Buricak Burinong Comeback! Strategi Sumedang Hidupkan Lagi Wisata Hits Jatigede

Rabu, 31 Desember 2025

Kampung Buricak Burinong Cisema (ist)

Kabar segar datang buat kamu yang hobi healing sambil menikmati vibes estetik di Jawa Barat. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumedang baru saja menyatakan komitmennya untuk melakukan revitalisasi besar-besaran terhadap kawasan strategis desa yang sempat pasif.

Salah satu yang jadi highlight utama adalah Kawasan Wisata Kampung Buricak Burinong Cisema yang terletak di Desa Pakualam, Kecamatan Darmaraja.

Bupati Sumedang, Dony Ahmad Munir, turun langsung ke lapangan pada Minggu (28/12/2025) untuk memastikan aset-aset keren ini nggak terbengkalai.

Peninjauan ini bukan cuma sekadar jalan-jalan, tapi merupakan evaluasi total terhadap infrastruktur dan fasilitas pendukung di wilayah Jatigede.

Pemkab pengen memastikan semua spot yang sudah dibangun bisa kembali produktif dan memberikan dampak ekonomi yang nyata bagi warga lokal.

Perbaikan Infrastruktur dan Fasilitas Pasar Terapung

Kampung Buricak Burinong sebenarnya punya modal yang sangat oke sebagai proyek perintis desa wisata.

Berbagai fasilitas premium mulai dari sentra kuliner, akses jalan yang tertata, hingga sarana unik seperti pasar terapung dan area publik sudah tersedia di sana.

Sayangnya, seiring berjalannya waktu, beberapa bagian butuh sentuhan perbaikan agar standar kenyamanan pengunjung tetap terjaga dan tetap Instagrammable.

Saat ini, tim teknis sedang melakukan pendataan detail mengenai kerusakan infrastruktur yang ada untuk segera diperbaiki secepatnya.

Prinsipnya simpel, Pemkab Sumedang pengen memastikan seluruh aset yang sudah dibangun dengan biaya besar ini bisa difungsikan secara optimal.

Fokusnya bukan lagi soal membangun gedung baru, melainkan menghidupkan kembali nyawa dari fasilitas yang sudah ada agar bermanfaat maksimal.

Amphitheater Jadi Panggung Seni dan Etalase Budaya

Nggak cuma jualan pemandangan alam Waduk Jatigede yang memukau, Buricak Burinong juga bakal disulap jadi pusat kegiatan seni dan budaya. Fasilitas amphitheater yang sudah ada di lokasi akan diaktifkan secara rutin setiap minggu.

Bayangkan, kamu bisa menikmati senja di pinggir air sambil menonton pertunjukan seni tradisional yang ditampilkan secara bergiliran oleh talenta-talenta lokal dari berbagai desa. Konsep ini dirancang untuk menciptakan ekosistem budaya yang dinamis dan terbuka.

Bupati Dony menyebutkan bahwa panggung ini bakal jadi ruang ekspresi bagi siapa saja, mulai dari siswa SD hingga SMK, serta komunitas seni daerah.

Dengan adanya kegiatan rutin, kawasan Buricak Burinong diharapkan selalu ramai dan nggak lagi terasa sepi, sehingga identitas budaya Sumedang makin kuat di mata wisatawan.

Target Pertumbuhan Ekonomi Desa dan Wisata Unggulan

Langkah pengaktifan kembali ini punya target yang cukup ambisius namun realistis. Pemkab Sumedang ingin menjadikan Buricak Burinong sebagai etalase budaya sekaligus destinasi unggulan di kawasan Jatigede.

Integrasi antara keindahan alam dan kekayaan seni diharapkan mampu menarik minat turis lebih banyak, yang ujung-ujungnya bakal mendongkrak pendapatan asli desa dan membuka lapangan kerja baru bagi pemuda sekitar.

Diharapkan dengan hidupnya kembali kawasan ini, Sumedang makin memantapkan posisinya sebagai destinasi pariwisata berbasis budaya di Jawa Barat.

Revitalisasi ini menjadi bukti bahwa pemerintah serius dalam merawat harapan masyarakat untuk memiliki ruang publik yang berkualitas.

Jadi, buat kamu yang belum punya rencana akhir pekan depan, pastikan Buricak Burinong masuk dalam daftar traveling kamu ya!

Statement:

Dony Ahmad Munir, Bupati Sumedang

“Dulu kawasan ini dibangun dengan konsep yang matang dan fasilitas yang lengkap. Apa yang sudah ada akan kita hidupkan kembali agar benar-benar bermanfaat bagi masyarakat. Amphitheater ini bisa diisi pertunjukan seni setiap minggu secara bergiliran sehingga kawasan ini selalu ramai. Kami berharap dapat mendorong pertumbuhan ekonomi desa serta menjadikan kawasan tersebut sebagai destinasi unggulan berbasis budaya dan pariwisata di Jatigede,” ujar.

3 Poin Penting:

  1. Revitalisasi Fasilitas: Pemkab Sumedang fokus memperbaiki infrastruktur di Kampung Buricak Burinong, termasuk pasar terapung dan sentra kuliner.

  2. Pusat Ekspresi Budaya: Pengaktifan amphitheater sebagai panggung rutin mingguan bagi pelajar dan komunitas seni untuk menghidupkan suasana wisata.

  3. Optimasi Ekonomi: Target utama program ini adalah meningkatkan pendapatan desa dan memperkuat daya tarik kawasan Jatigede sebagai destinasi unggulan.

Bagikan :

ARTIKEL TERKAIT

ARTIKEL POPULER

24 Jam Terakhir

Sepekan Terakhir