Search
Search
Search

BYD Panen Hasil Manis di GIIAS 2026! Kantongi Lebih dari 4.000 SPK Berkat BYD M6

Jumat, 21 Agustus 2026

BYD M6 (kompas.cm)

Panggung pameran otomotif bergengsi Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2026 menjadi ajang pembuktian taji bagi produsen kendaraan listrik raksasa asal China, BYD.

Pabrikan otomotif ini sukses besar dengan menorehkan pencapaian fantastis lewat raihan lebih dari 4.000 Surat Pemesanan Kendaraan (SPK) sepanjang gelaran pameran berlangsung.

Angka pemesanan yang melesat tinggi ini membuktikan betapa besarnya antusiasme pecinta otomotif Tanah Air terhadap jajaran lini kendaraan ramah lingkungan.

Di antara jajaran model yang dipamerkan, varian BYD M6 tampil garang sebagai tulang punggung penjualan utama pabrikan.

Tercatat ada lebih dari 850 keluarga Indonesia yang menjatuhkan pilihan pada model BYD M6 DM, di mana angka tersebut menyumbang lebih dari 20 persen dari keseluruhan total SPK BYD selama pameran.

Angka ini menegaskan posisi BYD M6 sebagai salah satu mobil keluarga modern berbasis teknologi baru yang paling diburu masyarakat.

Stan Dipadati 105 Ribu Pengunjung dan Dominasi Test Drive BYD M6

Daya tarik booth BYD di GIIAS 2026 memang tidak perlu diragukan lagi karena area stan mereka dilaporkan dipadati oleh lebih dari 105 ribu pengunjung.

Dari antusiasme pengunjung yang membludak tersebut, lebih dari 700 orang tidak melewatkan kesempatan emas untuk mencoba langsung performa kendaraan di area test drive.

Menariknya, mayoritas peminat arena ujicoba—yakni lebih dari 60 persen penguji—secara khusus memilih untuk menjajal ketangguhan BYD M6, baik varian DM maupun EV.

Kehadiran lini kendaraan listrik ringkas BYD Atto 1 juga turut mencuri perhatian publik sebagai opsi alternatif kendaraan ramah lingkungan sehari-hari.

Sementara itu, sisa porsi pemesanan SPK yang tersisa—sekitar 20 persen—terbagi secara merata ke berbagai model unggulan lainnya seperti BYD Seal, BYD Atto 3, BYD Sealion 7, BYD Dolphin, hingga jajaran MPV mewah Denza D9.

Diversifikasi model ini makin memperkuat portofolio BYD di pasar otomotif nasional.

Sorotan Pejabat Tinggi Negara dan Komitmen Produksi Lokal di Pabrik Subang

Kehadiran BYD M6 DM di ajang pameran otomotif akbar ini tak hanya memikat masyarakat umum, tetapi juga menyedot perhatian pejabat tinggi negara.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menyempatkan diri meninjau langsung unit kendaraan keluarga tersebut.

Tidak ketinggalan, Menteri Perindustrian Agus Gumiwang turut masuk ke dalam kabin untuk merasakan langsung kenyamanan BYD M6 DM yang diproyeksikan untuk diproduksi sepenuhnya di dalam negeri melalui fasilitas pabrik di Subang.

Dukungan serta apresiasi dari jajaran pemerintah ini memberikan sinyal positif bagi percepatan migrasi kendaraan listrik di Indonesia.

Langkah BYD yang berkomitmen memproduksi unitnya di dalam negeri dipandang sebagai sinergi strategis dalam mendukung kemandirian industri otomotif nasional serta memperkuat ekosistem kendaraan energi baru yang ramah lingkungan.

Penguatan Ekosistem Otomotif Nasional Lewat Teknologi DM

Komitmen lokalisasi produksi BYD M6 DM diharapkan menjadi solusi nyata bagi pemenuhan kebutuhan mobilitas keluarga Indonesia yang menginginkan kendaraan efisien, nyaman, dan ramah lingkungan.

