Menuntut ilmu di perguruan tinggi kini tak lagi melulu berpusat di negara-negara Barat seperti di kawasan Eropa atau Amerika Serikat.
Kawasan Asia Tenggara, khususnya Indonesia, kian membuktikan diri sebagai destinasi studi favorit yang makin dilirik oleh para calon mahasiswa global maupun lokal.
Hal ini tidak hanya dipicu oleh keterjangkauan biaya hidup dan pendidikan yang ramah kantong, tetapi juga keberagaman budaya, atmosfer kota yang dinamis, serta daya saing lulusan yang makin diakui di pasar kerja internasional.
Daya tarik kampus-kampus di Asia Tenggara kembali terbukti dalam laporan Best Student Cities 2027 yang dirilis oleh lembaga pemeringkatan global bereputasi, Quacquarelli Symonds (QS).
Laporan ilmiah tersebut melibatkan analisis komprehensif terhadap lebih dari 1.500 universitas di seluruh dunia.
Agar dapat masuk dalam daftar pemeringkatan, sebuah kota wajib memenuhi kualifikasi dasar berupa populasi minimal 250.000 jiwa dan memiliki sekurang-kurangnya dua kampus yang terdaftar dalam QS World University Rankings.
Peta Kota Pelajar Terbaik di Asia Tenggara dan Penilaian QS
Penilaian komprehensif oleh QS mengacu pada enam indikator utama, mencakup peringkat universitas, keterjangkauan biaya, daya tarik kota, aktivitas pemberi kerja, komposisi mahasiswa, hingga pandangan mahasiswa itu sendiri.
Di tingkat regional Asia Tenggara, Singapura kokoh memimpin di peringkat ke-11 dunia, disusul Kuala Lumpur (posisi 15), Bangkok (posisi 52), dan Manila (posisi 102).
Sementara itu, Indonesia secara membanggakan berhasil menyumbang empat kota sekaligus dalam jajaran delapan besar kota pelajar terbaik di Asia Tenggara.
Pencapaian ini membuktikan bahwa kualitas ekosistem pendidikan tinggi di Tanah Air kian merata dan kompetitif di tingkat regional.
Jakarta memimpin di tingkat nasional dengan menduduki posisi ke-117 dunia, diikuti Yogyakarta yang menempel ketat di posisi ke-118 dunia.
Tak ketinggalan, Bandung dan Surabaya turut mengamankan tempat di jajaran kota pelajar terbaik versi QS tersebut.
Daya Tarik Utama Jakarta dan Tren Positif Yogyakarta
Sebagai pusat pendidikan raksasa, Jakarta bertengger di peringkat 117 dunia dengan skor total 55,3 meski terkoreksi satu tingkat dari edisi sebelumnya.
Berdasarkan data Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDIKTI) Wilayah III per 3 Juni 2026, Ibu Kota Indonesia ini ditopang oleh sedikitnya 245 perguruan tinggi yang menyajikan ekosistem kampus yang sangat kaya dan beragam bagi calon mahasiswa.
Di sisi lain, Kota Yogyakarta mencatatkan tren positif yang sangat mengesan dengan melonjak tiga peringkat ke posisi 118 dunia dengan skor 55,1.
Kota kultural yang dikenal sangat ramah bagi kantong mahasiswa ini membuktikan kualitas lingkungan belajar yang makin kondusif.
Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) 2026, Yogyakarta ditopang oleh 125 perguruan tinggi di bawah naungan Kemenag serta Kemendiktisaintek.
Potensi Industri Kreatif Bandung dan Koneksi Karier Surabaya
Kota Bandung juga mempertahankan posisinya dalam radar dunia dengan menempati peringkat 128 global dan mengantongi skor total 52,9.
Suasana kota yang sejuk dipadu dengan pesatnya perkembangan industri kreatif menjadikan Bandung pilihan favorit pencari ilmu, didukung lebih dari 80 perguruan tinggi berdasarkan data LLDIKTI Wilayah IV.
Sementara itu, Surabaya memperlihatkan peningkatan kinerja yang solid dengan naik tiga peringkat ke posisi 140 dunia dengan skor 50,0.
Sebagai pusat industri dan perekonomian utama di Jawa Timur, Kota Pahlawan ini menawarkan keunggulan berupa jaringan bisnis dan peluang karier yang luas, dengan ketersediaan 73 kampus aktif berdasarkan data LLDIKTI Wilayah VII.
Kutipan:
Laporan resmi Quacquarelli Symonds (QS)
“Jakarta tetap menjadi pusat pendidikan raksasa dengan ekosistem kampus yang sangat kaya dan siap menampung calon mahasiswa dari berbagai daerah maupun luar negeri.”
“Surabaya menawarkan daya tarik berupa koneksi bisnis dan karier yang kuat bagi para lulusannya sebagai pusat industri dan ekonomi utama di wilayah Jawa Timur.”
3 Poin Penting:
-
Domination Kota Indonesia di Regional: Indonesia berhasil menyumbang 4 dari total 8 kota pelajar terbaik di Asia Tenggara versi pemeringkatan QS Best Student Cities 2027.
-
Jakarta dan Yogyakarta Memimpin Nasional: Jakarta menjadi kota pelajar terbaik di Indonesia di posisi 117 dunia, disusul Yogyakarta yang melonjak ke peringkat 118 dunia.
-
Peningkatan Performa Surabaya dan Bandung: Surabaya berhasil naik 3 peringkat ke posisi 140 dunia, sementara Bandung tetap bertahan di posisi 128 dunia dengan keunggulan industri kreatifnya.



