Search

Curhat Nyesek Shindong Super Junior: Putus Kontak dengan Orang Tua karena Lelah Jadi ATM Berjalan

Selasa, 3 Maret 2026

Shindong Super Junior [dok. web]
Shindong Super Junior [dok. web]

Kabar mengejutkan datang dari salah satu personel grup legendaris Super Junior, Shindong, yang baru saja membongkar rahasia kelam di balik kehidupan pribadinya.

Dalam sebuah acara variety show bertajuk Battle of Fates, Shindong secara blak-blakan mengaku telah memutus komunikasi dan hubungan dengan kedua orang tuanya.

Pernyataan ini tentu bikin banyak netizen dan para ELF (penggemar Super Junior) kaget karena selama ini Shindong dikenal sebagai sosok yang ceria dan humoris di depan layar.

Alasan di balik keputusan ekstrem ini ternyata sangat menyayat hati, yakni masalah finansial yang nggak kunjung usai.

Shindong merasa selama ini dirinya hanya dijadikan sebagai “ATM berjalan” oleh ayah dan ibunya sendiri.

Hubungan yang seharusnya penuh kasih sayang justru berubah menjadi transaksi bisnis yang sangat melelahkan secara mental, hingga akhirnya Shindong memilih untuk menjauh demi menjaga kewarasan dan ketenangan hidupnya sendiri di tengah karier yang masih bersinar.

Konflik Uang yang Berujung Investasi Bodong

Shindong menceritakan bahwa selama ini ia tidak pernah absen mengirimkan uang untuk biaya hidup orang tuanya sebagai bentuk bakti seorang anak.

Namun, bukannya rasa syukur yang ia dapatkan, sang ibu justru sering kali merasa tidak puas dengan nominal yang diterima setiap bulannya.

Sang ibu berkali-kali meminta Shindong untuk mengirimkan uang dalam jumlah besar sekaligus dengan alasan agar bisa dikelola sendiri tanpa perlu merepotkan sang anak terus-menerus.

Sayangnya, kepercayaan yang diberikan Shindong justru berbuah pahit karena uang hasil kerja kerasnya itu sering kali ludes begitu saja.

Sang ibu ternyata berkali-kali menjadi korban penipuan atau terjebak dalam investasi bodong yang menjanjikan keuntungan instan.

Pola ini terus berulang hingga membuat tabungan Shindong terkuras tanpa ada hasil yang jelas, sementara permintaan uang dari pihak keluarga tidak pernah berhenti meski kondisi keuangan sudah mulai goyah.

Trauma Jadi ATM Berjalan di Tengah Popularitas

Fenomena “ATM berjalan” di kalangan artis sebenarnya bukan hal baru, namun pengakuan jujur dari bintang sebesar Shindong memberikan perspektif betapa beratnya beban mental yang harus dipikul.

Shindong merasa komunikasi dengan orang tuanya selalu berujung pada pembahasan nominal dan kebutuhan uang, bukan lagi soal kabar atau kesehatan.

Hal ini menciptakan trauma mendalam yang membuatnya merasa tidak dihargai sebagai manusia, melainkan hanya sebagai sumber penghasilan semata bagi keluarganya sendiri.

Keputusan untuk memutus kontak atau cut off ini diambil Shindong setelah melalui pertimbangan panjang dan rasa lelah yang sudah mencapai puncaknya.

Ia menyadari bahwa memberikan uang terus-menerus tanpa ada perubahan sikap dari orang tuanya hanya akan menghancurkan masa depannya sendiri.

Di tengah gemerlap dunia hiburan K-Pop yang menuntut profesionalitas tinggi, Shindong kini berupaya untuk fokus pada pemulihan diri dan kariernya tanpa bayang-bayang tuntutan finansial dari keluarga yang dianggap toksik.

Pentingnya Menjaga Batas Finansial demi Kesehatan Mental

Kisah Shindong ini menjadi pelajaran berharga bagi banyak anak muda tentang pentingnya menetapkan batasan atau boundaries, bahkan kepada keluarga inti sekalipun.

Membantu orang tua memang sebuah kewajiban moral, namun jika hal tersebut sudah merusak kesehatan mental dan finansial secara tidak sehat, tindakan tegas perlu diambil.

Shindong menunjukkan bahwa mencintai diri sendiri terkadang berarti harus melepaskan hubungan yang tidak lagi membawa dampak positif bagi kehidupan kita di masa depan.

Kini, banyak dukungan mengalir untuk Shindong di media sosial agar ia tetap kuat menghadapi ujian pribadi ini.

Netizen berharap keberanian Shindong berbicara jujur bisa membuka mata banyak orang bahwa kebahagiaan seorang anak juga sangat penting untuk diperjuangkan.

Meskipun harus menelan pil pahit dengan hidup tanpa komunikasi dengan orang tua, Shindong tampaknya sudah mantap dengan jalannya demi mendapatkan kedamaian hidup yang selama ini ia idam-idamkan di balik layar kamera.

Statement:

Shindong ( personil Super Junior )

“Aku putus kontak dengan mereka. Alasannya, kalian pasti sudah bisa tebak. Ya, karena uang! Masalah datang karena uang. Ibuku selalu bilang, ‘Daripada kau kirim uang bulanan, mending kirim uang dalam jumlah besar sekalian. Jadi aku bisa mengelolanya tanpa kau perlu khawatir.’ Namun, setiap kali aku memberikan uang besar, dia selalu kehilangan semuanya karena investasi bodong.”

3 Poin Penting:

  • Putus Hubungan: Shindong Super Junior resmi memutus komunikasi dengan orang tuanya karena merasa hanya dimanfaatkan secara finansial.

  • Penyebab Utama: Konflik dipicu oleh sikap sang ibu yang sering kehilangan uang dalam jumlah besar akibat tertipu investasi bodong.

  • Kesehatan Mental: Keputusan cut off diambil demi menjaga stabilitas mental dan finansial Shindong dari tuntutan keluarga yang berlebihan.

[gas/man]

Bagikan :

ARTIKEL TERKAIT

ARTIKEL POPULER

24 Jam

Sepekan