Kehadiran teknologi Dual Mode (DM) diposisikan sebagai jembatan transisi teknologi yang sangat relevan dengan infrastruktur Indonesia saat ini, sehingga mampu memberikan rasa tenang dan fleksibilitas tinggi bagi pengemudinya.

Langkah manufaktur lokal ini tidak hanya memberikan manfaat bagi para konsumen yang mendapatkan akses kendaraan berkualitas dengan harga bersaing, tetapi juga berdampak domino pada pertumbuhan ekonomi daerah.

Penyerapan tenaga kerja lokal dan pengembangan rantai pasok komponen dalam negeri menjadi dampak positif jangka panjang yang siap diakselerasi oleh BYD.

Dominasi Pasar Otomotif Listrik dan Capaian Rekor Penjualan Ritel

Melengkapi catatan impresif di pameran GIIAS 2026, gabungan merek BYD dan Denza secara keseluruhan sukses membukukan penjualan ritel yang sangat mengagumkan.

Sepanjang Juli 2026 lalu, angka penjualan gabungan kedua merek ini berhasil melampaui kisaran 32 ribu unit. Performa penjualan spektakuler ini secara otomatis memperkokoh dominasi mereka di industri otomotif Tanah Air.

Dengan raihan penjualan ritel yang masif tersebut, penguasaan pangsa pasar (market share) gabungan BYD dan Denza sukses menembus angka 36 persen di sektor kendaraan listrik (EV) serta kendaraan berteknologi DM.

Capaian ini makin mengukuhkan posisi BYD sebagai pemimpin pasar otomotif berbasis energi baru yang paling diperhitungkan di Indonesia.

Statement:

Eagle Zhao, President Director PT BYD Motor Indonesia

“Kami merasa senang melihat bagaimana BYD M6 DM sejak pertama kali diperkenalkan telah mendapatkan sambutan positif dari masyarakat Indonesia. Penerimaan tersebut terus berlanjut hingga GIIAS 2026, di mana tingginya minat masyarakat menunjukkan bahwa teknologi DM menjadi pilihan yang relevan bagi keluarga di Tanah Air.”

Luther Panjaitan, Head of Public and Government Relations PT BYD Motor Indonesia

“Pengalaman langsung tersebut memperlihatkan bagaimana teknologi DM dapat menghadirkan solusi baru untuk kebutuhan mobilitas yang nyaman dan efisien bagi keluarga Indonesia.”

“Terlebih, M6 DM akan diproduksi sepenuhnya di Indonesia, sehingga kami berharap kehadirannya tidak hanya memberikan pilihan mobilitas yang relevan bagi masyarakat, tetapi juga turut berkontribusi pada penguatan industri otomotif dan ekosistem kendaraan energi baru di Tanah Air.”

3 Poin Penting:

  • Pencapaian SPKBYD di GIIAS 2026: BYD sukses meraup lebih dari 4.000 SPK selama GIIAS 2026, di mana model BYD M6 DM menjadi kontributor utama dengan menyumbang lebih dari 850 SPK (di atas 20 persen total pemesanan).

  • Dukungan Pemerintah dan Produksi Dalam Negeri: Varian BYD M6 DM mendapat perhatian langsung dari Menko Perekonomian Airlangga Hartarto dan Menperin Agus Gumiwang, serta dipastikan bakal diproduksi secara lokal di pabrik Subang.

  • Pangsa Pasar Mencapai 36 Persen: Gabungan merek BYD dan Denza berhasil mencatatkan penjualan ritel hingga melampaui 32 ribu unit pada Juli 2026 dengan menguasai 36 persen pangsa pasar kendaraan listrik dan teknologi DM di Indonesia.

Bagikan :

ARTIKEL TERKAIT

ARTIKEL POPULER

24 Jam

Sepekan