Industri perfilman tanah air dipastikan bakal kedatangan kejutan besar yang bener-bener gokil dan di luar prediksi.
Presiden ke-7 Republik Indonesia, Joko Widodo, baru saja memantik obrolan super hangat di berbagai linimasa media sosial anak muda jaman sekarang.
Pasalnya, tokoh nasional yang akrab disapa Jokowi ini menyatakan siap menerima tantangan baru untuk terjun ke dunia seni peran setelah mendapat tawaran bermain dalam sebuah proyek film bertema kebudayaan Dayak.
Tawaran antimainstream ini dilontarkan langsung oleh Pemimpin Besar Pasukan Merah Tariu Borneo Bangkule Rajakng (TBBR), Panglima Jilah, saat berkunjung ke kediaman Jokowi beberapa waktu lalu.
Menariknya, mantan orang nomor satu di Indonesia tersebut tidak diposisikan sebagai karakter pendukung biasa, melainkan langsung disiapkan plot khusus untuk menjadi tokoh utama.
Sontak saja, kabar peluncuran rencana proyek layar lebar ini langsung membuat para pencinta sinema domestik merasa penasaran bukan main.
Siap Jadi Figuran Hingga Aktor Utama dan Pengakuan Jujur Harus Latihan Akting
Menanggapi ajakan interaktif tersebut, Jokowi meresponsnya dengan gaya santai dan penuh canda khas dirinya saat menemui awak media di rumah pribadinya kawasan Sumber, Banjarsari, Solo.
Sembari tertawa lepas, ia menegaskan fleksibilitas dirinya dalam menerima rupa-rupa mandat seni peran yang akan diberikan oleh tim sutradara nanti.
Dirinya berseloroh tidak keberatan sama sekali apakah nantinya harus diplot sebagai pemeran utama, pemeran pembantu, bahkan sekadar menjadi figuran harian.
Kendati menyambut tawaran tersebut dengan tangan terbuka, Jokowi secara jujur mengakui bahwa dirinya masih membutuhkan persiapan mekanis yang matang sebelum masuk proses syuting.
Pria asal Solo ini menegaskan bahwa dirinya wajib melakoni kelas latihan akting terlebih dahulu agar penampilannya di depan kamera tidak terasa kaku.
Langkah kaji diri ini dinilai sangat profesional agar kualitas visual dari film bertema adat tersebut tetap berada di kasta tertinggi.
Mengangkat Silsilah Kolaborasi Dayak dan Jawa di Masa Kejayaan Majapahit
Di sisi lain, Panglima Jilah membocorkan bahwa konsep sinema yang sedang dimatangkan ini mengusung genre drama kolosal dengan latar belakang sejarah yang sangat gahar.
Alur cerita film akan berfokus mengeksplorasi rupa-rupa kisah autentik masyarakat Dayak di masa lampau yang penuh dengan nilai filosofis dan kearifan lokal.
Penonton muda jaman sekarang bakal diajak mengintip kembali rekam jejak historis yang jarang terekspos mengenai hubungan harmonis antarsuku di nusantara.
Cetak biru narasi yang disiapkan bakal menyoroti silsilah kolaborasi strategis antara masyarakat Dayak dengan masyarakat Jawa pada era keemasan Kerajaan Majapahit.
Melalui pendekatan visual yang estetik dan dramatis, proyek ini mengemban misi besar untuk merekatkan kembali semangat persatuan nasional di tengah keberagaman budaya.
Pihak Pasukan Merah TBBR berkomitmen untuk mengemas produksi film ini sebaik mungkin agar mampu menembus pasar internasional.
Harapan Baru Bagi Sinema Budaya dan Strategi Promosi Pariwisata Kalimantan
Rencana keterlibatan Jokowi sebagai aktor utama dalam sinema kolosal ini diprediksi bakal menjadi magnet marketing yang sangat kuat untuk menarik minat penonton lintas generasi.
Langkah ini juga dipandang sebagai strategi fungsional yang cerdas dalam memperkenalkan warisan tradisi pedalaman Kalimantan ke panggung populer secara lebih interaktif.
Kehadiran tokoh fungsional sekelas mantan presiden diyakini bisa menaikkan gengsi film bertema budaya ke tingkat yang jauh lebih inklusif.
Bagi ekosistem industri kreatif lokal, megaproyek ini menjadi angin segar yang diharapkan mampu membuka rupa-rupa lapangan kerja baru bagi sineas muda di daerah.
Pemanfaatan lanskap alam Borneo yang eksotis sebagai lokasi syuting harian otomatis akan ikut mempromosikan potensi pariwisata daerah secara masif.
Jika proyek ini sukses dieksekusi secara satset tanpa hambatan administratif, maka debut akting Jokowi ini dipastikan bakal mencetak sejarah baru yang valid no debat!
Statement:
Joko Widodo
“Ya siap saja. Pemeran utama siap, pemeran pembantu siap, figuran siap. Ya kalau ngajak main film berarti saya harus latihan akting dulu. Filmnya menceritakan cerita-cerita Dayak di masa lampau, bagaimana kolaborasi Dayak dengan Jawa, Majapahit. Eh pokoknya peran beliau peran utama, ya. Nanti akan kita buat sebaik mungkin untuk mengangkat kebudayaan ke tingkat internasional.”
3 Poin Penting:
-
Presiden ke-7 RI, Joko Widodo (Jokowi), resmi menerima tawaran dari Panglima Jilah untuk menjadi pemeran utama dalam film kolosal bertema Dayak.
-
Jokowi mengaku sangat antusias terhadap proyek seni peran ini namun menegaskan dirinya harus mengikuti proses latihan akting terlebih dahulu.
-
Film kolosal ini akan mengangkat kisah sejarah masa lampau mengenai kolaborasi erat antara suku Dayak dengan suku Jawa pada era Kerajaan Majapahit.

![Film "Yang Lain Boleh Hilang Asal Kau Jangan" [dok. web]](https://genlink.co.id/wp-content/uploads/WhatsApp-Image-2026-03-31-at-07.09.35-1.jpeg-300x169.webp)

