Burung Indonesia Catat 1.835 Spesies Burung pada 2024, Satu Spesies Dihapus dari Daftar

Senin, 11 Agustus 2025

Byurung endemik Indonesia.

Organisasi konservasi Burung Indonesia merilis data terbaru yang menunjukkan bahwa pada tahun 2024, Indonesia memiliki 1.835 spesies burung.

Jumlah ini berkurang satu spesies dari tahun sebelumnya, 1.836, setelah kapinis kecil (Apus affinis) dihapus dari daftar karena tidak lagi memiliki sebaran alami di Tanah Air.

Meskipun tidak ada penambahan spesies baru pada tahun ini, temuan lain dari laporan tersebut cukup beragam.

Dari total spesies, sekitar 85% (1.559 spesies) merupakan burung residen, sementara sisanya adalah burung migran yang melintasi salah satu jalur migrasi terpenting dunia, yakni Jalur Terbang Asia Timur-Australasia.

Perubahan Signifikan Konservasi Burung

Laporan ini juga menyoroti perubahan signifikan dalam status konservasi burung, yang mengacu pada Daftar Merah IUCN.

Dari 30 spesies yang statusnya dievaluasi, 18 spesies mengalami penurunan status (kondisi membaik), sementara 12 spesies mengalami peningkatan status (kondisi memburuk).

Penurunan status yang mencerminkan perbaikan nyata di lapangan terjadi pada dua spesies, yaitu pecuk-ular asia (Anhinga melanogaster) dan ibis cucuk-besi (Threskiornis melanocephalus).

Sebaliknya, 11 dari 12 spesies yang statusnya memburuk mengalami perubahan nyata, seperti mentok rimba (Asacornis scutulata) yang kini berstatus Sangat Terancam Punah (Critically Endangered) akibat konversi lahan, perburuan, dan kerusakan habitat.

Bagikan :

ARTIKEL TERKAIT

ARTIKEL POPULER

24 Jam Terakhir

Sepekan Terakhir