Search

Desainnya Estetik Banget! Pemprov DKI Mulai Bangun Jembatan Cincin Donat Dukuh Atas Tanpa Geser Patung Sudirman

Rabu, 24 Juni 2026

Jembatan cincin donat (ist)

Kabar segar datang buat kamu anak skena Jakarta yang hobi nongkrong di pusat kota.

Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta secara resmi mulai mengeksekusi proyek pembangunan fasilitas pejalan kaki atau pedestrian deck kekinian yang dijuluki “Jembatan Cincin Donat” di kawasan Dukuh Atas, Jakarta Pusat.

Konstruksi jembatan layang ramah pejalan kaki ini sudah mulai dikerjakan sejak Ahad, 21 Juni 2026 kemarin.

Hadirnya infrastruktur modern ini diproyeksikan bakal membuat area Dukuh Atas jadi pusat integrasi transportasi yang makin ciamik dan nyaman.

Menariknya, proyek megah ini dipastikan sama sekali tidak akan mengusik keberadaan salah satu ikon paling bersejarah di ibu kota, yaitu Patung Jenderal Sudirman.

Isu-isu miring seputar pembongkaran monumen pahlawan tersebut langsung ditepis oleh pihak promotor proyek.

Patung Jenderal Sudirman Tetap Tegak di Tengah Jembatan

Langkah Pemprov DKI Jakarta yang memilih untuk mempertahankan posisi patung pahlawan kemerdekaan tersebut langsung mendapat respons positif dari publik.

Pemerintah daerah menegaskan bahwa keberadaan Jembatan Cincin Donat ini nantinya didesain secara khusus agar tidak menghalangi pemandangan ke arah patung bersejarah itu.

Keputusan matang ini diambil setelah melalui proses pertimbangan yang cukup panjang dari berbagai aspek tata kota dan sejarah.

Berdasarkan rancangan arsitektur yang digarap oleh PT MRT Jakarta, Patung Jenderal Sudirman justru akan berada tepat di tengah-tengah lingkaran Jembatan Cincin Donat tersebut.

Alih-alih tertutup, posisi patung legendaris ini malah akan terlihat semakin estetik dan megah karena dikelilingi oleh jalur pedestrian yang futuristik.

Jadi, para pencinta sejarah dan warga Jakarta tidak perlu khawatir akan ada polemik pergeseran cagar budaya.

Ruang Kolaborasi Publik dan Integrasi Transportasi Masa Kini

Kawasan Dukuh Atas sendiri selama ini dikenal sebagai salah satu titik transit paling sibuk di Jakarta karena mempertemukan berbagai moda transportasi publik kelas dunia.

Mulai dari MRT Jakarta, LRT Jabodebek, KRL Commuter Line, hingga Transjakarta beroperasi aktif di area strategis ini.

Pembangunan pedestrian deck berbentuk donat ini diharapkan menjadi solusi cerdas untuk mengurai kepadatan arus pejalan kaki yang berpindah moda transportasi.

Selain mempermudah mobilitas masyarakat, jembatan ikonik ini juga didesain untuk menjadi ruang ketiga yang inklusif bagi anak muda Jakarta untuk berinteraksi.

Dengan ruang pejalan kaki yang lebih luas, aman, dan tertata rapi, wajah Jakarta Pusat akan semakin ramah terhadap pejalan kaki layaknya kota-kota maju di dunia.

Keberadaan jembatan donat ini diprediksi akan menjadi spot foto baru yang sangat instagramable bagi warga urban.

Komitmen Pelestarian Sejarah di Tengah Modernisasi Kota

Proyek infrastruktur yang digarap bersama PT MRT Jakarta ini juga menjadi bukti nyata bahwa modernisasi kota metropolitan tidak harus mengorbankan nilai-nilai sejarah bangsa.

Integrasi antara arsitektur futuristik jembatan dengan keagungan monumen nasional menciptakan harmoni visual yang luar biasa di sepanjang jalur protokol Sudirman-Thamrin.

Proses pengerjaan fisik di lapangan pun diupayakan tetap menjaga kelancaran arus lalu lintas sekitar.

Dukuh Atas kini siap bersolek menuju wajah baru yang lebih ramah lingkungan dan terorganisasi dengan baik. Melalui manajemen tata ruang yang matang, pembangunan fasilitas pejalan kaki ini diharapkan selesai tepat waktu tanpa kendala berarti.

Bagi generasi muda, hadirnya fasilitas publik yang keren seperti Jembatan Cincin Donat ini tentu meningkatkan kebanggaan tersendiri saat menggunakan transportasi umum sehari-hari.

Statement:

Pramono Anung, Gubernur DKI Jakarta

“Nah, yang paling penting setelah kami merenungkan berhari-hari, Patung Jenderal Sudirman tetap akan di tempat ini. Jadi tidak akan kita geser, supaya tidak menjadi polemik. Kami sudah melihat desain Jembatan Cincin Donat yang akan dibangun oleh PT MRT Jakarta. Dari desain yang ada, Patung Jenderal Sudirman nantinya berada tepat di tengah Jembatan Donat, sehingga tidak perlu dipindahkan.”

3 Poin Penting:

  • Pemprov DKI Jakarta memulai pembangunan fasilitas pejalan kaki (pedestrian deck) “Jembatan Cincin Donat” di Dukuh Atas sejak Ahad, 21 Juni 2026.

  • Gubernur Pramono Anung memastikan Patung Jenderal Sudirman tidak akan digeser atau dipindahkan karena posisinya berada tepat di tengah lingkaran jembatan.

  • Desain infrastruktur yang dikerjakan oleh PT MRT Jakarta ini bertujuan memperkuat integrasi transportasi publik sekaligus menyediakan ruang pejalan kaki yang estetik.

Bagikan :

ARTIKEL TERKAIT

ARTIKEL POPULER

24 Jam

Sepekan