di Menara Pengawas

Balik ke temuan bintang utama, meriam era Dinasti Ming seberat 112 kg yang udah diselamatkan itu punya story sendiri.

Meriam ini bukan sembarangan ditaruh, tapi pas banget di dalam battery platforms yang ditemukan di atas tembok.

Fakta ini ngasih sinyal kalau senjata dengan gaya dan ukuran seperti ini udah jadi senjata standar yang diperhitungkan di menara-menara pengawas saat itu.

Shang Heng, rekan peneliti, sampe excited banget karena meriam dengan inskripsi tahun 1632 Masehi ini ngasih bukti fisik penting soal pertukaran teknologi militer China-Barat.

Bisa jadi desain meriam itu udah terinspirasi atau dibawa dari Eropa. Intinya, Tembok Besar gak terisolasi dari perkembangan teknologi global saat itu.

Time Travel Arkeologi: Tembok Besar Abadi

Shang Heng nyimpulin kalau penggalian di wilayah Jiankou ini bener-bener kayak perjalanan waktu alias time travel buat para arkeolog.

Kenapa? Karena lanskap dan geografi Tembok Besar hampir tidak berubah, nge-buat area ini ideal banget buat penelitian restorasi.

Gak cuma ngeliat sisa-sisa reruntuhan, mereka bener-bener bisa ngebayangin gimana sih kehidupan di masa Dinasti Ming itu berlangsung.

Keren banget, kan? Seolah-olah Tembok Besar emang udah disiapin buat nyimpan semua sejarah hidup dan budaya kuno untuk kita zaman now.

Statement:

Shang Heng, peneliti di Beijing Institute of Archaeology

“Temuan ini memberikan bukti lebih lanjut mengenai praktik perdagangan di seluruh China utara… Lanskap dan geografi Tembok Besar hampir tidak berubah, membuatnya ideal untuk penelitian restorasi gaya perjalanan waktu.”

3 Poin Penting:

  1. Ditemukan 28 artefak pirus (turquoise) yang berasal dari provinsi lain, memberikan bukti praktik perdagangan kuno di sepanjang Tembok Besar China utara.

  2. Penemuan sisa tanaman, obat-obatan, dan tulang hewan menunjukkan diet dan pengetahuan medis tentara kuno, sementara tempat tidur berpemanas membuktikan adanya fokus pada kesejahteraan prajurit.

  3. Kondisi lanskap yang tidak berubah di wilayah Jiankou menjadikan situs ini ideal untuk penelitian restorasi gaya perjalanan waktu, membuka wawasan tentang sejarah hidup masyarakat Dinasti Ming.

Bagikan :

ARTIKEL TERKAIT

ARTIKEL POPULER

24 Jam

Sepekan